TUTORIAL

Senin, 25 Februari 2013

Sakura-sakura ~brooche~

Bismillah...



Hei, 61 pcs suvenir bunga sakura ini rampung. Setelah ini saya mau buat suvenir bunga merah lagi. Yah, bikin lagi. Simpel tapi cepat buatnya. Cara buat suvenir ini gampang juga. Setelah menggunting 3 pola (bunga merah, sakura, dan daun), 2 helai daun kemudian ditempelkan ke dasar kain flanel pink tua -> lem bunga sakura menggunakan lem fox dan tempelkan ke bunga merah -> setelah kedua bunganya menyatu tempelkan dengan lem secukupnya ke antara dua helai daun di permukaan flanel pink tua pada langkah pertama tadi, tidak usah terlalu rapat. di situ seninya -> tempelkan pula manik-manik mutiara ke tengah bunga -> langkah terakhir adalah menggunting sesuai bentuk bunga dan daun yang telah tertempel. 

Yatto owarimashita, eh belum sih masih ada bentuk bros lain yang mesti kubuat... Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Hima Rain

Sabtu, 23 Februari 2013

Jalangkote in the morning and Brooche on the process

Bismillah...

Jalangkote dan air putih yang menemaniku ber-online ria pagi ini...


Sembari membuat suvenir yang belum juga kelar hingga pagi ini karena kehabisan lem semalam...

on process

Hima Rain

Sabtu, 16 Februari 2013

The Little ~Hima the Explorer~ feat Nischu (again)

Bismillah...
Dua Minggu di Makassar sudah cukup melepas rindu bareng kelompok 1.Kecuali Hima Rain  Nampaknya sudah sangat sibuk dengan bisnis nya ya buk ? :DInsya Allah Rabu pagi balik Palopo. Smoga bisa ketemu di walimahan Yenny yaa 
Berawal dari status seorang kawan Si Imajinasi Hari ini di jejaring sosial muslim facelim dua hari lalu, kami pun memutuskan untuk bertemu melepas rindu dengannya kemarin malam di Gramedia Mall Ratu Indah. Walaupun dengan perencanaan terburu-buru dan sedikit dadakan. Saya tak ingin melepaskan kesempatan bertemu kawan yang datang dari kampuang nan jauah di sana tanpa menemuinya sebelum dia pulang kembali. Lagipula saya sedang inginnya membeli sebuah buku untuk bahan bacaanku yang makin lama makin kering beberapa bulan terakhir.

pinjam dari blog red dragon fly
Kami janjian ba'da magrib di gramedia, yah tempat paling mudah untuk janjian. Sebenarnya juga saya kurang suka jika janjian di salah satu sudut mal selain gramedia, beginilah kalau jarang ke mal jadinya sedikit aneh dan sangat tidak terbiasa. Hum, mungkin kalau bertemu di luar saya lebih suka janjian di tempat makan sederhana macam rumah makan atau warung coto. Rasanya lebih free.


Saya bertemu ninis tepat di depan penitipan barang gramed. Sebenarnya sejak awal masuk mall tadi saya sudah liat dia menaiki eskalator dan kemudian berjalan menuju gramedia. Kucoba telpon sih tapi sepertinya dia sedang seriusnya berjalan. Biarlah, kan nanti ketemu juga di dalam. Satu panggilan dariku, ia langsung berbalik dan tersenyum. Setelah itu kami berjalan beriringan ke rak-rak buku. Ninis berpaling ke belokan rak kedua dan saya sendiri jalan terus menuju rak novel. Sengaja tidak kutemani ia memilih buku supaya ia lebih khusyuk hehe. Di hadapan rak novel-novel ini malah saya yang termangu serta dilema memilih banyaak judul. Hauuf, uang di kantong cuma cukup beli dua. Dari sekian banyak judul saya tertarik dengan 'Ibuk' setelah melihat postingan Mbak Ririe mengenai film beberapa waktu lalu dan 'Kubah' karya Ahmad Tohari. Iyah, saya tertarik karena di bagian depan buku tertulis "karya ini sudah pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang". Hum, pasti bagus ini. Hum, wishlist saja dulu.


