TUTORIAL

Tampilkan posting dengan label kontes blog. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label kontes blog. Tampilkan semua posting

Minggu, 17 November 2013

What I Have to Do, My Future Shop?

Bismillah...

Bicara tentang mimpi saya pasti ingat dengan lirik ini:

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya

Ya, liriknya kena banget bagi seorang yang punya mimpi. Bukan mimpi yang terjadi di alam bawah sadar ketika kita tidur, tetapi mimpi yang merupakan hal yang sangat kita inginkan di dunia ini. Saya punya banyak mimpi. Mimpi yang terkadang saking inginnya kuwujudkan jadi betul-betul terbawa mimpi di malam hari. 

Saya punya mimpi punya toko sederhana yang menjual segala hasil karya kerajinan tanganku. Apakah mimpiku itu kecil? Oh no, saya menganggap itu mimpi yang sangat besar. Sedari kecil saya memang tidak mengharapkan memiliki toko seperti itu. Tetapi seiring hobi berjalan saya makin cinta dengan craft. Sehingga dengan adanya toko itu saya bisa menyebarkan hasil kreasiku dan bisa juga menyebarkan ilmu craft juga sekalian. Saat ini mimpi itu mungkin belum bisa terwujud dengan cepat, tapi setidaknya sudah ada banyak hal yang saya lakukan untuk mewujudkannya.

1. Ud'uni astajib lakum. Selalu berdoa, doa adalah salah satu penyebab berhasilnya seseorang. Selalu berdoa kepada Allah dan mintalah segala apa yang kau inginkan niscaya Allah akan mengabulkan. Tapi ingat ya mintalah kepada Allah disertai dengan usaha. Usaha itu adalah salah satu pengantar keberhasilan, tapi dahuluilah dengan doa. Doa di kala lapang jauh lebih bermakna ketimbang doa di kala sempit. Itu adalah bentuk kesyukuran kita kepada Allah.

pic source
2. Membuat target pencapaian. Bila punya mimpi ada baiknya membuat terlebih dahulu target pencapaian. Target itu berupa waktu kapan mimpi itu terwujud atau bisa kita sebut deadline kali ya. Contohnya seperti ini, "Saya akan punya toko dalam waktu 1 tahun" misalnya. Ada baiknya lagi mimpi itu ditulis gede-gede di tembok sehingga kalian akan lebih sering melihat dan mengingatnya.

pic source
Deadline memang tidak hanya digunakan kalo ingin menyelesaikan sesuatu tetapi mimpi pun berhak diberi deadline. Apa sih gunanya? Banyaak dan ngaruh banget. Kita bakal lebih fokus meraihnya dan sangat menentukan hasilnya kelak. Tidak punya target waku akan membuatmu santai dan berleha-leha dalam meraih mimpi dan mimpi makin semakin jauh?! Padahal lirik di atas jelas menyebutkan "berlarilah tanpa lelah" itu mengindikasikan tidak ada kata berjalan santai dalam meraih mimpi #menurutku. Oke intinya saya dan kalian yang punya mimpi mesti membuat target waktu pencapaian. 

3. Punya toko online. Saat ini saya memiliki toko online, ini adalah salah satu pijakanku untuk memiliki toko offline. Tau kan kalo online itu berarti saya belum punya toko di tataran offline alias di dunia nyata. Saya memiliki 3 galeri di dunia maya. Toko-toko saya itu saya bentuk di tahun 2011, awal peluncuran usahaku. Apakah saya puas dengan ketiga toko online itu? Belum, tidak ada yang lebih baik ketimbang melihat aslinya di dunia nyata. Fufufu

Airin Handicrabby

4. Menabung. Eits ini nih cara yang paling sering digunakan orang untuk mewujudkannya dan saya pun juga menggunakannya. Menabung berapa lama untuk mewujudkannya? Fufufu hanya saya yang tahu.

pic source

5. Bikin stok karya banyak-banyak. Hei, sebelum punya toko harus punya isinya kaaan. Hehehe dan membuat stok adalah bagian penting terjadinya toko offlineku. Tiap hari berinovasi dan bertekad membuat 1 atau lebih karya baru setiap harinya. Bayangkan kalo diselaraskan dengan waktu target pencapaianku. Pasti akan banyak sekali karya-karya baruku di saat launching nanti yeaay.



6. Memantaskan diri. Selalu berupaya memantaskan diri untuk punya toko. Berusaha untuk terus bisa mengendalikan diri dan memiliki rasa bertanggung jawab terhadap sesuatu yang telah dibuat. Belajar, belajar, belajar, dan belajar lagi. Berani berbuat berani bertanggung jawab #eh.  

Yap, 6 hal yang mesti saya lakukan terus-menerus secara berkesinambungan untuk meraih mimpi punya toko. Yossssh gambarimasu Doakan saya yaaa teman-temaan. Itulah salah satu cerita singkat mengenai salah satu mimpi-mimpiku. Masih banyak mimpi lain yang belum kuceritakan, kalo kuceritakan pasti postingan ini akan sangat-sangat-sangat panjang. Jya, ijoo desu.

夢を実現して頑張れ~~


Hima Rain

Kamis, 14 November 2013

Aku, Aktifitasku, dan Acer Slim Aspire E1

Bismillah...




karena...


Saya punya 4 aktifitas yang mendominasi hariku saat ini.

Aktifitas Crafting
Setelah lulus kuliah saya mantap memutuskan untuk bekerja sebagai seorang crafter, pembuat kreasi kerajinan tangan. Saya senang browsing atau menjelajahi internet untuk mencari referensi ide untuk inovasi-inovasi kreasiku selanjutnya. blog-blog crafter jadi sasaranku untuk mencari ide. Sebagai pengusaha muda (hohoo) yang baru akan meniti karir pun, saya secara tidak langsung dituntut untuk mencari networking ke banyak orang dan banyak tempat melalui internet fufufu.

kreasiku niiiih~
Selain itu saya pun dituntut untuk selalu online karena statusku sebagai pemilik toko online. Saat ini saya hanya online menggunakan notebook. Ketiadaan smartphone jadi mendominasi aktifitas online via  notebookku saat ini. Kendala yang paling sering kutemui adalah notebookku menjadi sering cepat panas dan speednya menurun. Akibatnya saya sering keteteran dengan performa yang lambat itu. Akhir-akhir ini saya mereview salah satu notebook yang bisa mengatasi masalah 'panas' itu. Notebook seri Acer Slim Aspire E1 didesain memiliki sistem pendingin yang cukup memadai. Sehingga suhu kerja notebook bisa terjaga dengan lebih baik sehingga tidak cepat panas. ~~ Woaaa bahagiaa ~~

Seri Acer Slim Aspire E1 didukung oleh  performa prosesor Intel di dalamnya, mulai dari Intel® Celeron® dan Core™ i3. Setau saya kedua prosesor ini adalah prosesor low-end yang kinerja performanya bisa diacungi jempol. Cukup berkualitas dan handal untuk kerja basic computing, seperti membuka atau membuat dokumen, akses internet, dan sebagainya. Selain kinerja prosesor yang mantap, Acer Aspire E1 Slim series pun dijejali baterai yang berdaya tahan lama.

