TUTORIAL

Kamis, 28 April 2011

Hima the Explorer: Perjalanan Menuju Gowa Part I

Assalamualaikum Kawan Blogger... What's your name??? My name is Khan... hehehe.
Saya mau cerita sedikit nih tentang pengalaman saya kemarin bersama salah seorang teman 'kelompok 1' Ninis. Awalnya saya ingin menuliskannya di facelim. Tetapi karena mengingat cerita ini tidak hanya berakhir singkat saja, jadi kuputuskan menuliskannya di blog ini.. Selamat membaca...

27 April 2011,
Hari ini cukup panas, saya tiba di kampus sekitar pukul 10.30 pagi. Dalam langkah Malu-malu, datang ke kampus pagi itu...hehehe (copas puisi dikit nih). Saya melangkahkan kaki masuk ke ruangan dosen dan segera berhadap-hadapan dengan Imelda sensei (Dosenku di sastra Jepang). Dengan tujuan mulia yaitu tercapainya peng-acc-an proposal skripsiku.

Saya mengucapkan sepatah hingga lima patah kata dan sensei pun membalas dengan berbagai kata yang membuatku cukup kecewa kala itu. Sensei lupa membawa proposalku. Hup, sudahlah dengan bias kekecawaan di wajah, saya pun meninggalkan Ruang Jurusan yang saat itu sedang dikuasai oleh teman-teman sastra Jepang 2008.. Hoshi Klan.

Masih dalam langkah malu-malu, kupun memutuskan memutar haluan ke Mushollah Mipa, saya ingin ikut Tahsinul Qira'ah. Tiba di lokasi. Cek per cek, ternyata Mudarritsah saya memindahkan tempat tahsin di Musholla MPM.. Koridor Teknik... Aaah,, dengan langkah keong, saya pun menghembuskan nafas... Panjaaangggg... Hummm, biarlah. Bukankah melangkahkan kaki ke majelis adalah hal yang luar biasa baiknya. Perbaiki niat.. hup... Jalan lagi..

Saya pun tiba lagi di tempat kedua. Kepala yang sedari tadi berkeringat berlebihan ini pun menengok ke kanan-kiri mencari sosok-sosok yang baru kukenali beberapa pekan yang lalu (Soalnya saya orang baru dalam halaqah dan baru kenal ma teman-teman se-liqo saya itu). Kudapatkan mereka sedang duduk melingkar di sudut kanan Mushollah. Kakak Mudarritsah melihatku sambil tersenyum dan mempersilahkanku duduk di sampingnya. Setelah duduk, saya mendapati teman-teman yang ternyata sedang UJIAN tahsin... Waduh, saya belum belajar.. Yaahhh,, untuk open book.. hup.

Nah, kawan, sepertinya intronya terlalu panjang. Sebenarnya inti dari cerita yang ingin kusampaikan itu terjadi sekitar pukul setengah 3. Namun, saya ingin menyampaikan kabar gembira terlebih dahulu kawan, saya berhasil mendapatkan rapor yang selama ini kucari-cari. Alhamdulillah. Bapak pemegang rapor di fakultas itu sungguh baik. Makasih Pak.. (kan kukenang jasa-jasamu)

14.30
Setelah kurang lebih menunggu selama setengah jam, dan ternyata Pak Ilo, sang pembuat surat-surat di jurusanku tidak kunjung terlihat. Saya dan Ninis pun berencana meninggalkan tempat. Hampir lupa dengan rencanaku yang ingin ke rumah Nunu pun teringat kala itu. Iseng kuajak Ninis. Siapa tahu saja dia bosan di rumah. Dia mengiyakan.. Wah, saya punya teman jalan.

Kami naik pete-pete 07 selama sejam kalo tidak salah. Mendengar adzan berkumandang, Ninis mengajakku untuk sholat di mesjid di samping telkom. Kata Ninis, dia rindu mesjid itu karena terbuka. Nah ini kata terbuka yang pertama kudengar..

Saya sempat penasaran dengan kata terbuka yang disandingkan dengan kata mesjid tersebut. Saya pun menyetujui karena sudah adzan juga kan...... Tiba di sana ternyata.....

bersambung .....

Senin, 25 April 2011

tidak tau

saya sungguh-sungguh cukup stress dua hari ini.. and i feel i'm going to be mad

Rabu, 20 April 2011

Cara Memberi Emoticon Lucu pada Postingan Blog Bag. II

Bismillah... saya datang lagi pembaca. Kali ini kedatangan saya untuk meng-clear-kan postingan saya sebelumnya, sesuai judul postingan ini. Cara memberi Emoticon Lucu di Postingan.... Ingin Menampilkan Jenis Emoticon nan lucu n menggelikan berikut ini????
http://www.smileycodes.info
Let's Check it Out......

