TUTORIAL

Rabu, 27 Maret 2013

Suki.. Suki Jyanai...Suki...

Bismillah...

won't.....will...won't...will
suki...sui jyanai..suki..suki jyanai...
Kemarin menonton serial himitsu no hanazono dan saya temukan beberapa adegan ini. Cukup lucu juga mengingat caranya menentukan pilihan atau mencari tau perasaan seseorang dengan cara memetik kelopak bunga itu. Kasian si bunga. Nah, kalo kelopak terakhir tidak sesuai keinginanannya malah ditinggakan ckck.




Hima Rain

Sabtu, 23 Maret 2013

Ibuk,

Bismillah...
Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat. -Ibuk- 
Novel Ibuk yang kubeli sejak 12 Februari 2013 lalu telah habis kubaca tadi. Saya ingat sewaktu di gramedia dan memilah-milah dan menimbang dan kupilih buku ini. Awalnya sempat ragu apa buku ini bakal bagus atau tidak. Dan hari ini terjawab. Buku ini sangat bagus sekali. Inspiratif. Sejak sebulan lalu buku ini tiap malam tidur di sisi bantal menemaniku atau berada di tasku saat bepergian ke tamalanrea atau daerah setelahnya. Naik pete-pete ke tempat jauh adalah saat tepat untuk membaca. Saat ke maros pekan lalu, saya membawa serta pula buku ini. Remaja perempuan yang duduk di hadapanku seperti terus melihat ke arah buku ini, mungkin saja dia ingin baca juga. Kuajak temanku bicara dan kuperlihatkan sampul kepadanya dan (sengaja) kepada ia juga hehe..

Awalnya kubaca bab-bab awal di rumah dan setelah itu jarang lagi karena mengurus bisnis, intensnya pun akhir-akhir ini kucicil membaca buku ini kalo dalam perjalanan. Sewaktu menuju Sudiang untuk selanjutnya ke Maros saya menghabiskan hampir 6 bab di dalam pete-pete. Saat melanjutkan perjalanan ke maros yang panjang menghabiskan waktu 2 jam saya malah cuma sempat membaca bab-bab saat Isa masuk SMA dan Bayek disunat (tokoh dalam novel ini). Hanya dua bab. 

Novel ini tiap babnya singkat. Membacanya pun nyaman dan kesannya tidak terburu-buru. Tapi walaupun tiap bab hanya beberapa halaman, yang mau disampaikan si penulis sampai kok. Pesannya sangat sampai hingga di akhir-akhir bab membuat emosi naik turun. Senang kemudian menjadi sangat sedih. Hiks...

Cerita perjuangan Ibuk dan Bapak yang sangat detil. Awal bab saat mereka kedua bertemu hingga menjalin kasih hingga akhir hayat bapak mengalir di otakku dengan sangat tenang. Tiap kata yang ditulis Iwan sangat detil, tentang Ibuk yang mengatur urusan anak dan rumah serta perjuangan Bapak si pengemudi angkot yang berkeliling dengan angkot selama 40 tahun demi membahagiakan anak dan keluarga.


Menyentuh membaca kisah ini, ada beberapa bagian yang mengingatkan masa kecilku. Bayek betul-betul mampu membahagiakan keluarganya. Anak laki-laki satu-satunya dalam keluarganya itu mewujudkan mimpinya satu-persatu dalam bab novel itu. Kapan saya akan seperti itu juga? 

Terima kasih telah menulis buku itu. Motivasi untuk berjuang lebih keras dan sukses dengan rasa bahagia makin menjalariku. Satu pesan dalam novel ini, ikhtiar dan doa adalah satu kesatuan yang komplit menuju kesuksesan. Hum, buku ini bagus dibaca untuk anak-anak yang sedang berjuang di sekolah. Belajar yang rajin ya, semuanya akan dituai olehmu bahkan orang lain pun akan mendapat hasilnya juga. 


Hima Rain

Senin, 18 Maret 2013

Cat's Giveaway

Bismillah...

Alhamdulillah, giveaway lagi kali ini setelah open order. Sudah bulan maret ya, Airin Handicrabby buka lagi setelah tutup sebulan. Pasti ada yang heran kok Airin ini buka tutup ya. Hehe beginilah bulan lalu banyak urusan yang mesti diselesaikan yang bersangkutan dengan airin sendiri.