Daya tahan baterai yang tahan lama. Saya ambil contoh Acer Aspire E1-432, notebook ini disandingkan dengan baterai yang mampu bertahan lama. Senang kan dengarnya?! Senang dong, ia akan memudahkanku yang sering menyalakan notebook dalam jangka waktu lama ini sehingga tidak terlalu sering mencolokkan charger. Sebagai seorang crafter, banyak gambar-gambar referensi craft yang mesti saya cari atau jadikan ide untuk membuat kreasi baru lagi untuk usaha online shopku. Saya pun punya kebiasaan untuk membiarkan notebookku menyala pada saat mengerjakan kreasi, sebagai pekerja yang detil saya selalu memperhatikan gambar-gambar kreasi dari notebook untuk kubuat lagi. Daya tahan baterai akan memudahkan dan jauh memuat efisien aktifitas craftingku itu. 

Aktifitas Blogging dan Gaming
Selain membuat kreasi saya pun memiliki aktifitas lain yaitu ngeblog. Saya memiliki dua blog yang kuperuntukkan menuliskan keseharianku sebagai crafter dan terkadang sharing seputar hobiku ini. Di blog ini biasanya saya sering menuliskan tutorial cara membuat kreasi ataupun sekedar upload gambar-gambar kreasiku. Sedangkan di blog Airin Handicrabby saya akan menampilkan gambar-gambar kreasi yang khusus untuk dijual. 


Aktifitas ngeblogku ini akan sangat nyaman bila didukung oleh performa dan kinerja notebook Acer Aspire E1 Slim Series ini. Saya akan jauh lebih mudah mengotak-atik gambar kreasiku dengan performa Intel HD Graphics yang ditawarkan notebook ini. 

Performa HD Graphics ini pun mampu membuat saya yang hobi ngegame ini jauh lebih nyaman dan berjalan lancar. Seperti pula yang kupaparkan di paragraf sebelumnya, daya tahan baterainya ini mampu bertahan lama saat memainkan  game. Nah, komplit banget. ~~Ngeblog oke, ngegame pun tak kalah asyik!~~

Form 30 % lebih tipis. Notebook Acer seri E1 didesain dengan bentuk yang memang lebih tipis dari laptop umumnya. Inilah yang menjadi daya tarik paling nyata di awal perkenalanku dengan notebook acer. Acer Aspire E1-432 adalah salah satu keluaran notebook Acer Aspire E1 Slim Series. Slim series berarti notebook seri E1 ini didesain dengan ukuran yang 30 % lebih tipis daripada tipisnya notebook pada umumnya. Walaupun hanya kulihat lewat layar kaca, sangat jelas bentuk dari notebook ini meyakinkan tampilannya. Ukuran tipis, desain minimalis, dan juga masih memperlihatkan daya tarik yang elegan sangat cocok untuk wanita yang ingin tampil menarik.

Selain ingin tampil menarik dengannya, ia pun pasti akan membuatku lebih nyaman saat membawanya ikut serta. Ia dipastikan sangat ringan, jadi dijinjing atau dibawa dalam tas tak mengapa, dipeluk dengan tangan pun tak mengapa. Tangan tidak akan mudah lelah membawanya. Aktifitas ngeblog dan ngegameku di mana saja akan sangat memudahkanku dengan form tipis Acer ini.

Aktifitas Watching
Saya adalah alumni mahasiswa sastra Jepang yang telah menyelesaikan studi sepertiku ini dan memiliki pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan jurusanku dulu. Saya takut itu bisa membuatku lupa dengan bahasa jepangku hahahaha. Oleh karena itu, semenjak lulus saya pun mulai mengaktifkan diri mencari dan menonton film dan dorama-dorama Jepang. Saat ini koleksi sangat banyak sehingga notebookku saat ini sudah full loaded kayaknya hehehe. Notebook Acer Aspire E1-432 memiliki media penyimpanan harddisk SATA berukuran 500GB, sangat besar ya untuk menyimpan file-file filmku itu. Menonton film pun, acer bisa menampilkan kualitas gambar yang cerah dan lancar. 



Itulah alasan-alasanku ingin memiliki Notebook Acer Slim Apire E1. Apakah saya sudah layak?? Fufufufu
Karena saya butuh dan Acer Aspire Slim Series pun mampu memenuhi apa yang kubutuhkan dalam segala kerja digitalku. Segala hal yang kubutuhkan ada di dalam tubuh tipisnya itu dan boleh kubilang nyaris sempurna. Iya, kenapa nyaris karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah *smile. Namun sudah jelas notebook ini punya performa oke yang bisa kuceritakan dengan bangga kepada siapapun.


Hima Rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Rabu, 06 November 2013

Acer Aspire E1-432, Teman Bermain dan Belajar

Bismillah...

Keluargaku memiliki komputer pertama kami di tahun 2004, Bapak dan Ibu membelinya pada saat pameran komputer berlangsung tidak jauh dari rumah. Sejak memiliki komputer kami sang anak makin sering berhadapan dengan benda elektronik ini. TV pun makin jarang dinyalakan. Bermacam tugas di sekolah kami gunakan bersama komputer itu, tidak jarang pula kami bermain game bawaan microsoft dengan komputer itu. Seiring waktu komputer ini pun makin lama makin berkurang performanya, mungkin karena keseringan dipakai dan mengharuskan daya tinggi sehingga seringkali "latto listrik" atau lazimnya disebut mati listrik kerap kali terjadi. Kasian si komputer issh. 

Saya dan adikku paling sering main game menggunakan komputer itu jadi yah mungkin itu juga salah satu penyebabnya. Main game mobil-mobilan dan tembak-tembakan berpasangan menggunakan komputer memang enak tapi si komputer jadi cepat hang dan CPU pun panas. Kadang juga nih komputer tiba-tiba mati. Kasihan. Seiring waktu nih komputer jinjing makin bersinar dan lama-kelamaan makin bersinar di mata saya dan saudara-saudaraku. Dengan sedikit permintaan kami pun dibelikan notebook, orang tua setuju karena salah satu dari kami sudah akan memasuki bangku kuliah. Komputer yang dijinjing akhirnya jadi salah satu fasilitas baru kami untuk belajar dan membuat tugas. 

Memiliki notebook ternyata tidak jauh berbeda dari memiliki komputer. Kami bersaudara masih juga sering menggunakannya untuk bermain game berpasangan, apalagi kala itu muncul keluaran game race terbaru. Internet pun saat itu mulai kami kenal, berbagai macam game dari dunia maya pun kami download dan mainkan bersama, contohnya Kangaroo, Scrabble, dan Monopoli. Wow, adikku semakin seringa mendownload dan kami pun semakin sering memainkannya. Cukup lucu juga mengingat masa lalu itu. Seringnya digunakan itulah membuat notebook milik bersama ini jadi bernasib sama dengan komputer lama  kami itu. Kurang performanya dan menjadi semakin cepat panas (fenomena panas terulang kembali).