Setelah berlama-lama mikir depan rak novel kuambil saja Ibuk dan berjalan ke arah rak buku tempat ninis tidak berpindah dari tadi. Khusyuk benar dia di hadapan tumpukan buku-buku psikotes. Masya Allah banyak sekali buku-buku sulit itu. Pusing saya. Ninis usai dengan pilihannya sedangkan saya masi ingin mencari buku craft dan setelah mutar-mutar tidak jelas di gramedia akhirnya Ninis yang temukan rak buku craft yang isinya ternyata sedikit. Raknya juga yang paling kecil, perasaan dulu banyak deh. Kau tau kawan, kami berdua cukup lama di depan rak buku craft itu, saya pusing dan menimbang mana buku yang paling menarik dan perlu kubeli. Alasan utamaku sih karena banyakan buku craft itu sudah pernah dimuat tutorialnya di blog si owner. Hum, setelah membolak-balik semua buku di rak itu kupilih deh buku 'Inspirasi dari Kain Spundbond'. Oooo bukunya bagus setelah kubuka di rumah, Ibuk juga sangat bagus.

celebesonline-gramedia
foto gramedia mari dari celebes online nih
Setelah selesai di gramedia dan membawa pulang dua buah buku. Kami melanjutkan lagi ke toko buku Agung untuk membeli peralatan mading. Hum, banyaaaak sekali orang di sana. Udara sejuk yang kami rasakan saat di mall tadi langsung hilang saat kami memasuki toko buku yang dipenuhi orang itu. Sesak, sempit dan rasanya semua CO2 berkumpul di ruangan itu. Kami berbelanja dengan cepat karena di kasir pasti akan lebih mengantri lagi. Selesai membayar di kasir rasanya tidak sabar untuk segera keluar dari tempat yang panas itu, apalagi Ninis sudah mendapat telepon dari orang tuanya yang sepertinya bersegera menyuruh anak sulungnya itu untuk pulang.. Ah saya jadi gak enak karena mengajak Ninis ke Agung. Waktu sudah menunjukkan pukul 8.30 lewat dan saatnya kami pun berpisah, setelah cipika-cipiki kami pun meraih angkutan umum sesuai tujuan kami. Ninis menyeberang kembali ke depan Mari untuk menunggu pete-pete dan saya sendiri langsung menyetop pete-pete yang lewat di depan Toko Agung.

Sampai jumpa di bulan 3 lagi Insya Allah Nischu....

yossh ganbare
Wah, cerita yang panjang ya kawan... Hahahaha semoga tidak bosan membacanya.

Hima Rain

Jumat, 15 Februari 2013

Info Giveaway: SupeRio's Mom 1st Giveaway Contest

Bismillah...

Ah, hari ini ada yang menarik pas buka fb tadi pagi ada info dari kawan Ekbess yang mengadakan giveaway bersama dengan pemilik blog Superio's Mom, Dini Hapsari. Ehehehe info menarik bukan? Hayo yang suka giveaway mari merapat eh jangan terlalu dekat sempit nih. :D

Giveaway ini berlangsung dari 9 Feb - 28 Feb nanti. Hadiahnya bikin penasaran sih, katanya ada 3 buah japanese knot bag buatan Dini Hapsari dan 3 buah planner hasil kolaborasi desain Dini Hapsari dan Ekachu. Hum yang bagaimana itu? Liat meki di blog-blog tersebut, ada kok contohnya. Blog penyelenggara giveaway ini adalah Superio's Mom dan Camane Craft. Cara mengikuti giveaway ini juga mudah. Silahkan langsung berkunjung dan duduk-duduk dulu di sana sebentar. Selain info giveaway banyak tutorial menarik kok. Douzooo..






Nah, bagaimana infonya? Setelah info di atas saya mau sedikit bercerita dulu ah waktu ketemu sama ninis hari selasa lalu di postingan selanjutnya....

Hima Rain

Senin, 11 Februari 2013

Airin Handicrabby dan Aliran Hobi

Bismillah...

