TUTORIAL

Kamis, 28 September 2017

Setahun Kemarin

Bismillah...
Long time no see kawan blogger. Sulitnya memulai paragraf awal ini, bingung mau tulis apa hahaha. Setahun yak saya tidak update blog ini. Kasian ya Hima Rain berdebu, untung saja tidak usang dan tak lekang oleh waktu hahaha #ikiopo. Setahun saya menghilang dari dunia blog, uhmm nda ada yang cari juga sih :D. Tapi tetap saya selalu kangen menulis lagi, kangen tulis keseharian di blog, kangen blogwalking lagi, dan kangen-kangen lainnya yang berhubungan ma blog. Oiya kangen ikut giveaway juga hahaha. 

Sekarang saya disibukkan dengan aktifitas ngeflanelku bersama dengan Airin Handicrabby, OLshop setiaku. Sungguh tahun-tahun yang berat karena saya mesti memulai lagi membangun brand dengan cara yang baik dan benar setelah mengikuti kelas bisnis online. Ciee akhirnya..

Banyak juga perubahan setelah memasuki dunia kerja, dulu waktu blog ini kubuat isinya penuh dengan curhatan-curhatan seputar kuliah dan paling banyak kisah-kisah mengharukan seputar skripsi yang tak kunjung usai. Eh sudah usai sih 5 tahun yang lalu hehe. Hidup di dunia kerja memang berat apalagi pekerjaan yang kupilih jauh dari harapan orang tua dan juga penilaian orang-orang. Awalnya memang saya hanya menjalani hobi ketika membuat Airin Handicrabby tetapi makin ke sini makin saya ingin membuat usaha ini menjadi besar dan membuat semua orang mampu bungkam dengan apa yang mereka katakan sebelumnya. Ah perjalanan yang masih cukup jauh insyaa Allah. Eh jari-jemariku masih kaku nih mengetik. Yang mau kutulis pun juga entah tidak muncul lagi. Gini dulu saja deh. Insyaa Allah dilanjut lagiiiii...

IGnya Airin Handicrabby

Fanspagenya Airin Handicrabby


Hima Rain
 

Rabu, 26 Oktober 2016

Cara Membuat Bantalan Jarum Menggunakan Cangkir

Bismillah...

Mau bagi-bagi tutorial yang kushare di IG, cekidot~

-Tutorial Pin Cushion-

Karena masih kerja suvenir jadinya belum muncul kreasi lainku, nah biar instagramku tidak sepi Airin mau bagi-bagi tutorial saja. Mudaaah sekali buatnya, bahannya mudah didapat dan sangat bermanfaat buat teman-teman untuk menyimpan dan meletakkan aksesoris tusuk seperti peniti, bros maupun pentul.

Kalau ada cangkir bekas di rumah yang sudah tidak dipakai lagi janganlah dibuang, coba ubah jadi begini. Kain-kain sisa di rumah pun manfaatkan jadi bantalannya.


1. Jahit jelujur sisinya, tarik benangnya.
2. Isi dengan dakron ataupun dengan kain sisa yg digunting kecil-kecil, serut hingga menjadi bola.
3. Jahit bawahnya dengan kain biar isian bantal tidak keluar. Lalu pasang ke cangkir.

Tadaaa cekidot~


Oiya tidak perlu kamu lem bantalannya ke cangkir biar bisa dilepas-pasang dan bagian bawah cangkirnya bisa diisi lagi dengan macam-macam aksesoris.


Hima Rain

Sabtu, 22 Oktober 2016

Tutorial Pin Cushion dari Tutup Botol Bekas

Bismillah...