Sampai saat ini pun, kami bersaudara terkadang masi sering bermain game internet. Kakak yang umurnya setahun di atasku masi sering memainkan duel Tetris Game via fb, saya sendiri hobi memainkan game "Spot the Difference", adik perempuan yang lebih muda setahun dariku memainkan game virtual world "Ameba Pigg" dengan sangat intens (ini nih pemegang notebook keluarga terlama saat ini), dan si bungsu sendiri lebih senang pergi ke warnet hanya untuk main game Point Blank. 

halaman depan ameba pigg

Si adik yang suka bermain ameba pigg ini sudah cukup sebal dengan performa notebook kami yang cepat panas itu, apalagi baterainya pun sudah tidak kuat untuk memainkan game dengan lama (Padahal itu akibat perbuatannya yang nonstop pemakaian). Si adik memutuskan untuk membeli notebook baru yang tahan panas, ringan dibawa-bawa ke kampus, dan bisa bermain game dengan nyaman. Kucoba tawarkan produk terbaru Acer E1 Slim Series yaitu Acer Aspire E1-432. Notebook ini telah didukung performa Intel® Processor di dalamnya
Keunggulan utama dari notebook Aspire E1-432 ini adalah penggunaan prosesor Intel 4th Gen terbaru, atau lebih dikenal dengan kode nama Haswell. Acer mempersenjatai notebook ini dengan prosesor Intel® Dual Core Celeron® Processor 2955U yang memiliki dua buah inti (dual core) dan berjalan pada kecepatan 1.40 GHz.
Seperti yang kukutip di atas itu dari website Acer Indonesia, keunggulan dari notebook ini adalah Intel Processornya atau dengan kata lain inilah otak komputernya. Kenapa saya kemudian menawarkan notebook ini kepada adikku yah karena memang performa notebook ini untuk bermain game bisa sangat memuaskan untuknya. Intel 4th Gen tersebut sekarang terintegrasi Intel HD graphics terbaru. Sebenarnya saya sendiri kurang tau apa fungsi dari Intel HD GRaphics ini, tapi yang pastinya saat saya memainkan game terbaru di notebook lamaku dan game itu ternyata error, biasanya akan selalu muncul pesan new tab mengenai resolusi dari Intel HD graphics ini. Jadi kemungkinan ini berhubungan dengan screen notebook, resolusi, dan kinerja graphics . Hum, kalo Acer bisa memecahkan masalah tersebut dengan Intel HD graphics terbarunya itu, Insyaa Allah adikku bisa bermain game dengan nyaman. 



Satu lagi keunggulan menariknya nih yaitu daya tahan baterainya. Mantap, dalam 3-4 jam bisa  nonstop bermain game menggunakan notebook Acer Aspire E1-432 ini. Oke, itu keunggulan dari sisi "bermain". Dari sisi "belajar", adik saya ini sebenarnya sudah menginjak semester akhir dan sedang proses mengerjakan tugas akhir. Keunggulan-keunggulan Acer E1 ini akan membuatnya jauh lebih menyenangkan dan tersenyum lebar. Dari daya tahan baterai pun akan sangat bertahan jauh lebih lama daripada saat memainkan game. Aktifitas di kampusnya yang mobile itu bisa membuat dia jauh lebih fleksibel menggunakan Acer si tipis itu tanpa terlalu sering mencolokkan charger ke mana-mana. Tipis dan ringan serta ia pun bisa tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya. Wow, keunggulan yang bersinar sekali di mata mahasiswa seperti dia. Harganya pun murah apalagi untuk kantong mahasiswa sepertinya. "Doakan adikku bisa membelinya ya kawan-kawan".

Nah, seperti itulah kisah pendek mengenai bermain game di tengah keluargaku khususnya saya dan saudaraku. Kami memang hobi memainkan game via notebook. Daya tarik game saat ini pun makin meninggi saja tapi ada baiknya aktifitas tersebut bisa diimbangi dengan hal-hal yang jauh lebih positif dan belajar adalah salah satunya, apalagi menggunakan notebook keren berkualitas tinggi itu fufufufu.. Happy ngegame and always be positive yaa!


Hima Rain
sumber gambar: 
http://www.acerid.com/
crop dari website ameba pigg by hima rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Kamis, 31 Oktober 2013

Acer Aspire E1-432, Mendukung Penampilan Kerenmu!

Bismillah...

Ada seorang dosenku  yang pernah mengajar beberapa semester pada kelas mata kuliah wajibku. Dosen wanita yang berpenampilan sederhana ini selalu terlihat kakkoi (red; keren) di mataku, dan ternyata hal ini juga diiyakan dengan pendapat teman-teman kelasku yang lainnya. Dosen ini berpenampilan sederhana dengan sebuah kacamata berframe bulat mini yang selalu bertengger di depan matanya. Saya selalu suka melihatnya, memang sih pada dasarnya dia itu smart banget, terbukti dari caranya membawakan materi dan segala contoh-contoh yang ia bawakan itu menarik, apalagi disajikan penyajian presentasi slide dari notebook yang selalu dibawanya itu. Dan saat itu saya pun mulai sadar dengan apa yang membuatnya lebih keren. Notebook tipis yang selalu digunakan dan dibawa-bawanya saat mengajar itu. 

Itu adalah salah satu contoh kecil dariku bahwa betapa kerennya pengguna notebook yang menggunakan notebook tipis. Memang menggunakan notebook yang ringan, mudah dibawa-bawa dan memiliki fitur yang lengkap dan OS yang keren itu idaman setiap user notebook. Semester 1 di tahun 2007 dulu, saya memiliki notebook yang cukup tebal dan berat yang harus saya bawa di kala presentasi materi kuliah per kelompok. Di dalam laptop itu saya menyimpan semua materi kuliah dan materi non kuliah yang sekiranya berguna untuk presentasiku. Jadilah kubawa notebook nan berat itu ke kampus. Saya masi ingat betapa lelahnya pundakku seharian membawa-bawa ransel berisi laptop yang berat itu. Subhanallah dan sejak saat itu saya bertekad untuk memiliki notebook yang tipis dan ringan dan mudah kubawa ke mana-mana.

Saya cukup terpukau dengan review notebook salah satu seri notebook Acer E1 slim series yang berdesain tipis itu. Ketebalannya 30 % lebih tipis daripada ukuran notebook umumnya.  User jauh bisa mendapatkan kenyamanan dan kepraktisan yang menyenangkan serta kesehatan tubuh yang maksimal. Ingat paragraf di atas tentang betapa lelahnya membawa notebook yang berat??!

Dengan adanya Acer E11 Slim Series ini user yang tidak mampu membawa berat-berat dan tetap ingin tampil maksimal serta nyaman sebaiknya menggunakan notebook keluaran terbaru Acer ini.
Acer Aspire E1-432 ini memiliki monitor LED yang berukuran 14 inch dengan resolusi sebesar 1366x768 pixel. Dengan ukuran dan resolusi seperti itu kebutuhan penggunaan multimedia, office basic, serta jelajah internet sudah cukup meyakinkan. 