Cukup lama juga tidak membuat kreasi sunflower akhir-akhir ini
Kreasi Bunga Matahari dari kain flanel adalah kreasi paling favoritku. Namun, tuntutan orderan membuatku kurang lepas dalam mengkreasikan kain flanel akhir-akhir ini, saya mesti membuat kreasi sesuai pesanan customer (hehehe ikhlas dong Hima). Jadi teringat saat kali pertama melihat kain ini. SMA dulu saya pernah dapat hadiah kreasi kain flanel berupa gantungan kunci berbentuk hati dan bertuliskan namaku, senang sekali rasanya mendapat karya handmade dari orang lain. Apalagi saya jarang mendapatkan hadiah, sesuatu banget. Kain flanel bagiku masih terlihat aneh. Kukira dulu kain ini masi saudaraan ma karpet lo. Soalnya terlihat seperti karpet polos yang warnanya itu hanya berwarna merah atau biru, yang biasa dipake di masjid itu. 

Saat itu kreasi flanel masi belum kuketahui dengan jelas seperti sekarang. Dulu saya menganggap kain flanel itu kain mahal yang hanya sanggup kubeli kalau uang jajan kukumpulkan selama seminggu. Itupun setelah terkumpul duitnya malah tidak membeli sesuai tujuan (maklum masih SMA, keinginan macam-macam kan). Alhamdulillah rejeki datang saat saya kuliah, kali kedua saya bertemu dengan kain flanel lagi. Saya diajak ke pameran buku yang bertempat di gedung PWI Makassar di tahun 2008 kalau tidak salah ingat. Salah satu stand menampilkan berbagai macam kreasi terbuat dari flanel. Entahlah mungkin karena sihir atau karena flanelnya yang berwarna-warni, saya menjadi sangat bersemangat dan ditumbuhi rasa penasaran yang tinggi. Melihat antusiasku saya pun diajak teman untuk mencoba membuat kreasi flanel itu (aww, serpraiis), saya pilih paket gantungan kunci huruf yang cuma kubayar Rp 2500. Di situ juga saya membuat kreasi pertamaku.

my first creation, omoshirokatta desu

Saya pun tertarik untuk datang kembali ke basecamp stand tadi di lain hari, membeli kain flanel pertama saya di sebuah rumah belajar stand tadi yang diberi nama Honobono. Honobono berarti hal yang baik, sebaik semua yang ada dalam rumah belajar itu. Di tempat ini saya belajar dan melihat karya-karya apik dari kawan-kawan di sana. Bermula dari kain berukuran 20x20 cm yang kubeli beberapa lembar saya mulai berkarya, sontak hobiku berubah dari menggambar menjadi menjahit. Mulai dari aksesorisku sendiri, strap phone, gantungan kunci, bros, hingga tirai-tirai pintu kamarku. Kreasiku mulai dilirik seiring intensnya diriku menggunakan barang-barang handmadeku sendiri (ternyata pameran dengan model diri sendiri itu ampuh sekali ya buat promosi). Saya pun memberanikan diri menjual kreasiku, saat itu modal yang kukeluarkan tidak lebih Rp 50.000. Dari modal itu saya pun mendapat keuntungan yang lumayan alhamdulillah untuk tambahan beli buku dan yang paling spesial adalah mendapat kawan-kawan baru. (^_^)

Hobi ngeflanel ini pun berlanjut hingga ke dunia maya, rasa penasaran untuk membuat kreasi lebih baik lagi jadi mengantarkanku ke blog-blog craft khusus flanel yang subhanallah sangat..sangat..sangat.. beauty handmade. Tutorial yang bertebaran itu membuatku latah dan berkeinginan berbagi ilmu ke-flanel-an ini ke dumay juga. Sedikit-sedikit deh aplot tutorial-tutorial flanel di blog ini. Semoga bermanfaat aamiin.

Belum selesai sampai di situ kawan, saat semester 5 di tahun 2011 awal Januari seorang kawan mengajakku bersama-sama membuka usaha yang lebih besar dari yang kugeluti saat itu, kusambut gayung dan sekaligus baknya dan mulailah saya dan dia dengan brand baru kami hingga saat ini. Airin Handicrabby.

logo Airin
Sekali lagi Alhamdulillah, segala sesuatu yang besar pasti selalu dimulai dari hal kecil. Kini rasa sukaku terhadap flanel semakin bertambah dan bertambah, semakin ingin dan ingin bertemu dan membuat kreasi yang manis-manis, imut-imut, dan aneh-aneh hehehe. Apakah ini yang namanya jatuh cinta? Hahahaha


Hima Rain

Jumat, 08 Februari 2013

モチくんとライト

Bismillah...

