TUTORIAL

Tampilkan posting dengan label diary. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label diary. Tampilkan semua posting

Sabtu, 06 Agustus 2016

Gembul, Si Agresif Kecil yang Botak

Bismillah...

Apa kabar kawan Hima Rain?? Saya memelihara kucing baru lagi lho beberapa lama ini. Seperti di judul, namanya Gembul. Sepakat kami (red; saya dan kakak) menamainya seperti itu berhubung saat kami menemukannya dia sungguh gembul seperti bola bulu. Saya lupa tepatnya kapan kucing ini kuadopsi yang pastinya sebelum bulan Ramadhan kayaknya. Dia kutemukan hendak menyeberang jalan. Tapi namanya juga kucing kecil yang tak ngerti apa-apa, dia malah berhenti tepat di tengah jalan aspal. Humm mungkin dia tidak tau ada benda gede yang namanya mobil dan motor. Setelah melihat kelakuan ekstrimnya saya pun bertindak memungut lalu menaruhnya di pinggir jalan yang lebih aman. Mau bawa pulang tapi kucing di rumah udah kayak gerombolan. Akhirnya dengan terpaksa saya berbalik kemudian meninggalkannya di sana.

Takdir berkata lain ternyata, adek saya yang tingkat ke-kasihan-annya lebih tinggi membawanya pulang diam-diam dalam dus. Maka bertambahlah gerombolan kucing di rumah. Sebulan lebih kami merawatnya dan memberikannya perhatian ekstra yaitu menggelitik-gelitik dan mengajaknya main lompat-lompatan dan alhasil ia pun tumbuh menjadi kucing agresif yang suka berlompat-lompatan tidak jelas serta mengajak main kucing-kucing lain yang tidak ingin bermain dengannya. Humm mungkin kucing lain menganggap dia sedikit tidak waras.

Okelah, bukan itu juga sih pusat cerita yang ingin kutuliskan. Dia, Si Gembul setelah hidup di rumah kurang lebih 3 bulan lebih, ia mengalami kebotakan ekstrim. Saya menyadarinya setelah melihat kucing Raditya Dika yang botak itu, mereka berdua (si kucingnya Radit dan si gembul) ternyata mirip. Bedanya Gembul masih memiliki sedikit bulu di badannya. Tapi tetap saja ia terlihat botak. Ke mana perginya dikau yang cantik seperti bola bulu itu???

Before after

Ada yang tau kok bisa begitu ya?

Kamis, 30 Juni 2016

Cerita-cerita Ramadhan #3, Niji Tanoshikatta

Bismillah...

Ramadhan tahun ini menyisakan momen yang sangat menyenangkan. Akhirnyaa saya jadi ikut bukber Niji 07 pemirsaah, humm ada yang masih ingat dengan cerita ini?? Cerita-cerita Ramadhan #2, Hujan di Hari Niji. Itu 3 tahun lalu saat saya tidak jadi ikut bukber bersama dikarenakan hujan yag begitu lebat.

....o0o....

Dua hari sebelumnya, seorang kawan datang, sebut saja ia Miss US (umm bukan united state ya hehehe). Dia datang dengan tujuan mulia yaitu mengambil paket titipan di rumahku wkwkwk. Saat itu saya sedang tidak berpuasa karena you know lah wanita, dan saya makan di hadapannya. Eh cerita apa ini hahaha, Saya persingkat saja di waktu magrib tiba saat ia akan pulang ia pun menyandera novel baruku dan saya mesti datang bukber kalau mau mengambilnya (-_-"). Well memang rada-rada aneh alasannya tapi biarlah, sekali-sekali ikut kumpul-kumpul tak papa, wong sudah beberapa tahun lamanya saya tidak bertemu mereka semua. Buat saudari US arigatoo.. 

Tibalah di hari Sabtu 11 Juni 2016. Siang hari itu sungguh panas dan saya yang memiliki banyak orderan flanel ini jadi berpikir banyak lagi untuk ikut atau tidak. Fiuh sori kalau saya plin-plan. Jam 2 saya mesti pergi berjualan dulu di depan Indomaret, fufufu di sana banyak jualan kue dan es buah Mamaku. So, saya arubaito (baca; kerja part time) di tempat Mama saya sendiri hahaha. Setelahnya barulah saya berangkat menuju lokasi janjian. 

05.00, saya baru tiba dan konyolnya saya tidak tau tepatnya lokasi janjian itu. Yah saya memang bukan anak mal-mal, tempat belanja yang paling saya hapal ya cuma Pasar Sentral Makassar. Setelah call via Line berkali-kali bertemulah saya dengan sahabatku, Ani. Dia membawa anaknya, Amirah, yang masih juga takut melihatku setelah beberapa kali bertemu. Bergandengan bersamalah kami ke sana. Tempatnya dekat dengan XXI Mp, tapi saya bahkan lupa nama tempatnya sekarang. Sebelum ke sana, kami curhatan dulu beberapa menit. Tepat saat akan buka puasa baru kami masuk. 

Amirah dan Bundanya
kangen dengan kalian semua
Para emak dan babynya sudah pada berkumpul. Si Lucu Hani dan si gemes Kenzi akhirnya kutemui juga, tapi sayang tidak ada satupun yang mau digendong olehku. Humm apa saya terlalu seram ya. Saya gemes sekali dengan Hani, lucu-lucu imut dan aktif sekali. Mau nyubit tapi saya takut dihajar emaknya hehehe. Anak-anak memang selalu lucu ya.