Ya, berinternet ria! Saya senang saat mengetahui kalau fitur-fitur yang menyertainya bisa membuat user online (salah satunya saya) bisa tersenyum lebar. Seri Acer E1 Slim Series ini bisa membuatmu berinternet di mana saja dengan mudah menggunakan jaringan Wi-Fi 802.11 b/g/n. Di saat modem tidak bisa digunakan karena satu dan lain hal, wifi notebook ini sangat berguna. Dengan konektifitas seperti itu aktifitas internetmu jadi bisa lebih maksimal, contohnya ngeblog pun bisa jadi lebih intens. Praktis kan?!

Nah, untuk memaksimalkan berinternet pun butuh fitur yang disediakan Acer berikut, konektor USB port 3.0 yang super cepat itu, jadi transfer data bisa sangat cepat dong. Tidak lupa pula slot SD/MMC card bagi pengguna kamera yang ingin mentransfer file fotonya untuk keperluaan internet seperti media social ataupun sharing foto via blog dan lainnya. Wah, online blogshop saya bisa makin keren nih dengan Acer Aspire E1-432 ini fufufu. Praktis kan?!

Bagi yang sangat menyukai sharing foto dan berbagi keeksisan serta bersilaturrahim di dunia maya Acer menyediakan fasilitasnya. Webcam HD yang berguna untuk kamu bisa berfoto-foto menggunakan notebookmu, video call, webcam, dan juga streamng. Bagaimana? keren dan praktis bukaaaan?!!

Nah, cukup banyak kan keuntungan yang diimiliki kalau memiliki notebook ini. Kamu yang suka online baik mobile ataupun tidak pasti mupeng bukan?! Desain tipisnya bisa bikin kamu nyaman dan praktis saat dibawa ke mana-mana. Fitur-fitur yang disajikan Acer Aspire E1-432 ini juga bisa memanjakanmu tapi tetap masi bisa membuatmu makin mandiri dalam berinternet ria. 
Kemampuan memaksimalkan fasilitas dan mampu menilai mana yang membuat kita nyaman menggunakannya itulah yang akan membuat tampilanmu lebih keren. 

Hima Rain
sumber gambar: 
http://www.acerid.com/
drawing by hima rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Kamis, 24 Oktober 2013

Kemudahan Manis Wanita Masa Kini, Si Tipis Acer Aspire E1-432

Bismillah...

Kuperhatikan seksama dari tahun ke tahun notebook semakin hari semakin keren saja. Di tivi-tivi saya biasanya hanya menonton iklan notebook yang keren-keren dengan spesifikasi, bentuk dan elegan yang fantastis itu. Sebut saja merek ini dan merek itu hehehehe.


Oke, kita coba mengkaji notebook secara santai dan singkat. Notebook adalah komputer yang didesain portable, dimaksudkan untuk memudahkan dan bisa dibawa-bawa. Biasanya ya pengguna notebook ini adalah orang dengan pekerjaan yang dituntut bermobilitas tinggi. Umumnya sih pegawai perusahaan, pemilik usaha online (seperti saya fufufu), penjual pulsa, kasir, pelajar, dosen, bapak dan ibu guru, dan lain-lainnya. Pada kategori lain-lain ini saya coba masukan wanita muda dan ibu-ibu rumah tangga. Hei jangan salah kedua jenis manusia ini dan apalagi saat ini cukup punya andil pada jumlah fantastis pengguna internet dunia.
Pengguna internet global, menurut International Telecommunication Union (ITU) mencapai angka 2, 421 miliar pada 2011 dari 2, 044 miliar pada tahun sebelumnya.
Wah, saya nggak main-main dengan pernyataan ini. Zaman sekarang zaman dunia digital sist n bro. Apa-apa membutuhkan internet. Wanita muda seperti aku ataupun ibu-ibu yang kukenal nih biasanya mencari informasi-informasi umum seputar kesehatan, makanan, pakaian, buku-buku, dan bahkan berita gosip sekalipun. Dan semua itu bisa didapat secara gampang sekarang melalui internet. Itulah kekuatan dunia maya.

Nah, sekarang coba kita kembali ke bahasan tentang notebook. Kita coba hubungkan penggunaan wanita dan ibu-ibu terhadap internet dan fasilitas yang mereka gunakan. Wanita itu apalagi kalo sudah menjadi seorang istri dan ibu ya, dituntut untuk selalu lincah dan fleksibel. Kalian tahu kan ibu-ibu itu membutuhkan perangkat yang bisa memudahkan dan membuat mereka tetap produktif dengan profesi mereka sekarang sebagai seorang istri dan seorang ibu tanpa mengesampingkan keeksisan mereka di dunia maya juga. Profesi mulianya itu terkadang membuat mereka harus selalu mampu membawa diri dan juga menempatkannya pada posisi praktis. Nah, penggunaan internet mereka pun sama.

Saya mencoba menilik dari beberapa teman-teman yang sudah merit dan punya anak, mereka menggunakan internet di sela-sela atau setelah pekerjaan mulia mereka telah selesai. Apalagi untuk ibu-ibu yang merangkap sebagai seorang pekerja. Notebook yang memiliki desain ringan dan mudah dibawa-bawa itulah yang mereka butuhkan. Namun notebook pada umumnya didesain dengan memprioritaskan kekuatan dibanding kenyamanan. Maka dari itu makin terampillah produsen-produsen membuat dan memodifikasi notebook. Muncullah salah satu produk berikut.

Produk keluaran terbaru Acer ini yaitu Acer Aspire E1-432. Dengan desain 30% lebih tipis dari ukuran notebook pada umumnya dan desain yang cukup elegan dan menarik ini memiliki fitur yang bisa memanjakan penggunanya, terutama untuk wanita mandiri dan lincah.

Aspire E1-432 merupakan jawaban Acer bagi spAcer yang memerlukan fungsi esensial sebuah notebook, tanpa mengorbankan ukuran form factor/dimensi. Bentuknya yang 30% lebih tipis dibanding notebook konvensional, menjadikannya tetap bersahabat untuk para pengguna dengan mobilitas tinggi.
Setuju dong dengan statement acer di atas, apalagi spesifikasi unggulan dari produk Acer E1 ini adalah daya tahan baterai yang sangat cocok untuk pengguna yang sering bepergian dan  bergerak kemana-mana tanpa harus mengkhawatirkan di mana harus men-charge.

langsing yaa fufufu
Satu lagi yang membuatku terkesan, desain tipis dan ringan itu mirip dengan netbook yang kecil dan mudah dibawa-bawa itu. Nah itulah letak keunggulan Acer Aspire E1 ini. Walaupun notebook ini tipis, modifikatornya tidak mengesampingkan fitur yang biasanya diabaikan oleh produsen notebook tipis, yaitu optical drive atau biasa kita sebut DVD RW. Selain itu yang paling mengesankan dan membuat ibu-ibu tersenyum lebar adalah Acer membanderol produk terbaru ini dengan harga yang cukup terjangkau, di bawah 5 juta rupiah. Bagaimana? Senang bukan mendengar harganya terjangkau tapi punya spesifikasi yang keren. Itulah okenya Acer! 
Notebook bagi seorang wanita itu mesti tampil keren dan elegan oleh pemakainya. Apalagi kalau tipis dan mudah dibawa pasti jauh lebih elegan. Selain itu fitur-fitur komputing di dalamnya juga mesti memadai. Dengan performa seperti itu, notebook menjadi teman kerja yang apik dan nyaman.        
Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Hima Rain

sumber gambar: 
drawing by hima rain

Minggu, 23 Juni 2013

Membeli Kotowaza Jiten di Kinokuniya

Bismillah...