Ehem.. Jeng Una, apakah ini termasuk narsisis artistik? 


Ini kucingku, mana kucingmu?

Hima Rain

Kamis, 07 Februari 2013

Blogs (300)

Bismillah...

You are already following the maximum number of blogs (300). Unfollow some other blog first. 

Ternyata eh ternyata saya gak bisa follow blog orang lagi. Hum, ternyata eh ternyata lagi berarti sudah 300 blognya orang yang kufollow, maksimum blogger dikit dong. Berarti mesti bersih-bersih dashboard lagi ini, mencari blog yang sudah tidak pernah apdet lagi dan unfollow-unfollow.


Padahal ya banyak sekali blog-blog crafter yang unik-unik dan kenalan blogger lain. Bersih-bersih itu penting di manapun berada sekalipun di dunia maya. Oh, iya saya punya blog wordpress, jadinya saya follow blog wordpress pake wordpress saja dan blogger untuk blogger kali ya.

FYI, kucingku dibuang, doakan dong teman-teman semoga kucingku bisa balik ke rumah. Kasian.

Si Unyuk


Hima Rain

Minggu, 03 Februari 2013

Bunga Matahari di dalam Film 'N Drama

Bismillah...

Ternyata bunga matahari banyak muncul di beberapa drama dan film yang saya pernah nonton. Beberapa di antaranya;

1. Veer Zaara -opening-





2. 3 Idiots, di akhir-akhir film nih baru muncul bunga mataharinya.





3. Hanamaru Youchien, di ending song episode 1




4. Yasuko to Kenji, Drama Jepang


  


5. Full House -episode 11-



6. Bolt -ending song-




Hum, masi ada yang lain gak ya, entahlah. Kalau ada lagi saya capture terus kupost lagi deh.

Hima Rain

Jumat, 01 Februari 2013

Cara Merawat Kreasi Flanel

Bismillah...

Flanel adalah salah satu jenis kain yang cukup mudah untuk diolah menjadi apa saja. Dengan sedikit sentuhan imajinasi dan tangan bisa lahir kreasi macam-macam dari kain ini. Kain yang tak kaku-kaku amat ini mudah dibentuk menjadi apa saja. Bikin buah-buahan bisa, bikin kue-kuean bisa, bikin aplikasi kotak pun mantap. Warna pun menjadi daya tarik flanel yang paling kuat. Saya sukaa sekali liat kreasi flanel yang full color ataupun yang match color. Mata serasa sudah melihat pemandangan alam. Hehehehe.


Terkait flanel, saya akan memosting sedikit tentang cara perawatan kreasi flanel. Banyak yang menyukai kreasi flanel tapi kurang tahu cara merawatnya
.
1. Kreasi berbahan flanel ataupun aplikasi flanel bisa dibersihkan. Untuk membersihkan dari debu, ambil sikat halus atau itu tuh yang dipake buat pemerah pipi (aduh saya tidak tau namanya). Sapukan di permukaan flanel hingga debunya hilang. Ini untuk kreasi flanel yang dibuatnya menggunakan lem sehingga tidak bisa dicuci, contohnya bros.

2. Untuk kreasi flanel yang dibuatnya tidak menggunakan lem, bisa dicuci. Jika flanel jarang dibersihkan dari debu, lama kelamaan debu akan menempel di flanel dan menjadi kecoklatan, cara paling ampuh adalah mencucinya. Ambil deterjen dan larutkan ke dalam air. Masukkan flanel, rendam selama beberapa menit saja (10 menit pun cukup). Setelah itu remas rendaman flanel tadi hingga kotorannya hilang. Bilas dan kemudian peras kembali lalu dijemur. Ingat jangan disikat ya.

3. Khusus untuk gantungan kunci, sebelum mencucinya sebaiknya melepaskan gantungannya terlebih dahulu agar tidak berkarat dan mengotori flanelnya.

Itulah 3 cara sederhana merawat kain flanel. Sekiranya jika ada tips lain silakan sharea saja teman-teman. Terima kasih.

Hima Rain