Di sana tempatnya bagus, nyaman kursi dan penataanya buat anak-anak juga, tapi tetap saya yang kurang merasa nyaman berada di sana hehehe. Dan juga faktor ketidaknyamanan lainnya adalah sulit sekali memesan makanan. Kami beberapa kali dilewati terus sama waiternya tanpa ditanyakan apapun soal makanan yang akan kami pesan. Padahal tidak begitu banyak orang. Ngambek dong kita, humm karena tidak semua makanan yang dipesan datang so teman-teman memutuskan untuk berpindah tempat makan yang lebih baik. Tempat yang kusuka, Warung Cobek-cobek \(^o^)/

Okke, saat menuju ke sana saya menjadi navigator soalnya paling dekat rumahku dan juga saya tau tempatnya. Etapi mendekati lokasi kami malah kesasar karena saya bingung arahnya kalau melewati jalan yang tidak biasa dilewati dari rumahku. Maaf ya Chacha jadinya kita mesti melanggar jalan saat itu.


spot yang paling kusuka, di depannya ada kolam ikan
foto dari TripAdvisor
Saya memang suka makan di tempat yang menyediakan Indonesian Food, nyam-nyam. Thanks kawan sudah memilih area lesehan, lebih bebas kite. Makanan di sini selalu enak dan selalu kusuka tumis kangkungnya. Terima kasih juga kawan-kawanku sudah berbagi makanan saat makanan yang kupesan belum datang, keburu lapar dan rasanya semua mau kumakan. (Hadeuh sudah cukup kali ya cerita makanan abis sahur-sahur gini). Oiya terima kasih sepotong tempe dari Tante Lusie dan setengah piring kangkung yang tidak kuketahui pemiliknya hehehe #apakah. Bercerita panjang lebar sambil makan memang menyenangkan. Rasanya semua beban musnah... Baru saya sadari kata orang, kalau berkumpul dan bersilaturrahim itu bikin awet muda, soalnya kita punya wadah untuk menceritakan banyak hal dan tersenyum bersama. 

Setelah makan, salah seorang teman kemudian meminta bill lalu mulailah hal lucu saat itu. Dia mulai menghitungkan semua jumlah makanan yang kami makan dan mesti kami bayar, hehehe lucunya karena suaranya sungguh besar dan cara menghitungnya pun lucu dan ahli sekali hehehe. Sudah sering hitung uang kayaknya. 

Yaah, begitulah ceritanya sampai kami pun berfoto-foto lalu kemudian berpisah dan pulang ke tempat masing-masing. Begitulah cerita hari itu walaupun memang ceritanya mainstream ya seperti kebanyakan bukber biasa, tapi saya sangat senang. Level bahagiaku hari itu sungguh sangat tinggi. Lama sekali saya tidak berkumpul dan bercerita seperti itu. Kebanyakan mengurus bisnis dan hanya berdiam seharian di rumah tanpa bercerita dan ngobrol dengan siapapun di rumah. 


satu kata, tanoshikatta~
my lovely niji 07, mejeng dulu walaupun menghalangi pintu :D
Walaupun tidak semua personel ada di hari itu tapi tidak mengurangi kesenangan dan keceriaan, Niji 07 memang selalu heboh dan keren seperti biasa. Nanti kita kumpul-kumpul lagi ya tahun depan Insyaa Allah. Pulangnya dari tempat makan, mereka tetap saja masih heboh hingga ke grup Line hehehe as always.

Sampai jumpa di postingan berikutnya, bagaimana dengan kalian? Bukber juga tahun ini?


Hima Rain


nb: photo taken dari album Miss US

Selasa, 17 Mei 2016

Ekspektasi? Sesuaikah? Sesuaikan!

Bismillah...

Ekspektasi. Harapan dan pikiran positif yang biasa kita lihat sehari-hari kadang bisa melenceng dari sumbunya. Hukum gravitasi berkata sesuatu yang dilempar ke atas akan selalu jatuh ke bawah. Ilmu ini jelas pastinya. Sama halnya seperti air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Tapi ada hal-hal yang terjadi di luar nalar dan tidak terjadi sesuai kehendak kita. Itulah kehendak Allah.

"Sekuat apapun tenaga, sebesar apapun tekad, dan sebanyak apapun usaha yang dilakukan, jika Allah menghendakinya tidak terjadi maka tidak akan terjadi."

Itu selalu terjadi padaku, intensitasnya pun meningkat. Saya punya rasa percaya diri yang tinggi, pikiran positif yang banyak dan bahkan meluap-luap kalau sudah berhubungan dengan pekerjaan. Ya, saya selalu berpikir semua hal yang kukerjakan ini akan selalu selesai dengan baik, tepat waktu, dan sempurna. Nyatanya banyak yang tidak terjadi sesuai keinginanku.

Harapanku selalu tinggi, namun satu hal yang selalu luput, di mana posisi Allah saya letakkan saat saya mengerjakan semua ini. Saya sering lupa untuk selalu melibatkan Allah di setiap semua hal yang kulakukan. Tidak jarang semua ekspektasi yang kubangun runtuh dalam supersekian detik. Setelahnya pun saya masih seperti itu. Masih hidup dalam lingkaran kepercayaan diri yang terlalu berlebih. Ego lalu menduduki pikiran dan kebanggaan lalu mulai menyelimuti hati. Allah pun mulai menegur dengan banyak cara. Bermunculanlah rasa kecewa yang melelahkan...


Apa yang sebenarnya saya cari? Kebanggaan? Keinginan untuk diakui? Sekali lagi rasa percaya diri akan luluh di bawah kehendak Allah. Saya pum merasa ganjil dan ada hal yang mesti diluruskan dan dibawa kembali ke jalannya. Saudariku selalu berpesan, "Tempatkan Allah pada apapun yang kamu kerjakan, tanyakan; apa ini yang Allah ridhoi, jika yakin jalankan lalu jika kamu ragu tinggalkan".

Jadi sekuat dan setekad apapun yang kamu kerjakan semua itu akan ditentukan kejadiannya oleh Allah. Mungkin inilah kesombongan, menumpu diri dengan kekuatan dan kepercayaan diri. Nasehat dari diriku untuk diriku yang tersesat ini. Semua hal yang melibatkan kebanggaan dan keakuan hanya akan membuat diri ini lelah dan tidak pernah tenang dengan hidup. Satu-satunya cara adalah lupakan itu lalu jalan hidup seceria dan sebahagia mungkin lalu selalu libatkan Allah disemua aktifitasmu maka semua akan terasa begitu sempurna. \(^_^)/


Hima Rain

Selasa, 10 Mei 2016

Resep Biskuit Kentang Keju

Bismillah...

Kemarin habis posting di instagram foto biskuit kentang hehehe, hari ini mau posting foto plus resep cara buatnya di blog. Biskuit-biskuit ini bertumpuk banyak di rumah setelah saya dan adik saya masuk rumah sakit selama sepekan (nanti saya ceritakan ini di lain waktu). Iya kami dibawakan begitu banyak biskuit dan karena sudah bosan dimakan jadinya diolah menjadi lebih menarik dan menarik selera.
Mari kita simak yuk...