Penghujung 2011 saya proposal skripsi dan diharuskan memiliki sebuah buku utama penunjang skripsi. Buku penunjang itu adalah buku kumpulan peribahasa Jepang atau kamus peribahasa Jepan. Mencari literatur berbahasa Jepang di Makassar cukup sulit, ada kudapat sih tapi gitulah buku lama dan isinya tidak terlalu komplit. Cara terakhir saya browsing di internet dan akhirnya dapat di amazon.com. 

Situs ini berbasis di amerika dan kalau saya harus membeli via amazon.com agak cukup sulit karena terbatas di cara transaksi dan pasti ongkirnya mahal. Sistem payment menggunakan kartu kredit yang saya tahu, dan saya tidak punya itu. Amazon.com pun kuabaikan dan kemudian berhari-hari browsing di tempat lain. Finally dapat info dari teman-teman kalau kinokuniya mungkin bisa membantu.

Kinokuniya adalah salah satu toko berbasis offline dan online yang punya cabang di Indonesia tepatnya di Jakarta. Salah satu toko yang menjual koleksi literatur berbahasa Jepang di Indonesia yang cukup lengkap. Pertama kali mengetahui toko ini dari teman sejurusan dan mereka hanya memberi info kontak nomor telepon, menurutku itu sedikit ribet karena kita harus menjelaskan buku yang kita inginkan via operator telepon. Membeli buku itu lebih baik melihat setidaknya melihat gambar sampul dari layar kaca. Jadi saya memilih melihat langsung via internet. 

Nah, kemudian sekali lagi saya browsing dan menemukan situs kinokuniya.com. Tapi ternyata pengelola situs ini berada di Jepang bukan Indonesia, nah di sini saya mulai ribet. Kukira pusat toko ini di Jepang nun jauh di sana. Saya pun mencari lagi dan menemukan situs kinokuniya yang di Indonesia, http://kinokuniyajkt.wordpress.com/. Situs ini kurasa kurang komplit karena tidak disertai daftar judul buku yang memadai, apalagi domainnya menggunakan wordpress. Awalnya saya meragukan lo hehehe. Khususnya di section Japanese Book saya merasa  kurang bisa mandiri karena sesuai instruksi di sini kami dianjurkan untuk mengirim email ke Japanese Book Departement menanyakan buku yang saya inginkan. Saya tidak bisa menemukan daftar buku-buku Jepang langsung. Padahal saya lebih suka melihat sampul buku sendiri, melihat review buku itu dan lain-lain dari daftar. Rasanya lebih puas gitu. Tapi tidak apa-apa setidaknya bisa via email.

Awalnya menanyakan stok buku titipan teman dan kamus peribahasa. Sehari kemudian saya pun mendapat balasan mengenai beberapa judul kamus peribahasa. Tapi kesemua judul yang mereka tawarkan saya rasa kurang lengkap isinya. Saya pun menanyakan stok buku yang kutemukan di amazon.com tadi. Mereka  membalas email saya sehari kemudian dengan jawaban tidak memiliki judul tersebut. Namun yang baiknya mereka menawarkan untuk mencarikan buku itu. Saya terharu dan tidak segan-segan menerima pertolongan itu. Alhamdulillah diberi jalan. 

Sekitar tiga hari baru saya mendapatkan kepastian adanya buku tersebut dan alhamdulillah dengan ongkos kirim dalam negeri. Kukira awalnya saya akan dibebankan ongkos kirim lebih mahal, ternyata tidak ^^. Saya pun mentransfer sejumlah uang dp sembari menunggu kamus pesanan saya tiba di pihak mereka. Setelah tiba barulah mereka mengirimkannya ke alamat saya. Alhamdulillah perjuangan  tidak sia-sia. Buku itu tiba di tangan saya tiga hari kemudian.


Kira-kira itulah uraianku yang cukup panjang saat membeli buku berbahasa jepang via kinokuniya. Itu kali pertama saya beli buku via online. Saya merasa cukup ribet juga tapi hasilnya memuaskan. Kesimpulan dari cerita ini, mencari buku literatur Jepang di internet cukup sulit juga. Intinya jika ingin mencari literatur Jepang....

  • Saya menganjurkan  untuk mengikuti cara saya di atas yaitu membeli via kinokuniya karena costumer servicenya lumayan fast response dan tidak segan-segan membantu. 
  • Saat membeli buku di kinokuniya sebaiknya mencari judul buku terlebih dahulu jadi pihak costumer service bisa lebih mudah temukan buku yang kita mau. Karena di situsnya kita tidak akan mendapatkan link daftar buku yang diinginkan. Sebenarnya menanyakan buku tanpa keterangan lengkap ke cs kurang efektif karena mereka akan memberi info tentang isi buku tersebut kurang terlalu lengkap. Sedangkan via browsing kita bisa mengetahui kelebihan kekurangan buku yang kita inginkan. 
Kemudahan tersendiri saat berbelanja via online khususnya membeli buku ya, kita bisa mencari judul buku yang tidak ada di toko offline. Selain itu lebih praktis karena kita tidak perlu berkeliling di tiap rak di toko buku bukan?! Di internet tinggal temukan, klik, dan beli. Dan menurutku, kekurangannya mungkin kita tidak bisa melihat langsung isi buku sih. Itu saja.

Nah itu dia dua tips singkat dariku. Jika ingin bertanya tentang beli buku jepang bisa kok tanya-tanya ke saya via email. Saya juga punya beberapa info link online shop terpercaya yang juga menjual buku-buku Jepang. Jya ne..

Cerita ini diikutsertakan dalam Arr Rian's Giveaway -Pengalaman Belanja Online-

Hima Rain

Sabtu, 22 Juni 2013

Blog Review ~Kemilau Cahaya Emas~

Bismillah...


Nurmayanti Zain, 

salah satu putri cahaya yang kukenal. Banyak sekali teman-teman yang beridentitas sebagai cahaya. Nama Nur, berawalan nur atau langsung mengadopsi kata di bahasa Indonesianya 'cahaya' dan 'sinar'. Ternyata begitu banyak cahaya bergelimang di sekitarku. Lain kali saya akan bawa kacamata hitam untuk jaga-jaga kalau kesilauan.

Nama lengkapnya sama dengan yang tertera di kedua kata yang kubold pink itu. Saya mengenalnya di dunia maya saat penghujung tahun 2011, saat ia mengikuti giveaway pertama yang kuadakan. Anak Makassar yang bikin saya penasaran sampai-sampai ngebet cari info tentangnya di google. :D Pernah juga saya ubek-ubek blog cahaya ini untuk mencari tau, mencari selembar foto mungkin. Ternyata tidak ada satupun foto tentangnya. Hahaha ada- ada saja.

