TUTORIAL

Senin, 19 Januari 2015

Tidak Enaknya Diikuti

Bismillah...

Pernah gak kalian pergi ke suatu toko atau salah satu pusat perbelanjaan dan dari awal kamu memilih barang sampai membayar di kasir kamu diikuti dan diawasi terus oleh petugas keamanannya? Hufff saya seriiing banget, tapi ini cuma di satu toko yang sering kudatangi saja. Toko ini adalah toko alat dan bahan jait di Makassar. Di sini, toko itu termasuk supplier yang lengkap dan saya senang berbelanja di toko yang lengkap. Tapii yah kalo diawasi setiap kali datang kan tidak enak. Setiap saya datang pasti pak sekuriti itu mengikuti terus, ummm apa tampangku tampang rampok ya??

Semoga lain kali kalo saya datang lagi pak sekuritinya tidak mengawasi saya berlebihan seperti itu. Saya kan juga pelanggan tetap dan setia huhu. Sepertinya saya harus berbelanja juta-jutaan dulu baru tidak dikira orang yang mencurigakan. Atau memang saya selalu bertindak mencurigakan ya?


Hima Rain

Senin, 12 Januari 2015

Tutorial Bros Flanel dengan Kancing Bungkus

Bismillah...

Apa kabar Bloggers? Hisashiburi da ne. Lama tak berjumpa lewat tulisan ya. Kalian masih ingat tentang kreasi flanel yang selalu kuposting di blog ini gak? Kalo lupa hayoo buka lagi link tutorial yang ada di tab blog ini hehehe. Kali ini Hima Rain mau berbagi ilmu tentang flanel lagi. Karya ini mirip dengan Tutorial Bros Bunga Flanel yang sempat kupost di awal-awal blog ini kubangun. Iya memang mirip karena saya tambahkan hal baru di satu bagiannya. Jangan berlama-lama aah, cekidot~

Tutorial atau Cara Membuat Bros Flanel dengan Hiasan Kancing Bungkus

1. Persiapkan alat dan bahan berikut; Kain flanel (warna sesuai keinginanmu), kancing bungkus, lem lilin dan tembaknya, peniti bros, gunting, pulpen dan karton untuk membuat pola.



2. Buat pola terlebih dahulu di atas karton. Bentuk polanya ada di gambar berikut nih, kamu bisa download terlebih dulu lalu print di selembar karton dan kemudian gunting. Ukurannya terserah kalian juga.



3. Buat pola di atas kain flanel, 4 pola bunga untuk kelopaknya dan 1 pola lingkaran untuk alas. Setelah itu gunting dengan rapi. Ingat ya kalo kalian membuat pola dengan pulpen, gunting dengan rapi biar bekas tintanya gak keliatan.




4. Untuk bagian kelopaknya terlebih dahulu lipat dua kelopak seperti yang kutunjukkan di gambar.



5. Kemudian lipat sekali lagi kelopak tadi hingga terlihat seperti di gambar.




6. Gunting ujung kelopak yang terlipat tadi dan beginilah hasilnya.




7. Panaskan lem lilin dan kemudian beri lem di ujung guntingan tadi. Posisikan kelopak pertama di salah satu sisi lingkaran dan tekan ujungnya hingga benar-benar tertempel.




8. Lakukan lagi cara no. 7 hingga seluruh sisi lingkaran terisi (Lihat gambar deh).




9. Nah, waktunya menggunakan kancing bungkus. Kancing bungkus bermotif cantik-cantik ini kubeli dari seorang teman crafter baru hehehe. Beri lem lilin pada bagian bawah kancing lalu kemudian tempelkan tepat di tengah-tengah kelopak tadi,




10. Tadaaaa... alhamdulillah sudah jadi bunganya.



11. Waktunya menempel peniti bros di bagian belakangnya. Jangan lupa tempel pake lem lilin ya. Oiya kamu pun bisa pake lem uhu kok untuk mengganti lem lilin juga.




12. This is it! Kamu sudah bisa deh pake bros ini hehehe.



.................................o0o.................................