Pertama-tama siapkan bahannya, apa saja itu?



1. Biskuit Gabin
2. Kentang yang telah digoreng dan ditumbuk
3. Keju, potong kotak kecil
4. Wortel, potong kotak kecil lalu rebus
5. Daun bawang, iris tipis
6. Bawang merah, bawang putih cincang halus
7. Gula, garam, penyedap rasa, dan merica secukupnya
8. Tepung terigu dan tepung kanji
9. 2 butir telur
10. Sedikit air
11. Minyak untuk menggoreng


Tahap kedua, campurkan semua bahan kecuali tepung terigu, kanji dan air. Aduk merata, lalu masukkan masukkab perbandingan campuran tadi dan terigu dan kanji dengan perbandingan 1:1:1. Aduk lalu tambahkan sedikit air. Aduk kembali hingga agak mengental dan padat seperti digambar di bawah ini.



Tahap ketiga, oles adonan isi ke atas gabin sekitar tiga sendok makan, ratakan lalu tumpuk dengan sepotong gabin lagi, lakukan hingga gabin dan adonan isi habis.



Sisihkan,



Tahap keempat, mari kita buat lapisan krispinya. Campurkan 10 sendok tepung terigu dengan 2/3 gelas air, beri sedikit gula, garam, dan merica lalu aduk hingga rata dan cair seperti di gambar.



Tahap terakhir, panaskan minyak. Masukkan biskuit tadi ke dalam adonan tepung cair tadi baluri keseluruhannya lalu goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat, tiriskan, lalu sajikan dengan membelah dua biskuit.



Siap disantap... Mudah bukan cara membuatnya? Bisa kamu praktekkan di akhir pekan untuk sarapan atau cemilan di sore hari. Makin enak lagi bila disantap dengan jus segar yang dingin hehehe. Selamat mencoba~


Hima Rain

Selasa, 05 April 2016

Kesukaan Baru di 2016

Bismillah...

Mau memulai postingan tahun 2016 ini dengan kesukaan baruku. Tahun ini saya mulai tertarik dengan salah satu kerajinan yang cukup digandrungi wanita-wanita belakangan ini, bros. Bros memang identik dengan wanita ya hehehe. Ya dan saya yang baru menginjakkan kaki di lahan Bros kekinian sempat mangap-mangap melihat betapa beragamnya jenis model Bros saat ini. Dulu yang saya tau tentang Bros cuma model Bros dari pita-pita sederhana. Tapi sekarang wooow perubahan drastis.


Sebagai crafter pemula di bidang ini well saya mulai sedikit demi sedikit belajar dan juga mengumpulkan bahan yang sekiranya cocok untuk saya yang pemula ini. Nah kemarin-kemarin itu saya belajar membuat Bros mutsin alias mutiara sintetis, tapi saya memulainya dengan langsung membuat headpiece hahaha *maaf kepedean. Alhasil headpiece yang kuhasilkan lumayan tapi dengan hiasan rosebud yang bentuknya agak sedikit memprihatinkan. Tapi Alhamdulillah brosnya laku lho fufufu.

Nah bulan ini saya lagi senang-senangnya ini membuat Bros dengan bahan Bisban dan kain shibori. Tapi yang favorit sih shibori soalnya bentuknya itu khas dan rasanya jadi penasaran kalau tidak saya buat hehehe. Berikut penampakan Bros shiboriku yang pertama... Tadaa~


Nanti mau buat lagi yang banyak dan lebih beragam insyaa Allah...

Hima Rain

Minggu, 27 Desember 2015

CheossarangKF lagi, Bibimbap dan Kimbap

Bismillah...

Setelah sebelumnya puas dengan pesanan Tteokbokki dan Jajangmyun pertama kali, saya pun memesan di CheossarangKF untuk kedua kalinya. Ya, saya penasaran dengan menu lain di OS ini. Kali ini saya pesan Bibimbap dan RunMan kimbap, cekidot.

dari kiri ke kanan, kimbap dan bibimbap

Hayya susah pake hashi (sumpit)
Bibimbap adalah salah satu hidangan korea yang terdiri dari bap (nasi), berbagai sayuran tumis berbumbu, pasta cabe, pasta kacang kedelai, daging, dan juga telur setengah matang. Dimulai dari nasi diletakkan didasar kemudian ditumpuk di atasnya secara merata antara lain sayuran, daging, dan telur pada bagian tengah. Kira-kira seperti ini tampaknya...



Bibimbap atau sesuai namanya mixed rice bowl (indonesianya jadi nasi campur hehehe) saat hendak dimakan mesti dicampur dulu. Diaduk-diaduk hingga rata lalu kemudian siap makan. Tadaa~

Setelah dimixed, keindahannya pun hilang
Bibimbap punya CheossarangKF ini sausnya sengaja terpisah biar kita masukin sendiri belakangan. Saya tidak yakin sausnya itu asli gochujang (pasta cabe) dan doenjang (pasta kedelai), pasti ada campuran bumbu lain khas Indo berhubung rasa dan baunya itu tidak sekuat pasta doenjang. FYI, pasta doenjang itu baunya kuat banget dan rasanya nggak enak banget dilidah selain lidah orang korea (ini kata Abang-abang Koki dichannel korea yang kunonton). Setelah kucampur dan merasainya, saya suka. Sausnya ituuu jadi pelengkap rasa buat bibimbap ini. Oishii~. Nah, kini giliran mencoba Kimbapnya. Kimbap adalah salah satu hidangan dengan bahan utama nasi, beberapa lauk dan sayur digulung dengan nasi dan rumput laut. Kalau di Jepang disebut Sushi (kalau nama ini pasti kenal kaan??)

Uhuk kalau ini asli buatan Hima fufufu
Kimbap yang kupilih ini yang Black Kimbap, si empunya OS ini memanfaatkan dengan baik cita rasa ala Indonesia dengan memakai beras hitam ini. Saat kubuka bungkusnya, rasa amis khas rumput laut pun tercium. Segera kulahap satu setelah terlebih dahulu kupotret hehe. 