Ah, iya kami pernah bertemu atau kerennya disebut kopdar. Aih saya lebih suka menyebutnya 'budar' karena saat itu kami menyantap burasa bersama, jadinya BUrasa DARat hehehe. Itulah awal pertemuan singkatku dengan ヌルマヤンティ ザイン ini. 


Pink
Sepertinya dirimu sangat suka pink, blogmu, kata-kata dalam blogmu dan permintaan clover pink itu. Betul-betul girly yah. Kali ini baru saya liat orang yang begitu interest dengan pink kayak dirimu. Atau cuma dirimu. Hehehe.

  • Judul blog ini adalah "Kemilau Cahaya Emas" dengan tagline ~satu senti kebahagiaan kisahku~, penamaan blog ini tidak lain dan tidak bukan adalah namanya sendiri. Iya, Nurmayanti Zain bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti nama blognya itu. Pernah kubaca ceritanya di salah satu postingannya tentang 'nama'. Nama unik ini kemudian memiliki anak di dunia nyata berjudul sama. Buku "Kemilau Cahaya Emas". Wow wow sugoi. Domain blognya pun tidak segan-segan mengambil namanya sendiri juga, www.nurmayantizain.com. Intinya Maya ini orangnya terbuka dan apa adanya, tapi bikin penasaran juga eh :D 
  • Header, mari sejenak kita intip blognya dari atas bawah dan kanan kiri. Jangan lupa untuk melirik header pink yang akan pertama kali muncul ketika load. Header pink ini istimewa dan terlihat berkilau-kilau dikarenakan font nama blog dengan sentuhan effect glow dan berhiaskan mahkota putri, cling cling sesuatu ya. Ada pula gambar muslimah kecil di sudut kiri dan konektor yang menghubungkan dirinya dengan komputer bertuliskan 'blog' dengan huruf gede-gede. Ala blogger banget. 
  • Warna dari blog ini menurutku seimbang. Nyaman dilihat dan tidak menyakitkan mata. Pinky girl with the soft pinky blog. Menurut analisis statscrop.com warna themenya 62,5 % menunjukkan memang blog ini didominasi warna pink lembut berkode #F3A2A2 disertai paduan biru yang sedikit terang beserta warna kuning yang menyeimbangkan keduanya. Theme blog yang unyu-unyu ini diadopsi Maya dari ipietoon.com. 
  • Mengunjungi blog Maya seperti mendatangi sebuah taman penuh bunga, ada bunga-bunga dan serangga kecil menghiasinya. Mari melihat bagian paling bawah yang merupakan tempat footer, di bawah itu tidak diberi space untuk footer tetapi dihias dengan taman bunga mini yang menurutku keren. Dari segi layout sepertinya Maya memang suka hemat space dan jauh lebih menyukai laman navigasi ketimbang meletakkan widget berlebihan di sidebarnya. Widget di sidebar hanya 6, tidak seperti blogku ini yang punya widget cukup banyak darinya hehehe.. 

Alexa dan Pagerank Google
  • Kemilau Cahaya Emas. Ketika mengetikkan domain blog ini di Google, alhamdulillah ada 6690 hasil yang ditampilkan. "Wow Putri cahaya ini bercahaya juga di Google". Ehm, sempat juga tadi saya membuka alexa dan kembali mengetikkan blog ini di sana dan hasilnya bikin saya senyum-senyum walau kurang mengerti. Di ranah global, alexa rank dari blog ini 394.976 dan di Indonesia memperoleh ranking 13.071. Blog ini cukup banyak pengunjungnya dan meraih rank yang cukup tinggi juga di dunia dan Indonesia. Wow, 1096 visitor per hari itu sesuatu. Wah-wah Maya mengoptimasi blog ini dengan apik. Mari kita lihat juga pagerank yang ditunjukkan google, PR 2/10 dan SEO score 67,1 %. Mantap. 

Tulisan
Apakah kau pernah melihat air laut di pantai yang berombak menuju daratan? Seperti itu tulisanmu, bersuara ombak yang keras namun menenangkan, air laut yang menghantam batu yang keras dan perlahan tapi meresap dan meluluhkan batu, bergaya bahasa khas milikmu. Sungguh ajaib, tidak salah kau menjadi penulis handal. Semoga tulisanmu bermanfaat untuk ummat. Aamiin

Sekali lagi menurut statscrop, tulisan-tulisan di blog maya ini katanya lebih banyak diindeks oleh wanita. Memang sih tulisannya didominasi hal-hal tentang muslimah dan lekat motivasi di dalamnya. Dari segi tulisan pun, sudah tidak dipungkiri si blogger pinker satu ini cukup piawai mengolah kata hingga tidak sedikit tulisan-tulisannya yang saya favoritkan, dengan salah satu pembuktian sebagian tulisannya di blog ini telah dibukukan sesuai judul blog ini. Betul-betul putri cahaya satu ini, kakkoi.

Salah satu laman di navigasi blog yaitu Content Blog menunjukkan jumlah tulisan yang cukup banyak dan teratur sesuai dengan kategori tulisan. Liat deh, rapi sekali.


Itulah review tentang Maya dan Blognya dari kacamata seorang Hima Rain dan dibantu inspirasi dari tool-tool site lain dan yang pastinya Inspirasi tiada tara dari Sang Maha Pemberi Inspirasi. Yippi finally saya berhasil  membuat review sederhana ini. Alhamdulillah.... ^^


Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Blog Review~Saling Berhadapan

Hima Rain

Jumat, 10 Mei 2013

Pohon Pun Ladang Amal

Bismillah...

"....dan kami turunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. "(terjemahan Al-Qur'an Surah Luqman ayat 10)

Tadi siang saya menonton liputan yang disiarkan oleh Liputan 6 tentang seorang tukang becak di Banjarmasin yang separuh waktu pekerjaannya digunakan untuk menanam pohon. Beliau bernama Syamsudin, kebiasaannya ini telah dilakukannya sejak 2002 silam. Bayangkan 10 tahun beliau melakukan penghijauan terhadap Kota Banjarmasin yang dulunya gersang dan panas. Di video liputan tadi kuliat memang betul adanya, Banjarmasin terlihat asri. Liputan lengkapnya bisa kalian lihat di portal liputan 6 berjudul Pak Syamsudin, Sang Pengayuh Becak yang Hijaukan Banjarmasin ini. 

Menonton liputan ini saya teringat postingan Mbak Enny Mamito yang belakangan ini kubaca, berjudul Yuk.. Menanam Pohon. Keduanya sama-sama mengajak kita menanam pohon. Cuma bedanya Mbak Enny Mamito memulainya dari tanaman yang kecil terlebih dahulu. Beliau menanam pohon palem, kamboja, dan tanaman mini lainnya di dalam pot. Tak ada area, pot pun jadi hehe. Kalau belum bisa menanam seperti halnya Pak Syamsudin, setidaknya bisa dimulai dari menanam di depan rumah dahulu. 