Gimana kawan? Jadi tertarik buat juga gak? Yuk, caranya gampang banget. Selamat mencoba.
Kamu bisa buat juga dengan warna lainnya


Hima Rain

Senin, 05 Januari 2015

One Day One Creation # Bando Mawar

Bismillah...
Suka sekali karya ni alhamdulillah jadi bando anak dengan hiasan bunga. Next jadi mau bikin lagi. Ada yang mau??? Pesan dong! Fufu
Lanjutan ‪#‎onedayonecreation‬ sambil tetap kerja orderan suvenir






Senin, 15 Desember 2014

Display Bros dari Bahan Bekas

Bismillah...


Galeri mini untuk display karya Airin Handicrabbyku sudah jadi dan sekarang beberapa bagiannya masi kosong dan belum diisi apa-apa. Umm muncul ide deh untuk buat beberapa display sederhana untuk bros dan gantungan kunci. Keliling-kelilinglah diriku mencari contoh display di pinterest.com. Setelah searching malaj dapat banyaaak banget ide, apalagi kebanyakan display-display terbuat dari bahan bekas. Langsung makin semangat.

Nah saya mulai mencari ke seluruh rumah barang yang kemungkinan bisa diubah jadi display. Yang kudapat adalah bingkai tua, undangan pernikahan dan jam dinding rusak yang tergeletak di bawah mesin jahit.

Saya coba mencari bahan pendamping buat mempermanis semua benda-benda itu. Ada kain spundbond yang jarang kupakai lagi dan beberapa lembaran dakron.

Sejak dua jam pun lewat. Saya membongkar jam dinding itu dan mengeluarkan mesin jam dari badannya. Mengambil papan jam dan kemudian membalutnya dengan lembaran dakron dan terakhir ditimpa dengan kain spundbond. Semuanya dilem saja dan nanti akan didapat permukaan yang empuk untuk menancapkan peniti bros.

Begitupun dengan undangan bekas yang tebal itu paling bisa dan dibalut juga seperti jam tadi.  Sedangkan frame tua itu, karton bekas yang telah kubalut dengan dakron dan kain spundbond itu saya letakkan di bagian foto dan jadilaaah display-display handmade. Dan tadaa begini hasilnya.




Kamu pun bisa memanfaatkan barang-barang rusak dengan mengubah manfaatnya menjadi barang lain yang lebih kita butuhkan.


Hima Rain

Minggu, 14 Desember 2014

UP!

Bismillah...

Impian sederhana seorang tukang balon di film Up! selalu saja membuatku bersemangat. Well film produksi Disney dan Pixar ini memang menarik. Ide cerita rumah terbang dengan ribuan balon itu lho rada gak masuk akal. Namun kalo diliat baik-baik melalui gambarnya memang sih balonnya jauh beberapa kali lipat banyaknya dari ukuran rumahnya. Cuma begitu deh kalo beneran ada, apa tali balonnya kuat? Apa tidak putus di tengah jalan? Kalo jatuh tiba-tiba gimana?

Rumah terbang di film Up! memang sedikit kecil dan terbuat dari kayu semua sih. Jadi kalo pake fisika okelah mungkin bisa.

Poster versi Jepang

Ummm apa? Melenceng dari topik ya? Haha tidaklah cuma sedikit beropini. Beberapa kali ditonton pun tidak pernah bosan. Film-film animasi selalu bagus dan banyak pesan moral. Saya senang nonton film ini. Tidak kalah menarik juga prolog di awal. Potongan singkat kisah Mr. Carl bersama dengan istrinya Ellie, it's so romantic you know!
Menariknya karakter Russel itu kawaii banget atau si anjing bernama Doug itu sama kawaiinya. 3 karakter berbeda ini pun memulai petualangan yang luar biasa di area Amerika Selatan.



Hehehe postingan ini memang tak bertema berat. Cuma mau bilang, lagi tayang di Global Tv sekarang (untuk kesekian kalinya).

Well sampai jumpa di postingan berikutnya.



Hima Rain