Kimbapnya ini pake sosis, bayam, telur dadar, wortel yang digulung dengan nasi hitam (khas Indonesia banget ya). Apa pendapatku??? Humm yummy.... Enak sekali, saya suka rasanya. Tapi untuk yang suka rumput laut ya, kalau yang gak suka mungkin akan merasa makanan ini rasanya aneh. Kalau saya sih senang-senang aja hehe. Insyaa Allah mau pesan kimbap rasa lain lagi nanti. Mau kuberi bintang lagi, berapa hayoo. Yup saya beri 8 dari 10 bintang. Prok.. prok.. prok..

Begitulah review singkat beberapa menu di OS CheossarangKF, gimana?? Tertarik mau coba? Fufufu...


Hima Rain yang lagi demen-demennya Korea

Rabu, 09 Desember 2015

Nasi Kare Ala Hima

Bismillah...

Setelah beberapa kali mencoba, ini termasuk yang cukup berhasil hehe nasi kare buatan Hima. Karena kebanyakan nonton program masak-masak jadinya begini. Kata chefnya kalau mau membuat rasa karenya lebih enak, saat menumis bawang bombay di awal usahakan tumis lebih lama hingga layu dan transparan serta mengeluarkan karamel alami dari bawang itu sendiri. Mari dicoba~



Hima Rain

Senin, 07 Desember 2015

Jalangkote in the Morning dan Couple Keychain on the Process

Bismillah...

Jalangkote dan jus jeruk yang menemaniku berflanel ria pagi ini...


Dapat ide untuk ngehias gantungan kunci yang kubuat pake tutup botol gede. Ini bentuknya nemu di pinterest.com lalu kutiru deh hiasannya doang hehehe (tetap meniru ya namanya). Ini desain aslinya. 


Bentuk dua orang-orangnya kuaplikasikan ke atas karton yang sudah dijait dengan kain dan nantinya akan ditempel ke bagian dalam tutup botol yang sudah dibalut. 



Jadinya seperti ini. Tinggal kuberi gantungan kunci lalu kukemas cantik jadilah satu pak suvenir lagi. Nanti cek hasilnya di blog Airin Handicrabby ya~




Hima Rain

Minggu, 13 September 2015

Sulitnya Mengetik

Bismillah...

Fiuh lama tidak menulis di blog itu sesuatu deh. Sesuatu itu karena mau tulis paragraf awal saja ampuun sulit mikirnya, mengulang-ulang hapusnya, dan beginilah jadinya paragraf awal ini. Saya pikir ini mungkin karena saya sudah sangat jarang membaca. Dalam setahun ini tidak ada buku yang kubaca sampai tamat, paling berakhir di pertengahan atau parahnya berakhir di mukaddimahnya saja. Hummm tidak ada perkembangan ya.



Aktifitas membacaku sekarang banyak diganti dan didominasi dengan kegiatan ngefanel rutinku. Kalau sudah pegang flanel, rasanya yang lain pada lupa. Berjam-jam saya bisa duduk tenang sambil menjahit flanel. Fiuh apa itu tidak membosankan? Kadang sih saya bosan juga, well sebagian juga ada tuntutan pekerjaan di dalamnya. Jadi mau tidak mau yang namanya 'bosan' harus dibuang jauh-jauh. Setahun belakangan makin banyak karya-karya flanel yang kubuat tapi berbanding terbalik sama jumlah tulisan-tulisan di blog ini. Miris saya liat blog ini tidak terurus. Daya untuk ngeblog rasanya semakin turun.. turuun... turuuuun terus. Kemalasan, pasti itu semua sebabnya ya. Hummm satu sifat yang menurunkan segala hal positif dan potensi menyenangkan. Ada yang punya solusi biar bisa makin rajin menulis?? Share dong tomodachi....

Minggu, 15 Maret 2015

Tangga Batu Sastra

Bismillah...


Kalian tau tangga ini dari sudut manapun kalau dikutip selalu terlihat bagus lho. Di sini saya sering menunggu teman alias tempat janjian bila ingin bertemu dengan orang apabila berada di Unhas. Menurutku cukup banyak sih yang mengenal tempat ini. Jadi kalau janjian mudah didapat juga karena langsung berbatasan dengan jalanan. Kunamakan ini Tangga Batu Sastra.

Nah, ichi guruppu sering nongkrong dekat sini kalau mau pergi ke basecamp. Ichi Guruppu adalah teman kelompok atau akrabnya disebut 'geng' kali waktu kuliah fufufu, nanti kapan-kapan kuceritakan mereka di sini. Tangga ini adalah tempat strategis buat berkumpul dan menunggu salah seorang dari kami. Oiya basecampnya  itu tempat kosnya si Putri Ayari, Ninis. Tau kan dia siapa? Si pemilik blog Imajinasi Hari itu, tapi sekarang sudah berubah sih namanya jadi Anistahara Stories. Hehehe saking seringnya saya dan ichi guruppu nongkrong di basecamp, jalur tangga ini jadi sering dilewati deh hehehe. Kali pertama bertemu teman sejurusan di tangga ini juga (iya sih karena ini juga jalur anak sastra lewat hehehe). Kecapekan lari-lari di tangga ini juga sering, kalau yang ini memang sering karena intensitas terlambatku tak terkira.

Setelah lebih dua tahun lulus kuliah jadi kangen lagi sama tangga ini hehehe. Rindu itu ya kalau sudah muncul pasti setiap hal kecil yang berkait dengannya akan ikut mencuat begitu saja. Tangga ini contohnya.

Nah, fufufu gimana dengan kalian? Tempat kenangan mana nih yang paling kalian ingat?


Hima Rain

Selasa, 10 Februari 2015

Bulan Penuh Sakura-sakura

Bismillah...

Bulan ini penuh dengan sakura-sakura... gunting dan gunting lagi, partner menunggu ini. Tunggu hasilnya di bulan 3 yaaaw~ insyaa Allah



Hima Rain

Senin, 15 Desember 2014

Display Bros dari Bahan Bekas

Bismillah...


Galeri mini untuk display karya Airin Handicrabbyku sudah jadi dan sekarang beberapa bagiannya masi kosong dan belum diisi apa-apa. Umm muncul ide deh untuk buat beberapa display sederhana untuk bros dan gantungan kunci. Keliling-kelilinglah diriku mencari contoh display di pinterest.com. Setelah searching malaj dapat banyaaak banget ide, apalagi kebanyakan display-display terbuat dari bahan bekas. Langsung makin semangat.