Hal yang baik dimulai dari hal kecil terlebih dahulu. Saya juga suka menanam pohon. Seperti Mbak Enny, di menanam di dalam pot. Ada sih tanah sedikit di samping rumah yang sudah ditanami beberapa pohon oleh mamaku, tapi itu tanah orang jadinya terbatas pohon yang ditanam. Sekarang aktif menanam dalam pot dan meletakkannya d balkon loteng. Balkon jadi makin sejuk. 



Nah, teman-teman. Membaca post ini, post syamsudin dan post mbak Enny tidak membuat kalian tertarik menanam pohon juga?? 


Menanam memang pekerjaan yang intinya sukarela, sukarela menghijaukan bumi kemudian sabar menunggunya ditumbuhkan oleh Allah. Harus dirawat baik-baik juga. Pohon itu banyak manfaatnya. Pohon dari akar sampai pucuk daun semua ada manfaatnya.

Imam Nawawi Rahimahullahu mencantumkan dalam kitabnya Riyadus Shalihin pada bab باين كثرت طرق الخير (penjelasan tentang banyaknya jalan-jalan kebaikan dalam islam) sebuah hadits sebagai berikut :
أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ

Sahabat Anas bin Malik Radhiallahu anhu berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda: tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tetumbuhan kemudian burung, manusia, dan hewan ternak memakan buah-buahan dari pohon yang dia tanam kecuali hal tersebut terhitung sedekah baginya (HR Bukhari 2152) dalam riwayat imam muslim terdapat tambahan kalimat “dan buah-buahan yang dicuri dari pohon tersebut maka hal itu adalah sedekah baginya” dan juga tambahan “ maka hal tersebut adalah shodaqoh baginya sampai hari kiamat
(HR Muslim no 1552)



Subhanallah, pahala menanam pohon dan manfaatnya bagi makhluk lain terhitung sedekah. Menanam pohon pun kita bisa mendapatkan pahala. Saling mengasihi sesama makhluk dari hasil menanam pohon. Nah, yuk menanam pahala melalui pohon...

........................o0o........................

Enny Mamito, pernah melihat nama akun ini pada komentar di beberapa postingan blogger yang pernah kubaca. Akhir-akhir ini baru kubuka-buka blognya dan kufollow (salah satu faktor karena beliau mengadakan GA di blognya hehehe). Ternyata kesamaan menanam pohon dan menonton kartun juga hehehe. Blogwalking memang sesuatu. Blog ini didominasi postingan Zidan jika dilihat dari beberapa judul yang menceritakan Zidan di dalamnya dan beberapa di antaranya banyak juga tentang tanaman dan manfaatnya, serta postingan Islami yang menginspirasi. Request cara merawat bunga kamboja dong mbak, kok kambojanya bisa sesubur itu.

Ah, iya saya suka warna blognya saat ini. Biru adem. Hima punya beberapa saran untuk blog ini. Untuk header, pelangi kecil menghias header akan lebih membuat blog ini makin manis dan serasi :D. Sidebarnya sangat lengkap, kita bisa menemukan sisi lain di beberapa mini blog beliau melalui rekaman jejak facebook dan twitternya namun footer terlihat kosong, mungkin widget sosial media tersebut cocok menempati footer bersama dengan link blogger sehingga scroll down sidebar jadi lebih singkat. Hehehe demikian, "Sukses Selalu".



Hima Rain

Senin, 06 Mei 2013

Pojok Baca Sekolahku, Dulu

Bismillah...

Tempat bernama perpustakaan pertama kali kutau saat masuk sekolah dasar. Bersama ibu, saya memasuki perpustakaan tersebut untuk mengambil buku paket. Letaknya di lantai gedung sekolah sebelah barat, tepatnya di area kiri gedung paling ujung dan bersebelahan dengan ruang kelas 6. Saya dulu bersekolah di SDN Sudirman 2 Makassar. Mungkin bagi yang alumni sama denganku pasti sangat tau tempat ini.

letaknya diliat di gambar ini, di sebelah kanan sudut. lantai 3
Perpustakaan ini layaknya perpustakaan-perpustakaan lain, tentunya isinya kaya akan buku dan buku. Ruang ini tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan ukuran ruang kelasku pada umumnya. Namun entah apa yang selalu membuat perpustakaan ini menarik di mataku. Fasilitas?! Tidak juga, seperti yang kutuliskan di atas, perpustakaan ini biasa saja. Tapi saat kau memasuki tempat ini kalian mungkin akan merasakan kenyamanan dari sebuah perpustakaan kecil.

Ya, perpustakaan ini diasuh oleh seorang librarian baik hati bernama Pak Sain, salah satu guru di sekolahku saat itu yang terbilang suduh cukup tua tetapi dikenal sebagai guru yang paling ramah. Mungkin saja ya ini salah satu faktor atau bahkan nilai plus dari perpustakaan kecil ini. Yah, memang selama ini librarian yang 'always smile when we go to the library' adalah kriteria librarian idaman dan juga penarik pengunjung yang alami.

Kalian ingin tau isi perpustakaan ini? Hum, untuk ukuran sekolah dasar pada waktu saya SD dulu termasuk memadai sih menurutku. Banyak buku yang isinya bertemakan moral dan juga bergenre dongeng atau cerita yang mendidik. Buku bersampul hijau alias buku mata pelajaran tiap jenjang pun lengkap. Majalah anak pun ada. Setiap pekan kami sering meminjam buku di sana, kebanyakan buku cerita. Meminjam buku saat sd itu rasanya sesuatu, mungkin rasanya sama seperti perasaan upin-ipin dan kawan-kawan saat meminjam buku di perpustakaan keliling. Sedangkan pada waktu istirahat menyempatkan diri berkunjung ke sana, saya dan teman-teman menganggap perpustakaan lebih menarik dibanding ke kantin atau main-main di lapangan.  Sedang tidak lapar, tapi lapar ilmu cieee. 


Hei, sebenarnya masi ada pertanyaan yang belum terjawab di dalam tulisan ini. Apa sih yang bikin perpustakaan ini seakan bermagnet dan ramai pengunjung? Bayangkan saat waktu istirahat saja, banyak murid-murid datang ke sana. Apa ya, sebenarnya saya cuma bisa jawab, "ya itulah... sepertinya perpustakaan ini ada keasyikan sendiri di dalamnya, magnet alamiah bagi penyuka buku, mungkin karena ini perpustakaan ini perpustakaan pertama yang kami datangi apalagi bapak sainnya baik". Di sana juga kami sering membaca bersama, saling rebutan buku dan rasanya ingin baca semua buku yang ada di sana. Haha...

Ada satu buku cerita yang belum pernah kubaca versi Indonesianya hingga sekarang. Hal yang baru teringat saat menulis postingan ini ternyata. Buku ini pernah kupegang di perpustakaan itu. Tapi belum pernah kupinjam dan kubaca. Saat kuliah baru saya baca, itupun versi jepangnya, Hanasaka Jiisan. Cerita yang bagus. Saya suka dongeng dan karena buku-buku dongeng pun kecintaanku membaca tumbuh,  seperti judul buku ini hehehe.