-------------------------------------------------------------------------
1. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah Basmalah dulu.. hehehe..
2. Buat "Entri Baru" atau "New Entry" di blogger terlebih dahulu... Jika ingin menyelipkan emoticon-emoticon lucu yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah membuka situs khusus emoticon seperti http://www.smileycodes.info/
3. Klik link tersebut di atas.. maka akan muncul Jendela seperti ini

Pada bagian "Emoticon Character", klik salah satu Emoticon tersebut...

4. Nah, sekarang coba klik emoticon yang kamu inginkan, misalnya saya pilih dan klik "Tuzki Moto Rabbit"

5. Setelah klik akan muncul jendela seperti ini... Copy "HTML Code" tersebut.


6. Nah, kita kembali lagi ke "Entry Baru". Perhatikan gambar, kemudian klik "Edit HTML"



7. Paste HTML Code yang telah dicopy tadi ke halaman "Edit HTML" tersebut.


8. Setelah itu kembalikan lagi di halaman "Tulis", seperti tampak pada gambar di atas...

9. Nah Beginilah hasilnya.....


nah, semoga berhasil yah kawan.. Selamat mencoba lagi. Mudah-mudahan saja postinganku kali ini lebih dimengerti...

Wassalam

RinChu

Membuat Origami Sakura (Cherry Blossom)



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh... Jarang sekali saya menggunakan salam pembuka yang dirahmati Allah ini.. Saya seringnya menggunakan ohayou dan kalimat pembuka lainnya. Saya menjadi terbiasa menggunakannya dalam tulisanku karena sering banget liat di Facelim.. Jejaring Sosial Untuk Muslim.


Senang sekali bertemu dengan kalian semua kembali pembaca (serasa jadi penyiar). Hari ini saya dapat ilmu dunia lagi. Kali ini postinganku akan membahas origami. Ada yang senang dengan seni origami atau melipat kertas?? Silakan simak terus postingan berikut ini.

Saya mendapatkan cara membuat origami ini dari sebuah situs yang tidak sengaja kulihat karena seorang temanku Ekbess men-tagnya untuk seorang teman. Karena saya orangnya suka penasaran dan lagipula saya menyukai origami. Kuputuskan untuk membuka link tersebut. Walhasil saya jadi kegirangan sendiri karena terdapat berbagai macam origami di sana beserta cara pembuatannya. Nah, dan mengapa saya memilih origami sakura yah karena pada dasarnya saya yang seorang wanita yang senangnya terhadap hal-hal indah. Salah satunya bunga. Iseng kuklik flower dan mataku langsung tertuju pada sakura dan sunflower. Tapi aku memutuskan untuk memilih sakura. Cek percek ternyata bisa didonlot gambarnya. Yah, beginilah saya share saja di blog. Semoga bermanfaat kawan.
Berikut Gambarnya.....



Karena saya merasa adalah warga negara yang baik saya tidak boleh melanggar hak cipta. Maka saya cantumkan sumbernya http://en.origami-club.com//flowers/sakura2/index.html
Pada link tersebut pula, pembaca sekalian bisa langsung klik saja situsnya. Selain gambar originalnya, terdapat pula gambar animasi sehingga pembaca bisa langsung praktek di hadapan layar monitor jikalau pembaca kacau pikiran akibat ketidakmengertian dari gambar bersangkutan :D

Wassalam

RinChu




Minggu, 17 April 2011

Kuning

Judul tulisan ini sesuai pastinya dengan apa yang ingin kusampaikan pembaca.

I Love Yellow...
Awalnya saya antara suka dan tidak suka dengan kuning. Saya masi ingat kenapa saya jadi tergila-gila dengan warna yang satu ini. Ingat dengan Power Ranger ? Pasti masi ingat kalau lahir n dihdupnya seangkatan ma saya.. kelahiran akhir 80-90'an pokoknya.

Saya 5 bersaudara saat Power Ranger kala itu masih berjaya. Kami berlima sangat mengagumi Power Ranger. Sepakat kami pun saling berebut mana Ranger yang paling kami sukai. Sayapun kebagian warna kuning...

Sejak saat itu, Setiap apapun yang ingin kubeli atau ingin dibelikan maka akan kupilih atau dipilihkan warna kuning. Sejak saat itu pula aku semakin lama semakin menyukai kuning. Dan akupun semakin jatuh cinta dengan kuning dan lainnya... Hopely happy with this colour. I love yellow and always will be...

Sabtu, 16 April 2011

あ!

Ada kejadian seru pemirsssaaaa.... sekaligus menegangkan... Saat saya hendak menyelesaikan tulisan yang terpampang di bawah sebelumnya. Tepat ketika sedang mengupload foto untuk tulisanku.... KUCINGku pemirsa... Kucingku berkelahi dengan kucingku juga.... Yang kecil hanya mampu berteriak akibat terkaman kucing besar. Yang besar terus menerus memburu yang kecil.