Kali ini bagi-bagi hadiahnya untuk teman-teman blogger, membuat postingan dengan mengangkat tema Cat's Emotions mirip gambar di bawah ini kali yaa, understanding your cat's emotions... Batas Giveaway, tanggal 7 April 2013. Jya, saya tunggu ekspresi kucing-kucing imut kalian....miauw

Info lebih lanjut klik link berikut.... Giveaway Maret Airin Handicrabby: Cat's Giveaway



untuk blogger indonesia dan beralamat di indonesia
Hima Rain

Minggu, 17 Maret 2013

DINAMIS: Dialog Nasional Mahasiswa Muslimah



HADIRILAH !!!
DIALOG NASIONAL MAHASISWA MUSLIMAH ..
Tema "Pemuda dalam Arus Hegemoni MEDIA MASSA"

Menghadirkan :
Dra. Hernani Sirikit, MA (Sirikit Syah): seorang praktisi Media Nasional & Internasional, Jurnalis Senior, Penulis & Dosen Komunikasi Internasional Stikosa-Almamater Wawasan Surabaya.

Seniwati Muin, S.Si, Apt: seorang da'iyah, Muballighat, Trainer, Direktur Apotek Wahdah Farma Makassar.

InsyaAllah, akan terlaksana pada :
Tanggal : 29 MARET 2013 M / 17 JUMADIL 'ULA 1434 H
Pukul : 08.00 - 12.00 WITA
Tempat : BARUGA AP. PETTARANI UNIV.HASANUDDIN MAKASSAR

HTM : Rp 30.000,- diskon :
1-14 MARET, DISKON Rp 10.000,-
15-28 MARET, DISKON Rp 5.000,-

Fasilitas : SERTIFIKAT, PIN, BULETIN SYI'AR, SNACK
'N dapatkan DOORPRIZE menarik !!!!

SAKSIKAN !!!
LAUNCHING :
* Komunitas Cinta Menulis
* Komunitas Pencinta Al-Qur'an

Pengumuman Pemenang MUSLIMAH COMPETITION :
* Lomba Menulis Essay
* Lomba Menulis Syair Pemuda
* Lomba Karya Tulis Ilmiah
* Lomba Hifdzul Qur'an..

DAFTARKAN DIRI ANDA.. SEGERA ..

Ketik DAFTAR_NAMA_UNIV./UMUM_NO.HP
CP. 0823 4363 4533
0896 3114 1825
089 7552 1941

MARI MENJADI SAKSI DALAM MEWUJUDKAN MEDIA YANG LEBIH ISLAMI... ALLAHU AKBAR !!!

DON'T MISS IT !!!
SEMANGAT ...

KUNJUNGI BLOG :
forummuslimahdakwahkampus.blogspot.com

like Muslimah Care To Nation



Hima Rain

Rabu, 13 Maret 2013

Ayunan dan Gelas Tersenyum

Bismillah...

Saya masi ingat waktu itu saya dinaikkan di ayunan itu. Tak lama muncul seorang wanita separuh baya berpakaian putih-putih menghampiri ayunan yang kunaiki dan kemudian memutar-mutar benda-benda kuning keemasan yang tergantung pada besi panjang dengan warna senada. Baru saat umur 6 tahun saat masuk SD baru saya tahu itu benda apa. 

Mungkin hampir 20 tahun yang lalu momen saat saya naik ayunan itu. Hum ayunan yang bikin nyaman sekaligus deg-degan. Nyaman karena mirip dengan ayunanku di rumah. Deg-degan karena saya takut setelah itu akan disuntik. Saya makin curiga ketika namaku dipanggil. Seorang wanita yang juga separuh baya lain yang sedari tadi menulis sembari memperbaiki letak gagang kacamatanya itu memanggilku dan menuliskan sesuatu di kartu dan menyodorkannya pada mamaku. 

Kami pun disuruh masuk ke ruangan yang ditunjukkannya. Saya makin deg-degan. Ada ibu-ibu lain yang pula berkacamata di ruangan itu. Mamaku dengan sigap menyapa beliau dan kemudian ibu itu menyodorkan sebuah gelas dan tersenyum padaku. Kuliat gelas itu dan tersenyum saat melihat isinya. Kami pun pulang....

pic source

Hima Rain

Selasa, 12 Maret 2013

Hima the Explorer feat Uli n Niji (yenni no kenkon)

Bismillah...

Melelahkan, bertolak dari jalan sudirman makassar menuju maros. Perjalanan kuhabiskan kurang lebih 2 jam ditambah transit di depan patung ayam daya sembari menunggu teman jalan datang, uli. Hari ini sahabatku menikah. Senangnya jadi ratu sehari. Bertempat di perumahan tumalia maros kami pun bertandang.


