TUTORIAL

Senin, 06 Mei 2013

Pojok Baca Sekolahku, Dulu

Bismillah...

Tempat bernama perpustakaan pertama kali kutau saat masuk sekolah dasar. Bersama ibu, saya memasuki perpustakaan tersebut untuk mengambil buku paket. Letaknya di lantai gedung sekolah sebelah barat, tepatnya di area kiri gedung paling ujung dan bersebelahan dengan ruang kelas 6. Saya dulu bersekolah di SDN Sudirman 2 Makassar. Mungkin bagi yang alumni sama denganku pasti sangat tau tempat ini.

letaknya diliat di gambar ini, di sebelah kanan sudut. lantai 3
Perpustakaan ini layaknya perpustakaan-perpustakaan lain, tentunya isinya kaya akan buku dan buku. Ruang ini tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan ukuran ruang kelasku pada umumnya. Namun entah apa yang selalu membuat perpustakaan ini menarik di mataku. Fasilitas?! Tidak juga, seperti yang kutuliskan di atas, perpustakaan ini biasa saja. Tapi saat kau memasuki tempat ini kalian mungkin akan merasakan kenyamanan dari sebuah perpustakaan kecil.

Ya, perpustakaan ini diasuh oleh seorang librarian baik hati bernama Pak Sain, salah satu guru di sekolahku saat itu yang terbilang suduh cukup tua tetapi dikenal sebagai guru yang paling ramah. Mungkin saja ya ini salah satu faktor atau bahkan nilai plus dari perpustakaan kecil ini. Yah, memang selama ini librarian yang 'always smile when we go to the library' adalah kriteria librarian idaman dan juga penarik pengunjung yang alami.

Kalian ingin tau isi perpustakaan ini? Hum, untuk ukuran sekolah dasar pada waktu saya SD dulu termasuk memadai sih menurutku. Banyak buku yang isinya bertemakan moral dan juga bergenre dongeng atau cerita yang mendidik. Buku bersampul hijau alias buku mata pelajaran tiap jenjang pun lengkap. Majalah anak pun ada. Setiap pekan kami sering meminjam buku di sana, kebanyakan buku cerita. Meminjam buku saat sd itu rasanya sesuatu, mungkin rasanya sama seperti perasaan upin-ipin dan kawan-kawan saat meminjam buku di perpustakaan keliling. Sedangkan pada waktu istirahat menyempatkan diri berkunjung ke sana, saya dan teman-teman menganggap perpustakaan lebih menarik dibanding ke kantin atau main-main di lapangan.  Sedang tidak lapar, tapi lapar ilmu cieee. 


Hei, sebenarnya masi ada pertanyaan yang belum terjawab di dalam tulisan ini. Apa sih yang bikin perpustakaan ini seakan bermagnet dan ramai pengunjung? Bayangkan saat waktu istirahat saja, banyak murid-murid datang ke sana. Apa ya, sebenarnya saya cuma bisa jawab, "ya itulah... sepertinya perpustakaan ini ada keasyikan sendiri di dalamnya, magnet alamiah bagi penyuka buku, mungkin karena ini perpustakaan ini perpustakaan pertama yang kami datangi apalagi bapak sainnya baik". Di sana juga kami sering membaca bersama, saling rebutan buku dan rasanya ingin baca semua buku yang ada di sana. Haha...

Ada satu buku cerita yang belum pernah kubaca versi Indonesianya hingga sekarang. Hal yang baru teringat saat menulis postingan ini ternyata. Buku ini pernah kupegang di perpustakaan itu. Tapi belum pernah kupinjam dan kubaca. Saat kuliah baru saya baca, itupun versi jepangnya, Hanasaka Jiisan. Cerita yang bagus. Saya suka dongeng dan karena buku-buku dongeng pun kecintaanku membaca tumbuh,  seperti judul buku ini hehehe.

Nah, bagaimana perpustakaan sd kalian? Masi ingat nda? xixi


Hima Rain

sumber gambar: 
gedung sudirman: marioaimansaputra.blogspot.com
kakek penumbuh bunga: www.amartapura.com
sayangnya untuk perpustakaannya sendiri saya tidak punya gambarnya :D

10 comments:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) ;)) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!
  1. perpustakaan ?? wah tempat yg langka tuk dikunjungi hehe

    BalasHapus
  2. Wah sudah lama skali rin, sy tidak menginjakkan kaki di SD ku. Dan soal membaca, hmm...nampaknya jarang juga kukunjungi saat SD, hehe..

    Hanasaka Jisan ??! Wah aq belum pernah baca tuh...nanka omoshirosou desune ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha klo pulang palopo injakmi sdmu nis.
      waktu kuliah terjemahan ada hanasakan jiisan kudapat, tp shita kiri suzume yg kubahas..aseik

      Hapus
    2. Hoooo shitakiri suzume....sa lupa mi sy cerita apa yg kuangkat waktu terjemahan, wkwk...kayaknya tentang siput :v

      Hapus
    3. iyap siput millionaire

      Hapus
  3. Ririn... Waktu SD aku jaraaang ke perpustakaan sekolahku... Krn deket sekolah ada yg jauuuh lebih menarik... Perpustakaan umum di jakarta selatan, duuuh lupa deh namanya,... Sampe skrg msh buka tuh..

    Perpustakaannya lebih besar, lebih banyak bukunya,... Lebih menyenangkan... Hihihi... Sampe aku lulus SD pun msh jd anggota, pas pindah rumah aja baru deh pindah perpus.. Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaaah asik. itu perpus wilayah ato bukan mbak? apa nama perpusnya

      Hapus
  4. perpustakaan SD-ku di? Aisshh, nda keren kasian. Makanya toh sering ki pergi ke perpustakaan daerah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh dimana perpus daerahnya? makassarka?

      Hapus

Jangan jadi Anonymous ya, susah nyebutnya. Ketik namamu and i'll be glad :D