Nah saya mulai mencari ke seluruh rumah barang yang kemungkinan bisa diubah jadi display. Yang kudapat adalah bingkai tua, undangan pernikahan dan jam dinding rusak yang tergeletak di bawah mesin jahit.

Saya coba mencari bahan pendamping buat mempermanis semua benda-benda itu. Ada kain spundbond yang jarang kupakai lagi dan beberapa lembaran dakron.

Sejak dua jam pun lewat. Saya membongkar jam dinding itu dan mengeluarkan mesin jam dari badannya. Mengambil papan jam dan kemudian membalutnya dengan lembaran dakron dan terakhir ditimpa dengan kain spundbond. Semuanya dilem saja dan nanti akan didapat permukaan yang empuk untuk menancapkan peniti bros.

Begitupun dengan undangan bekas yang tebal itu paling bisa dan dibalut juga seperti jam tadi.  Sedangkan frame tua itu, karton bekas yang telah kubalut dengan dakron dan kain spundbond itu saya letakkan di bagian foto dan jadilaaah display-display handmade. Dan tadaa begini hasilnya.




Kamu pun bisa memanfaatkan barang-barang rusak dengan mengubah manfaatnya menjadi barang lain yang lebih kita butuhkan.


Hima Rain

Minggu, 14 Desember 2014

UP!

Bismillah...

Impian sederhana seorang tukang balon di film Up! selalu saja membuatku bersemangat. Well film produksi Disney dan Pixar ini memang menarik. Ide cerita rumah terbang dengan ribuan balon itu lho rada gak masuk akal. Namun kalo diliat baik-baik melalui gambarnya memang sih balonnya jauh beberapa kali lipat banyaknya dari ukuran rumahnya. Cuma begitu deh kalo beneran ada, apa tali balonnya kuat? Apa tidak putus di tengah jalan? Kalo jatuh tiba-tiba gimana?

Rumah terbang di film Up! memang sedikit kecil dan terbuat dari kayu semua sih. Jadi kalo pake fisika okelah mungkin bisa.

Poster versi Jepang

Ummm apa? Melenceng dari topik ya? Haha tidaklah cuma sedikit beropini. Beberapa kali ditonton pun tidak pernah bosan. Film-film animasi selalu bagus dan banyak pesan moral. Saya senang nonton film ini. Tidak kalah menarik juga prolog di awal. Potongan singkat kisah Mr. Carl bersama dengan istrinya Ellie, it's so romantic you know!
Menariknya karakter Russel itu kawaii banget atau si anjing bernama Doug itu sama kawaiinya. 3 karakter berbeda ini pun memulai petualangan yang luar biasa di area Amerika Selatan.



Hehehe postingan ini memang tak bertema berat. Cuma mau bilang, lagi tayang di Global Tv sekarang (untuk kesekian kalinya).

Well sampai jumpa di postingan berikutnya.



Hima Rain

Selasa, 09 Desember 2014

Berubah dan Berkembang? Mesti dong!

Bismillah...

Aku ingat waktu kuliah dulu aku punya banyak cerita yang kuceritakan di blog. Rasanya sangat menyenangkan saat itu, banyak hal senang dan sedih yang selalu lewat. Umm jadi mau kuliah lagi.

Aku masih ingat waktu awal masuk kuliah dulu saat diriku masih culuuun banget, dekil, masi bau abg, belum tau padu-padan warna baju dan jilbab, tidak peduli sama bedak dan krim pembersih wajah dan semua hal baru lainnya. Haha aku tidak terlalu peduli sama hal itu semua saat sma dan menjadi gadis berjilbab cuek dengan rok abu-abu lebarnya.

Ummm setelah kuliah aku mulai mempelajari hal-hal yang dilakukan orang dewasa itu. Aku mulai mengikuti gaya bicara teman, mulai sedikit-sedikit makan di kantin dengan menu yang sedikit lebih mahal dibanding biasanya, aku juga mulai sedikit demi sedikit diajari untuk berpenampilan lebih peduli (peduli agar mata orang tidak sakit fufu).

Kata temanku waktu itu, "Paduan warna pakaianmu itu bikin kasian matanya orang", fufufu sorry aku baru sadar ternyata aku memang norak. Apa ya aku merasa nyaman saja well di semester pertengahan kuliahku aku mulai berubah menjadi lebih rapi dan ingin tampil cantik fufufu you know lah karena apa.


Sekarang aku mulai mempedulikan warna jilbab dan baju-baju yang kubeli. Umm aku sudah pandai berpenampilan baik di hadapan orang. Aku pun mampu berbicara jauh lebih teratur dibanding sebelumnya. Fufufu banyak yaaa yang kupelajari.

Nah setelah lulus kuliah aku lebih banyak belajar lagi tentang bisnis dan memutuskan menetapkan pekerjaanku sebagai pebisnis walaupun beberapa orang ada yang merasa kecewa dan merasa menyayangkan dengan status sarjanaku.

Dan untuk perkembangan bisnisku bulan desember ini aku mulai launching produk baru lho kawan-kawan. Aku launching produk bros kanzashi dengan nama produk Hima Rain di bawah naungan Airin Handicrabby. Aku memutuskan membuat karya 'limited edition' dan tiap pekan insyaa Allah aku akan posting di blog ini. Shiawase ni natta. Dan berikut karya pertamaku sejak launching.

Kanzashi juntai

Fufufu ujung-ujungnya postingan promosi ya hehehe...

Wess tunggu kuis sederhananya ya akan kuadakan insyaa Allah.


Hima Rain

Sabtu, 22 November 2014

扇子

Bismillah...

Hikaru no Go memang bermagnet, di postinganku sebelum ini pun saya sudah paparkan tentang Hikaru no Go. Waktu itu saya masih SMP dan Hikaru no Go ditayangkan oleh Trans7, yang dulu masi kita sebut TV7. Sebelum Hikaru main pun banyak anime keren yang ditayangkan sebelumnya seperti Ghost at School, Hunter x Hunter, Yu yu Hakusho, dll. Huaaw kangen. 