Tiba pukul 12 lewat di perumahan ini dan dihujani hujan rintik-rintik yang kurang romantis. Saya pernah ke rumah yenni kalau tidak salah setahun atau dua tahun lalu jadinya agak sedikit lupa-lupa ingat. Dengan mengandalkan ingatan minim ini saya pun berusaha menebak, sama ketika mencari gerbang perum ini tadi. Teruuus belok kanan ada lapangan belok kiri pada belokan kedua dan kelihatan deh janur kuning.


Tiba di sana...
2 wanita berbatik dan berpayung dengan langkah malu-malu memasuki tempat nikahan. Eh..

Aw, saat masuk kami disuguhi mata-mata yang melihat kami berdua. Jadi pusat perhatian itu sesuatu. Apalagi saat menuju pelaminan, tiba-tiba tukang syutingnya menyorot kami, kami kan makin grogi. Setelah itu, kami turun dari pelaminan dan duduk sebentar melepas penat. Subhanallah nikmatnya air aqua dan sepotong kue bertopping meises. Makasih adek-adek pembawa kue tadi.

Lama selang waktu setelah itu kami masih dengan langkah malu-malu menuju tempat prasmanan daaaan makan. Tak lama setelah kami makan, muncullah kedua teman manis kami. Eni dan Kimi. Sayangnya saat melambai-lambai mereka berdua tidak melihatku dan uli. Mereka baru tersadar saat saya berbalik ke tempatnya duduk dan melihatnya lekat-lekat. 


Lama tak bertemu mereka terasa lain yah wajahnya haha. Kami pun berubah menjadi empat. Kalau ada satu lagi klop deh grup power rangers. Cukup lama juga menunggu niji-niji lain datang, banyak kue dan air yang habis dalam masa penantian. Kira-kira pukul 2 lewat barulah ada satu rombongan yang dipimpin lusie yang kemudian bersegera menuju pelaminan. Tapi masi ada grup separo kelompok satu beserta chita yang belum tiba. 

Pukul setengah 3 lewat...
Rombongan satu dan kemudian kimi n eni memutuskan pulang. Saya dan uli pun tanpa langkah malu-malu lagi memutuskan untuk beranjak pulang juga, kami pun tak menunggu rombongan kedua lagi..Gomen. Badan juga sudah sangat lelah dan mata pun mengantuk. 

Di perjalanan pulang sempat pula saya kutip papan ini..


Halaman ASRI TERATUR INDAH NYAMAN (wow saya suka saya suka)

Selain ini saya pun tak lupa mengutip langit indah di maros.. Untuk melihatnya bisa kamu klik ini. Setelah hujan, langitnya jadi cantik.

Hima Rain

Sabtu, 09 Maret 2013

Searching Orang di Dumay

Bismillah...

Hei mencari orang ternyata sungguh sulit, apalagi kalau mencarinya di dunia maya. Wah, ada apa ini? Kok bawa-bawa dunia maya segala memang kenapa dengan dunia nyata. Beginilah... sepertinya memang mencari orang di dunia maya lebih mudah lebih berkesempatan sepertinya. Di samping sekarang jejaring sosial sedang mengglobal banget kan ya, batas dunia menjadi lebih sempit dan terkesan tak ada batas saja. Nah, saya tidak perlu membuat selebaran yang difoto kopi banyak-banyak dan berkeliling kota hanya untuk menemukan orang ini.



Dua hari, untuk kesekian kalinya saya mencarinya di sudut kotak google ataupun jejaring sosial yang kutau. Teman lama yang sekiranya mungkin bakal saya dapatkan namanya di hasil pencarian. Tapi nihil. Saya pun berpikir ternyata masih ada juga orang yang jarang bersentuhan dengan dunia internet. Sedangkan saya? Kalau mungkin namaku diketikkan di google akan ada banyak hasil yang akan muncul bukan karena saya terkenal ya :p tetapi dikarenakan banyaknya info dan aktifitas yang kumasukkan sendiri di sana. 

Hum, apa bisa kudapat ya, sepertinya saya mesti lebih jeli lagi deh. Ada usul kawan-kawan tentang pencarian? Hehehehe


Hima Rain

Baghban, is about your parents

Bismillah...