Nah, bagaimana perpustakaan sd kalian? Masi ingat nda? xixi


Hima Rain

sumber gambar: 
gedung sudirman: marioaimansaputra.blogspot.com
kakek penumbuh bunga: www.amartapura.com
sayangnya untuk perpustakaannya sendiri saya tidak punya gambarnya :D

Rabu, 13 Juni 2012

Indonesia, Laut dan Semangat Melautnya

Bismillah...

Saya masih ingat ternyata ada postingan seperti ini di blogku. Aha, jadi teringat dengan pengalaman-pengalaman dan sejarah-sejarah yang diceritakan padaku sewaktu berada di Museum ini.


Dua bulan di tempat ini mengingatkan diriku kembali, bahwa "Indonesia adalah negara maritim". Negara kepulauan yang dikelilingi oleh air. Dan salah satu kebanggan yang pernah tergores adalah asal-usul dan sejarah pelayaran orang Bugis. Saya pun saat itu baru tahu mengenai sejarah ini lebih jauh. Soalnya saya yang keturunan blasteran (campuran banjar dan bugis-makassar) ini dicecoki oleh dua kebudayaan yang berbeda sehingga membuatku sulit untuk lebih intens pada salah satunya. Yah, yang kulakukan hanyalah bersikap lebih netral dengan mempelajari kedua kulit-kulit luarnya saja.

Nah, lanjut sis and bro. Pernah liat ini tidak?


Yang pernah ke museum La Galigo pasti familiar deh. Ini lukisan perahu pinisi yang sedang berlayar di tengah laut yang kalau dilihat lebih seksama cuacanya sedang tidak terlalu bagus dan sangat berombak kan. Menurut sejarah yang diceritakan Pak Sule (salah satu pegawai Museum) padaku, dulu orang Bugis adalah orang-orang yang pertama kali bisa mengarungi Samudera Hindia yang dikenal memiliki ombak besar dengan perahu buatan kayu. "Perahu ini dinamai Perahu Pinisi karena katanya dulu ini perahu merapat pertama kali di Venesia, karena lidahnya orang bugis tidak bisa bilang V, jadi disebutmi Pinisi", tutur Pak Sule kemudian sambil menunjuk-nunjuk replika perahu Pinisi. 

Ku alleangi tallanga na toalia 
Lebih baik tenggelam dari pada kembali 

Ini merupakan sebuah peribahasa yang menggambarkan betapa kukuhnya pelaut bugis yang tidak akan kembali ke asalnya sebelum tujuannya tercapai. Suku yang berasal dari Sulawesi Selatan ini terkenal memiliki keberanian yang sangat besar, mereka pun memiliki keahlian tersendiri dalam sejarah pelayaran. Sikap yang berani ini turun-temurun mengalir ke darah orang-orang Bugis zaman sekarang. Seperti yang kupaparkan di atas, beberapa abad silam orang Bugis mengarungi ribuan kilometer lautan dan samudera yang luas dari Indonesia hingga di Madagaskar, Afrika Selatan. Mereka memiliki kemampuan berlayar dan keberanian dalam mengarungi lautan dengan bermodalkan perahu layar tersebut. 
miniatur perahu pinisi

(Hebat sekali orang dulu yah. Saat mendengar cerita ini dari mulut Pak Sule saya hanya bisa ber-oh-ria dan manggut-manggut. Beliau bahkan menceritakan tentang peribahasa itu lebih detail daripada yang kutuliskan di atas. Namun saya agak lupa dengan poin-poin lainnya. Maklum saya pelupa.)

Menurut catatan lain pula, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara maritim yang terkuat. Tidak hanya di Sulawesi saja loh, kerajaan Sriwijaya pun pernah mencetak nama sebagai penguasa jalur perdagangan laut yaitu Selat Sunda dan Selat Malaka bahkan hingga ke Laut Cina Selatan. Ada pula kerajaan Majapahit yang juga terkenal akan armada dan penguasaan maritimnya. Wah, semangat melaut ini ternyata telah ditunjukkan sudah sejak lama. Ada lirik lagu yang mewakili hal ini. Liriknya masih kuingat sejak Tk hingga sekarang.

nenek moyangku orang pelaut
gemar mengarung luas samudra
menerjang ombak tiada takut
menempuh badai sudah biasa

angin bertiup layar terkembang
ombak berdebur di tepi pantai
pemuda b'rani bangkit sekarang
ke laut kita beramai-ramai

Kalian tau kawan, gara-gara lirik ini dulu saya mengira nenek moyang Indonesia itu kerjanya hanya melaut dan melaut saja. Haha, begitulah pikiran anak polos. Lirik lagu ini memang benar adanya, semangat melaut orang dahulu sungguh besar. Keinginan yang cukup besar untuk bisa mengarungi lautan dan mendapat penghidupan yang layak dan pengalaman-pengalaman di luar kebiasaan. Saya langsung ingat dengan kisah Malin Kundang, pada akhir kisah berlatar di sebuah kapal layar besar dan megah. Kapal milik Malin ini menyimbolkan sebuah kebanggaan dan status sosial pada zaman dulu. Sebuah hal yang bisa kutangkap adalah dahulu orang-orang pergi melaut dengan sebuah kebanggaan yang sangat tinggi, sedangkan bedanya sekarang adalah kudapati orang-orang melaut hanya untuk menutupi penghidupan ekonomi saja. Yah, mencari sesuap nasi.

Nah, jika dulu Indonesia adalah salah satu penguasa laut yang hebat dan ulung. Kalau sekarang bagaimana ya? 

Saat ini Indonesia masih memegang salah satu peringkat sebagai salah satu penghasil kekayaan laut terbesar dunia. Itu sebuah indikator kalau Indonesia masih memiliki gaung dan memiliki pengaruh besar akan faktor maritimnya. Jangan lupa kalau Indonesia punya sebutan negara maritim. Lautnya pun lebih luas daripada daratannya, kurang lebih 70 persen luas wilayah laut. Negara yang khas dengan laut dan pelautnya ini tidak hanya memiliki daratan dan sumber daya alam yang berlimpah ruah. 


Nah, Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini ternyata memiliki catatan bermakna di zaman dahulu. Kalau sekarang mungkin Indonesia dibatasi oleh batas laut teritorial dan sebagainya, namun tidak dapat dipungkiri semangat melaut orang-orang Indonesia itu masih ada. Dan sekarang tinggal bagaimana kita yang hanya bisa melihat dan tidak melaut ini turut membantu mereka dengan melestarikan dan menjaga laut kita secara baik dan benar. Tanpa menjadi pelaut pun kita bisa ikut andil dalam hal ini. 

Nenek moyang kita boleh pelaut, tapi kalau kitanya sendiri bukan pelaut, tugas kita sekarang adalah menjadi penjaga laut. Gimana? Bersedia menjadi penjaga laut negeri tercinta ini? Mulai dari diri sendiri dulu lah. Air dalam bejana pun akan bersih jika kita menjaganya dengan baik dan selalu memperhatikannya. 


Hima Rain

sumber: 
Pak Sule, salah satu pegawai Museum La Galigo
http://museumlagaligo.com/
http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-fajargilan-29743
http://www.crayonpedia.org/mw/Perubahan_Wilayah_Laut_Teritorial_di_Indonesia_6.1
http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia