TUTORIAL

Tampilkan posting dengan label film jepang. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label film jepang. Tampilkan semua posting

Rabu, 01 Januari 2014

愛 Aishiteru

Bismillah...

Kalo saya sebut dorama, itu berarti drama Jepang. Semenjak beberapa tahun lalu saya coba mencari judul-judul dorama untuk kunonton, untuk latihan dan pengingat bahasa Jepangku yang kian berkarat. Dalam dorama banyak vocabulary dan kalimat-kalimat yang bisa kupelajari khususnya bahasa sehari-hari. Selain itu rata-rata banyak pesan yanng disampaikan dalam ceritanya, beda banget dengan drama korea atau Indonesia.

Nah di penghujung tahun 2013 ini ternyata ada satu kerjasama Indonesia Jepang dalam rangka 55 tahun persahabatan dua negara ini, yaitu Ftv spesial Indonesia Jepang yang dibuat sama Fuji Tv Jepang dan DNA Production di Indonesia. Pemain-pemainnya pun otomatis dari kedua negara ini, dibintangi oleh Minami Keisuke dan Prisia Nasution . Ftv ini judulnya Aishiteru, 28 Des malam di Kompas Tv. Bagaimana ceritanya?

gambar dari twitter Aishiteru
Kisah awal bersetting di Jepang dan dimulai dengan cerita kepergian seorang warga sipil, Matsumoto Tamotsu, yang ditugaskan sebagai pasuka infantry dan dikirim ke Indonesia pada PDII. Setelah itu kisah pun beralih waktu ke masa depan di mana Jepang dan Indonesia telah bersahabat, 55 tahun. 

Seorang wartawan Jepang yang tidak lain adalah Matsumoto Satoshi, cucu dari Matsumoto Tamotsu, ditugaskan ke Indonesia untuk meliput perayaan 55 tahun persahabatan Indonesia-Jepang, dan ternyata penugasannya itu ia manfaatkan pula untuk mencari tahu keberadaan kakeknya yang hilang di Indonesia. Ia pun bertemu dengan Mediana, seorang mahasiswa dan pegawai magang dan saat itu ia menjadi guide dari Satoshi. Di sinilah kisah mereka pun terjalin.

~o0o~

Setelah membaca sinopsis singkatnya, apa kesanku terhadap ftv ini?

Ada Yang Kurang Kusukai

Alur. Menurutku ada beberapa bagian pada alur balik yang sedikit mengganggu, kisah masa lalu itu terkadang ada yang muncul tiba-tiba. Seakan-akan bagian itu muncul tanpa intro dan itu membuat saya sedikit kebingungan. Walau pada akhirnya saya mengerti dan ikut arus cerita. Bagian akhir kisah kuanggap sedikit 'menggantung', kupikir durasinya kurang untuk menunjukkan dan menyempurnakan konflik-konflik dalam ftv ini.

Satu lagi kekurangan kecil dari ftv ini adalah subtitlenya. Ada bagian-bagian saat Prisia bicara sama teman-temannya dan youknowlah Indonesia itu kebanyakan bahasa gaulnya, alhasil subtitle Jepangnya jadi kurang jelas. Beberapa tidak diartikan padahal menurutku kata-kata itu bisa diartikan dalam bahasa Jepang walaupun tidak mesti sama persis. Ada pula yang bahasa Jepangnya itu panjang, eh malah substitle Indonesianya cuma satu kalimat. Uhm, translator desune.

Hehehe saya bawel ya kalo soal bahasa, beginilah saya suka protes kalo ada yang kurang apalagi soal eyd dan kawan-kawannya. Ya sama-sama belajar. Tapi selain itu semua, ftv ini tetap memberi banyak manfaat karena membuka ingatan kembali dengan bahasa Jepang serta kerinduan untuk bisa fluent berbahasa Jepang seperti tokoh imaji yang diperankan Prisia Nasution itu.  

Tapi Pastinya Banyak Yang Kusukai

Dari segi cerita, kisahnya menarik yaitu berlatar belakang sejarah waktu Jepang masuk ke Indonesia dia akhir perang dunia II. Saya suka sejarah dan melihat trailernya beberapa kali bikin saya penasaran dan makin tertarik. Love story memang selalu menarik apalagi kisah cinta mereka itu lintas negara dan budaya. 

Ftv ini pun tak lupa menyuguhkan keindahan alam Jepang dan Indonesia. (capture youtube)


Untuk penyampaian pesan moral saya beri dua jempol, pesan saling tolong-menolong itu tersampaikan cukup lekat padaku. Menolong seseorang tanpa pandang bulu, tanpa memikirkan siapa ia dan darimana ia berasal. Ftv ini pun berusaha untuk menyampaikan budaya masing-masing negara. Orang Indonesia itu identik dengan ramah, perhatian, dan suka senyum. Sedangkan orang Jepang itu kurang suka pedas dan makanan berbumbu, dan lagi mereka tidak suka ketidakdisiplinan. Menonton ftv ini saya teringat dengan beberapa orang Jepang yang pernah kutemui dan mereka rata-rata seperti itu. Yah banyak sih budaya lain yang mereka tonjolkan dalam ftv ini tapi ini yang paling kuingat hahaha. 

Satu hal yang kusuka juga dari ftv ini saat Prisia menyebutkan kata "Totemo Kawaii" saat melihat Sarubobo (jimat), entahlah keren sekali terdengar di telingaku fufufu.

~o0o~

Walaupun ada beberapa kekurangan hehehe tapi saya suka kok dengan ftv ini, film dan drama tentang dua negara itu selalu menarik, semoga kerjasama seperti ini ada lagi dan makin lebih baik hasilnya. Sekedar info Aishiteru bakal ditayangkan ulang hari ini pukul 10.00 WIB di Kompas Tv. Nonton yuk dan ceritakan kesanmu tentang ftv ini.



Hima Rain