Baghban, bertambah satu lagi film inspirasi baik menurutku. Saya suka film ini. Dibintangi oleh Amitabh Bachan sebagai Raj Malhotra seorang akuntan yang memiliki istri yang cantik, Pooja yang dibintangi Hema Malini yang juga cantik dan anak-anak yang telah sukses dengan kehidupannya masing-masing. Awal menonton film ini sebenarnya penasaran. Saya mau tau apa yang bagus dari film ini. Setting awal menampakkan laut dan dua orang ayah-anak sedang bergandengan tangan di tengah senja. Sembari narator mengucapkan kata-kata yang intinya tentang hubungan ayah-anak. 

gambar dari sini
Awal kemunculan Raj Malhotra bersama keluarganya kalau kubilang sangat bahagia, mereka terlihat seperti keluarga yang harmonis banget. Pekerjaannya sebagai akuntan dan kemampuannya yang membuat Raj Malhotra bangga karena telah membesarkan anak-anak yang sukses dan memiliki istri-istri yang cantik. Inti cerita ini dimulai saat Raj si ayah pensiun dari pekerjaannya dan kemudian Raj dan Pooja memutuskan untuk tinggal bersama anak-anaknya untuk mendapatkan cinta dan perhatian dari anak-anak mereka. 

Namun ternyata keempat anak mereka tidak menginginkan kedua orang tuanya karena menganggap orang tuanya beban sehingga mereka pun bersepakat akan merawat orang tuanya secara bergilir tiap 6 bulan sekali tetapi memisahkan Raj dan Pooja. Raj pun kemudian tinggal bersama keluarga Ajay dan Pooja tinggal bersama keluarga Sanjay. Selama mereka berdua tinggal di kedua rumah anak mereka tersebut mereka hanya mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari keluarga mereka. Di keluarga Ajay, si ayah dianggap beban dan hanya membawa masalah bagi mereka begitupun di keluarga Sanjay di mana si Ibu, Pooja tinggal. Kehidupan yang tidak adil yang Raj dapatkan setelah ia membesarkan anak-anaknya membuatnya ingin menuliskan semuanya itu pada sebuah tulisan atas saran dari seorang kawan di cafe yang sering ia kunjungi semenjak kepindahannya.

Singkat ceritanya mereka berdua memutuskan untuk meninggalkan rumah anak-anak kandung mereka dan saat di mumbai mereka bertemu dengan anak angkatnya, Alok. Ah iya saya belum menceritakan tentang Alok. Alok adalah anak angkat Raj dan Pooja yang ia besarkan hingga bisa sangat sukses dan belajar keluar negeri. Bersama Alok, kedua orang tuanya ini mendapatkan apa yang tidak ia dapatkan ketika bersama anak kandung mereka sendiri. Apalagi Alok memiliki istri yang sangat baik dan sopan. 

Di akhir cerita, tulisan yang sempat ditulis oleh Raj dibukukan oleh salah seorang kawan dan kemudian terjual dengan sangat cepat dan best seller. Keempat anaknya yang melihat kesuksesan ayah malah membuat mereka ingin meminta maaf tetapi niat mereka karena kedua orang tuanya sudah sukses dan ingin menikmati juga honor yang didapatkan ayahnya. Mereka pun kemudian berencana menemui ayah mereka. Ckck, betul-betul niat yang tidak tulus. Di acara review bukunya Raj menceritakan isi bukunya yang tidak lain adalah kisah-kisahnya bersama anak-anaknya yang tidak peduli pada orang tuanya. Keempat anaknya merasa bersalah dan berusaha meminta maaf namun, Raj dan Pooja tidak memaafkan keempat anaknya tersebut. Cerita diakhiri dengan sebuah tulisan indah, There is not end to love....

..........................o0o..........................

Itulah sinopsis singkat dariku tentang Baghban. Saya suka. Cerita ini bikin saya sadar dengan masa lalu-masa lalu saat pernah membuat orang tua kecewa dan sebagainya. Orang tua akan sangat bangga dengan prestasi anak dan masa depan bahagia anak, tapi apakah anak-anaknya nanti akan peduli dengan mereka saat tua nanti? Apakah di masa depan saya akan seperti anak-anak Raj yang mengabaikan keluarga karena sudah memiliki keluarga sendiri? Semoga tidak. Film ini diadaptasi dari film Make Way for Tomorrow yang berasal dari cerita novel best seller juga di Amerika (Info dari wikipedia).

Raj mengatakan, Saya bekerja menghasilkan uang dan menahan keinginan untuk memuaskan mimpi saya hanya untuk membesarkan dan menyekolahkan mereka. Sepatutnya sebagai anak kita selalu mengingat jasa kedua orang tua. Atas perlakuan merekalah anak bisa sukses dan bisa hidup dengan baik. Untuk sosok Alok yang sangat baik kepada kedua orang tua walaupun hanya anak angkat dan ia sangat mengingat semua hal yang diberikan orang tuanya saat dia masih kecil hingga sangat sukses. Itu pelajaran yang kudapat dari film ini. 

Bagaimana dengan kalian, ada yang sudah menonton film ini juga? 

Hima Rain