Saya dulu ngebet banget sama anime yang satu ini sampe-sampe saya dan saudara-saudara saya jadi penasaran dengan permainan Igo. Waktu itu saya sempat buat tiruan papan igo dan batu-batunya itu dari tripleks bekas yang dicat kemudian digaris-garis sedangkan batunya dari tutup botol yang dicat hitam putih. Hahaha saking inginnya main igo padahal gak tau juga cara mainnya. Eh tapi tutup-tutup botol itu kemudian kami ganti jadi kancing-kancing gede kira-kira seukuran biji igo soalnya tutup botol terlalu besar untuk tangan-tangan kami yang masih kecil. Kami pegang kancing-kancing itu seolah-olah jadi Hikaru yang lagi pegang batu. Fufufu...tanoshikatta.

Selain papan dan batu-batu itu saya juga jadi suka sama kipas. Sai si hantu yang bareng sama Hikaru itu selalu menggunakan kipas dan biasa sering ia pakai juga untuk jadi penunjuk bagi Hikaru untuk meletakkan batu igo. Saking sukanya saya sempat menitip sama teman yang sempat berada di Jepang untuk membelikanku kipas seperti milik Sai atau Hikaru. Tapi sayang tidak kesampaian. Daijoubu nanti saya yang ke Jepang buat beli kipas ini hahaha...

kalo yang ini kipasnya Hikaru saat Sai sudah menghilang
Gitu deh, gak jelas ya  hahaha. Beginilah kalo saya suka saya pasti berbagi, berbagi tulisan hehehe. Sampai jumpa di postingan berikutnya. 


Hima Rain

Jumat, 21 November 2014

Kupasan Singkat Hikaru No Go

Bismillah...

Onaji toki wo ima ikiteru kiseki ga sugoku ureshii kara nee..
tsugi au hi mo kitto ne isshouni waratte iyou yo..

Karena aku sangat senang meskipun itu keajaiban berada di sini bersamamu
Mari kita tertawa bersama lagi di hari pertemuan berikutnya

Umm beberapa pekan ini mengenang masa lalu lagi dengan menontonnya kembali. Potongan kalimat di atas adalah lirik lagu penutup anime yang mengingatkan masa kecil dulu terkhusus masa SMP. Hikaru no Go, sebuah judul anime adaptasi manga Jepang karya Yumi Hota dan ilustrasi dari Takeshi Obata. Sejak menontonnya di TV7 (sekarang Trans7) dulu saya jadi suka sama anime satu ini. Shindou Hikaru, pelajar kelas 6 SD yang menemukan papan permainan Igo milik kakeknya yang ternyata dihantui oleh roh Fujiwara No Sai yang dulu merupakan pemain Igo di zaman Heian. Sejak saat itu hanya Hikaru yang bisa melihatnya dan Sai pun hidup dan hinggap di pikiran Hikaru serta membuat Hikaru bermain Igo mewakili dirinya. Hingga ia bertemu Touya Akira yang merupakan anak jenius dalam bermain igo yang membuat Hikaru pun tertarik ke dalam dunia Igo. 

Saya suka jenis cerita seperti Hikaru no Go ini, cerita tentang cita-cita dan tahapan hingga meraihnya. Makanya tidak jarang saya juga senang dengan anime sejenis baik itu tentang sepakbola, tamiya, dan lainnya. Apa ya banyak sekali moral yang diberikannya. 

Hikaru no Go
Hikaru no Go yang dalam Bahasa Indonesia berarti Permainan Igo Hikaru. Igo itu adalah catur Jepang. Saya tertarik sekali untuk tau lebih dalam tentang cara bermain Igo ini tapi sayang muzukashii. Sulit banget. Saya kurang mengerti detailnya  tapi beberapa ada yang kumengerti tentang penguasaan wilayah batu, nama-nama peletakan batu dan sedikit tentang jenis kayu untuk membuat papan Igo. Untuk lebih jelasnya ada penjelasan di Rules Igo di Wikipedia.

Menarik banget lho, saya bisa tau ini hanya dengan menonton anime ini hohoho. Soalnya di akhir episode selalu ada pengajaran singkat dari Yukari Sensei (pemain Igo professional tingkat 5). 

nama segmennya Go Go Igo fufufu..
Selain tentang Igo sendiri, penggambaran dan cara menampilkan karakter tokoh-tokohnya juga sangat kuat. Siapa saja yang menonton anime ini saya yakin akan berkata iya juga untuk yang satu ini. Cerita manga Jepang memang sungguh detil dan menarik. Oiya sebelum menjadi anime pun, manga Hikaru no Go ini sudah mendapat penghargaan Shogakukan Manga (ini penghargaan bergengsi untuk karya manga lho). Umm menyesal saya tidak menjadikan anime ini sebagai bahan objek skripsiku dulu (baru sadar sekarang). Ide ceritanya sangat menarik dan untuk dijadikan bahan penelitian pun bisa dikaji dari banyak sisi. Bisa analisis karakter tokoh, bisa juga ditilik dari bahasa contohnya gaya bahasa cowok ataupun analisis makna juga bisa, dan bagian paling menarik adalah tentang sejarah juga bisa (sejarah Igo). Banyak kan yang bisa dipelajari dari sebuah anime. Yah 5 bintang untuk anime yang satu ini.


Ceritanya itu menariiiiiiiik sekali (liat kan liat kan berapa biji huruf i yang kuketikkan jadi tau dong semenarik apa fufu). Saya suka sekali dan ini sudah kali ketiga saya menontonnya. Sugoku ureshii.. Bahasa Jepang jadi teringat kembali, semangat untuk berlatih dan belajar makin bangkit juga. Karakter Shindou Hikaru yang semangat dan ceria itu menginspirasi, karakter Touya Akira yang penuh tekad pun tidak kalah menginspirasi. Saya senang saat menontonnya di tengah turunnya semangatku akhir-akhir ini, kemarin saya mendapat satu inspirasi yang sangat besar untuk terus maju dan percaya diri sendiri. Perasaan yang kalut dan kacau saat itu hilang saat menonton salah satu scene anime ini (padahal ini bagian paling menyedihkan di anime ini). Salah satu adegan di mana Sai menghilang dan Hikaru kemudian mencari Sai ke sana kemari tapi tidak dia temukan juga. Di masa galaunya itu Hikaru mendapat jawaban bahwa ia tidak boleh berhenti dengan cita-cita dan kesenangannya bermain Igo, apapun yang terjadi dan apapun kata orang. Humm galauku langsung hilang! Mou gambarimasu..

Nani yori mo jibun wo shinji tachimukauo..
Saya akan percaya diri sendiri lebih dari apapun
Sekian deh sedikit kupasan anime Hikaru no Go ini. Walaupun sudah segede ini saya tetap suka dengan Hikaru no Go, ceritanya bagus sih. Ne.. ii desuyo.



Hima Rain


Gambar hasil capture dari yutub sih dan info sebagian sumber lain berikut
http://www.tv-tokyo.co.jp/anime/hikaru/
http://en.wikipedia.org/wiki/Rules_of_Go
http://en.wikipedia.org/wiki/Hikaru_no_Go

Selasa, 18 November 2014

Rencana Selanjutnya

Bismillah...

Semenjak blog ini lahir ia sudah bernuansa bunga matahari di mana-mana. Pada awalnya pun ia kuberi nama Himawari, itu artinya bunga matahari dalam Bahasa Jepang. Sekarang transformasi blog ini tidak hanya pada nama tapi juga template dan isi. Hehehe kalo template jelas berubah begitupun dengan hiasan-hiasan pelengkap lainnya sedangkan dari isinya itu yang paling berubah drastis menjadi jarang diupdate lagi hehehe. 

Okelah saya sibuk sendiri dan sudah jarang mengelus-elus Hima Rain dengan lama lagi, saking lamanya ia jadi sering tidur. Liat juga deh URL blog ini fufufu kembali lagi menjadi blogspot karena keteledoranku lupa membayar domain. Umm menjadi blogger berdomain dan sering pelupa  itu payah ya. 

Well sudah cukup mengata-ngatai dirimu sendiri Rin. Mulailah menulis lagi. Ummm saya mau mulai dengan ikut salah satu giveaway dulu. Tidak ada ide itu yang bikin kosong rumah ini. Di draft cuma ada tulisan menggantung yang saya sendiri lupa apa tema utamanya jadi tidak kulanjutkan lagi. Kalo ikut giveaway insyaa Allah ada ide yang bisa membuatku menulis lagi. Apa yaaa nanti deh kalo sudah jadi insyaa Allah. Nah yang bahaya itu kalau tidak jadi fufufu.

Eh beberapa bulan terakhir Hima Rain sedang sibuk-sibuknya berdagang sampai melupakan blognya sendiri. Tapi tidak mengapa di rencana bulan depan Insyaa Allah blog ini akan kumanfaatkan juga untuk ------berdagang----- hehehe. Saya harus membagi ide ini biar ide ini benar-benar akan terjadi. Itu yang kubaca di suatu buku yang kulupa judulnya bahwa intinya "kita harus membagi ide". Kalau soal terwujudnya itu adalah kuasa Allah. Nama blog ini akan kuadaptasikan menjadi nama produkku selanjutnya. Kalau Airin Handicrabby itu adalah nama tokoku maka Hima Rain insyaa Allah akan menjadi nama produk fufufu. Fiuh rencana ini insyaa Allah harus berhasil, doakan ya temaaaan. 

Next time mau adakan giveaway juga untuk launch produk ini. Tunggu saja~



Hima Rain

Sabtu, 06 September 2014

Cerita Kopdar; Miss U dan K Mugniar

Bismillah...

22 Januari 2013..

Saat itu di Makassar sedang berlangsungnya pemilu gubernur sulsel. Kondisi hari itu terbilang cukup membingungkan, pagi hari hujan turun dengan sangat deras disertai angin kencang yang bahkan membuat tenda tempat pemilu di wilayahku rubuh. Pagi itu saya melewatinya dan lewat di samping kabel-kabel yang ikut rubuh. Tapi pemilu hari itu tetap berjalan lancar walaupun gerimis masi tetap turun. Ya, hari itu memang sedang pemilu, tapi saya punya agenda lain yang cukup penting juga.

Sehari sebelumnya seseorang yang namanya kukenal di dunia maya itu menghubungiku. Seseorang yang sama sukanya dengan kucing sepertiku. Miss U, sapaan blogger untuk Suchi Ramdhani seorang blogger samarinda yang asalnya dari Sulsel. Saya bertemu dengannya di dunia maya saat saya mulai aktif menulis di blog dua tahun lalu. Nah, ternyata pekan itu ia berada di Makassar. Wah tak ayal kami pun berjanji bertemu di tanggal 22 ini. Saya berjanji bertemu dengannya pukul 1 di Rappocini, wilayah rumah Kak Mugniar. Kami juga berencana akan bertemu dengan Kak Mugniar yang merupakan salah seorang blogger yang tinggal di Makassar juga.

Pukul 1 saat itu saya sudah siap akan bertemu dengan mereka berdua. Saya mematut diri di kaca dan memastikan penampilanku saat itu sudah cukup meyakinkan fufufu. Setelah bersiap ternyata ada hal lain yang mesti kukerjakan terlebih dulu, jadinya pertemuanku dengan miss u jadi sedikit terlambat. Kuajak sepupuku untuk mengantarku ke jl.landak dulu sebelum ke rappocini untuk mengambil sesuatu.

Setelah urusanku selesai, tak tanggung-tanggung sepupuku tancap gas menuju rappocini. Sekitar setengah dua baru saya sampai di hadapan Miss U yang menungguku di area tempat janjian kami. Hampir saja Miss U meninggalkan diriku karena telat hehehe. Pertama bertemu rasanya seperti pernah ketemu deh hahaha familiar gitu. Tapi yang pastinya saya langsung bisa akrab dengannya. Oke, kami pun beriringan menuju tempat K Niar, sapaan akrabku pada K Mugniar, dan kami pun tiba setelah menelpon beliau langsung. Soalnya kami sudah sedikit kesasar dan salah masuk lorong.

Kesan pertama bertemu dengan K Niar adalah pangling. Eh pangling itu kan kalo sudah bertemu dan bertemu kembali dengan perubahan yang jauh. Ummm mungkin lebih tepatnya di luar ekspetasiku selama ini. Beliau terlihat lebih diam dan kalem daripada tulisannya hehehe. Awalnya agak canggung bertemu dengannya tapi setelah mulai bercerita sana-sini maka terbukalah rantai canggung itu. Kami bertiga bergantian bersahut-sahutan membicarakan aktivitas-aktivitas dunia maya kami ataupun tentang teman-teman dunia maya lain yang kami kenal. Memang ya, mau di dunia maya ataupun nyata ya pertemanan itu tetap pertemanan. Akan makin nyata bila dipertemukan.

Di menit lainnya ada bagian saat saya bertemu dengan Athifah, si anak lucu dan manis yang sangat ingin kutemui berkat tulisan-tulisan K Niar mengenai ia di blog. Finally, i met her. Ya, ia sungguh lucu walaupun saat itu ia tidak menunjukkan kepandaiannya berbicara di hadapanku dan juga Miss U, tapi mata dan senyumnya cukup mewakili keceriaan yang selalu ditunjukkan ibunya melalui blog. Hehehe saya yakin saat itu ia sedang malu bertemu dengan kami.

Saya agak lupa saya dan Miss U berada di sana berapa lama tapi yang pastinya di sana nyaman hehehe apalagi dengan keramahan ekstra tidak hanya dari K Niar tapi dari suami dan ibu K Niar juga. Mantap. Setelah berbincang cukup lama kami pun harus pulang. Senang sekali hari itu saya bertemu dengan mereka berdua, kapan-kapan kita bertemu lagi yaaa.


Hima Rain

Selasa, 05 Agustus 2014

Dulu Tentang Skripsi ~2 Years Ago

Bismillah...

Tepat 2 tahun, 7 Agustus saat itu alhamdulillah kado terbaik saat masaku di Universitas ~Ujian Skripsi. Akan kuceritakan lagi hari ini saat-saat itu. Ujian skripsi waktu itu terbilang cukup mendebarkan tapi aku tetap memulai pagi itu dengan sikap percaya diri yang sungguh tinggi. Ada benang-benang penguat yang mengikat daya dan ikhtiarku untuk tetap maju dengan sikap tenang dan senang. Lagipula pagi itu ada kado tak diduga yang menyenangkan.

Sampai di kampus seperti biasa aku selalu terburu-buru padahal saat itu sungguh aku benar-benar tidak telat. Tapi entah mungkin kebiasaanku telat masuk kelas sepertinya mengubah cara berjalanku saat berada di kampus. Cara berjalan ala mahasiswa telat, cepat dan seolah ada yang memburu. Oke pagi itu aku berdandan ala SPG baru yang mau masuk kerja, setelan hitam putih. Aku yakin pagi itu wajahku cukup bersinar walaupun tidak memakai bedak. Kemeja, rok, dan jilbabku sungguh licin karena kusetrika dengan serius semalam. Sepatuku walaupun tidak hitam benar tapi cukup cantik aku melihatnya di kakiku saat itu. Hahaha pengaruh skripsi. Dengan menjinjing seperangkat alat skripsi dan beberapa kantong jajanan akupun melangkah menuju kantor jurusan.



Etapi sebelum masuk ke sana aku singgah ke mobil teman dulu buat mengatur jajanan yang kubawa tadi. Iya itu untuk diberikan ke penguji kami. Saat itu kan sedang bulan puasa jadi tidak mungkin ada acara makan-makan jadi kami membungkusnya buat mereka, selain itu tak lupa karya Airin kumasukkan ke dalamnya. Well setelah selesai aku, Ria (si teman tadi) dan seorang teman lagi bersama kami membawa kantong-kantongan itu walaupun aku cuma membawa dua hehe. 


Hum lanjut yuk... Memasuki ruang ujian rasanya kegugupanku muncul kembali. Walaupun sengaja wajahku tetap berekspresi tidak terjadi apa-apa tapi hatiku cenat-cenut ~tiap ada kamu~ eh bukan fiuhhh sungguh ujian skripsi itu rasanya seperti seorang diri menghadapi guru killer di ruang BK. Eh. ummm... Oke kalo yang itu memang mengerikan. Umm sedikit kurang dari itulah hehe. 



Oke, saat itu aku nervous dan mulai menunjukkan gejalanya sejak aku menginjak ruang ujian. Tanganku tidak basah dan aku tidak berkeringat tapi jantungku terus berdetak kencang. Aku keluar dari ruangan itu dan mencoba berkeliling untuk menenangkan diri. Aku celingak-celinguk di koridor memperhatikan semoga tidak ada sosok lain yang melihatku tapi apalah daya tetap ada cleaning service saat itu dan olahraga kecilku pun batal. Aku mengarahkan kaki turun dan menuju musholla, tempat yang paling tepat untuk menenangkan diri dan mengadu. 

15 menit setelahnya aku sudah berada di hadapan penguji pertama. Beliau adalah dosenku sendiri, beliau sangat ramah dan baik kesehariannya namun pada saat itu beliau sungguh terlihat berbeda. Menjadi penguji ternyata otomatis akan mengubah aura seseorang, menjadi jauh lebih tegas. Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii. Sekiranya 20 menitku menjadi sangat mudah untukku. Lidahku dengan aktif menjelaskan detil tiap kata tiap penjelasan pertanyaan inti hasil lembaran-lembaran skripsiku. Alhamdulillah kesenangan tiada tara. Pengujiku yang kedua sedikit terlambat tapi tak mengapa euforia di hatiku masih tidak redup untuk menjalani ujian kedua dari penguji kedua ini. Pertanyaan-pertanyaan beliau aku menjawabnya dengan penuh keyakinan dan mata berbinar-binar. Menit-menit setelahnya pun lewat dengan indah. Sungguh besar kekuatan doa dan keyakinan.

Ujian hari itu berhasil. Fantastis. Tidak menyangka berbulan-bulan menyelesaikan 80 halaman skripsi itu terbayar hari itu. 


Awan kecil aneh 
Tertiup angin membuatnya berarak cepat
Ia tak liat awan lain ingin menangkapnya
tapi tak sempat angin mendahuluinya



Hari itu awan senang menari dengan awan lain
Langit pun membiru sebiru-birunya
Memutihkan awan seputih-putihnya
Omoshiroi....

Hima Rain