Dua bulan tidak muncul di blog rasanya lama juga ya. Hima memang kekurangan hima (waktu luang) jadinya ya gitu hehe. Tapi hari ini saya mau bagi-bagi tutorial lagi setelah sekian lama. Hima Rain yang dulu kembali lagi setelah bertapa afufufufu~

Karena saya masih saja senang mengumpulkan benda-benda bekas alias pemulung hahaha :D :D :D jadinya tutorial kali ini mau ubah benda-benda yang katanya tidak penting jadi penting-penting-penting hehehe. Sudah setahun saya kumpulkan tutup botol bekas hingga jumlahnya ribuan, nah mari kita manfaatkan dia. Let's cekidot~

Kumpulkan bahan-bahan berikut; tutup botol, kain perca yang sudah digunting bulat, benang, jarum, dakron, lem tembak, pita, dan renda.

Jahit jelujur sekeliling kain tadi seperti ini.

Lalu tarik dan serut hingga menjadi separuh bulat.

Isi dengan dakron dan sesuaikan ukuran dengan tutup botol lalu jahit mati.

Panaskan lem tembak dan beri lem pada sisi bagian dalam tutup botol.

Masukkan dan rekatkan kain tadi ke dalam tutup botol.

Nah, sekarang bagian luar tutup kita hias dengan pita cantik. Lem sisi tutup botol dan tempelkan pita sekelilingnya.

Untuk lebih mempercantik lagi beri renda rajut di sekelilingnya, rekatkan dengan lem.

Tadaaaa, this is it! Yuk coba juga di rumah. 


Sabtu, 06 Agustus 2016

Gembul, Si Agresif Kecil yang Botak

Bismillah...

Apa kabar kawan Hima Rain?? Saya memelihara kucing baru lagi lho beberapa lama ini. Seperti di judul, namanya Gembul. Sepakat kami (red; saya dan kakak) menamainya seperti itu berhubung saat kami menemukannya dia sungguh gembul seperti bola bulu. Saya lupa tepatnya kapan kucing ini kuadopsi yang pastinya sebelum bulan Ramadhan kayaknya. Dia kutemukan hendak menyeberang jalan. Tapi namanya juga kucing kecil yang tak ngerti apa-apa, dia malah berhenti tepat di tengah jalan aspal. Humm mungkin dia tidak tau ada benda gede yang namanya mobil dan motor. Setelah melihat kelakuan ekstrimnya saya pun bertindak memungut lalu menaruhnya di pinggir jalan yang lebih aman. Mau bawa pulang tapi kucing di rumah udah kayak gerombolan. Akhirnya dengan terpaksa saya berbalik kemudian meninggalkannya di sana.

Takdir berkata lain ternyata, adek saya yang tingkat ke-kasihan-annya lebih tinggi membawanya pulang diam-diam dalam dus. Maka bertambahlah gerombolan kucing di rumah. Sebulan lebih kami merawatnya dan memberikannya perhatian ekstra yaitu menggelitik-gelitik dan mengajaknya main lompat-lompatan dan alhasil ia pun tumbuh menjadi kucing agresif yang suka berlompat-lompatan tidak jelas serta mengajak main kucing-kucing lain yang tidak ingin bermain dengannya. Humm mungkin kucing lain menganggap dia sedikit tidak waras.

Okelah, bukan itu juga sih pusat cerita yang ingin kutuliskan. Dia, Si Gembul setelah hidup di rumah kurang lebih 3 bulan lebih, ia mengalami kebotakan ekstrim. Saya menyadarinya setelah melihat kucing Raditya Dika yang botak itu, mereka berdua (si kucingnya Radit dan si gembul) ternyata mirip. Bedanya Gembul masih memiliki sedikit bulu di badannya. Tapi tetap saja ia terlihat botak. Ke mana perginya dikau yang cantik seperti bola bulu itu???

Before after

Ada yang tau kok bisa begitu ya?

Jumat, 01 Juli 2016

Paragraf yang Singkat

Bismillah...

Kadang ada saat-saat seperti ini, saat saya sudah menuliskan berpuluh-puluh kata dalam paragraf yang panjang. Menuliskan semua keluhanku mengenai hal yang mengganggu pikiranku. Lalu kemudian kuhapus begitu saja dan menulis ulang paragraf pendek seperti ini.

Kadang kantuk berat bisa membuat kesadaran tiba-tiba muncul saat kepala sudah terhantuk di meja.