Karena separuh kaget separuh menganga, dengan tidak terlalu sigap aku langsung mengambil tubuh si kucing kecil dan memapahnya. Kucing yang besar tidak rela dan ikut memburuku juga.. "Apa maksudmu Long-long (red: nama tersangka)???" Subuh-subuh rumahku membahana dengan teriakan kedua kucing (tapi teriakan yang kecil lebih dahsyat eui). Alhasil seluruh penghuni rumahku yang sedang terlelap menjadi terbangun. Mereka berdua membuat kegaduhan besar di hari sabtu subuhku ini....


Karya Baruku

Karya baru nih.. Pernah kubuat dulu sih. Tapi cuman 1 item. Nah ini bermacam2 warna....

Jumat, 15 April 2011

Merasa Rugi Jika Tidak Ada Jejaknya

Ini tentang apa menurutmu pembaca?
Ah, langsung saja. Berbelit-belit bukan keahlianku. Untuk kesekian kalinya penyakit itu muncul lagi. Prokrastinasi. Penyakit ini sedikit menyiksaku dan kantongku. Bagaimana tidak karena telat mengembalikan buku dengan alasan yang cukup simpel "Ah besok saja" ini akhirnya membuatku didenda cukup banyak.

Menurutku denda 25rb itu udah kelewat batas. Sebagai mahasiswa cukup memberatkan juga. Tapi apa boleh buat, semuanya sudah bulat-bulat. Tapi yah, supaya saya tidak merasa rugi jadi saya mencari cara agar tersimpannya buku itu di saya bisa tertebus dengan ada sedikit jejaknya. Dengan sangat terpaksa saya pun meng-scan buku-buku tersebut. 3 buku dengan judul-judul berbeda. Setidaknya di lain hari bisa saya buka kembali hasil scan tersebut. No procrasinasi lagi deh.. Kapok

Senin, 04 April 2011

Tolong diforward: Grup yang berisi Fitnahan-fitnahan terhadap Allah dan Rasulullah

Tadi aku menemukan sebuah lagi fakta baru dari saudariku di akun Facelim. Ternyata telah ada orang-orang yang telah disesatkan pikirannya dan dengan semena-mena menuliskan hal-hal yang memfitnah Allah dan Rasul-Nya. Naudzubillahimindzalik.
Untuk SAUDARA-SAUDARIKU di FB, mohon buka halaman ini utk segera di LAPORKAN : http://www.facebook.com/pages/Mohammad-Bin-Abdullah/151715131557981?sk=wall

KLIK "Contains hate speech or attacks an individual"... Grup ini berisi fitnahan-fitnahan atas Rasulullah Salallahu alaihi wasallam. Semakin banyak yang me-report semakin besar pula kemungkinan grup ini ditutup. SEBARKAN

Sintaksis Telah Usai (II)

Sintaksis telah usai dan menyisakan kepegalan di tubuhku yang baru kurasakan hari ini. Dengan sangat terpaksa pun kumemutuskan untuk tidak mengunjungi kampus yang setiap harinya kudatangi itu. Urusan kepanitian di akhir masa organisasiku di Musholla Al-Adaab Fakultas Ilmu Budaya Unhas telah berakhir. Semoga saja aku masih diizinkan oleh Allah untuk berada di kepengurusan tahun depan.

Ketidakhadiranku di kampus otomatis membatalkan beberapa planningku. Tidak Tahsinul Qiraah, tidak mengurus proposal skripsi dan RKM. Semoga besok aku bisa mengawali hari lagi di kampus dengan ketepatan waktu yang terus menerus kuusahakan. I hope i won't be late again. ^_^

Minggu, 03 April 2011

Sintaksis telah usai

Kegiatan SINTAKSIS (Studi Intensif Aktualisasi Islam) telah berakhir hari ini. Setelah menjadi panitia selama beberapa pekan ini. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar walaupun agak sedikit tidak sesuai harapan. Walaupun lelah mendera, tetapi hati tetap senang. Ini hari pertamaku pula menjadi MC kegiatan. Walaupun agak terbata-bata, akhirnya bisa juga aku melewatinya. Ternyata menjadi MC itu menyenangkan walaupun tidak berpengalaman.

Hari ini saya juga agak telat hadir dikarenakan diriku yang lelet dan menunda-nunda. Afwan jiddan ukhtifillah. Saya cukup senang mendapat banyak relasi lagi dan menambah ukhuwah sesama peserta kegiatan. Semoga dengan kegiatan ini, aku masih bisa merasakan nikmatnya ukhuwah dan dakwah Illallah. Amin. ^_^

Jumat, 01 April 2011

Kitab Sumpah dan Nazar.. Bulughul Maram versi Pustaka Al-Hidayah

KITAB SUMPAH DAN NAZAR

كِتَاب اَلْأَيْمَانُ وَالنُّذُورِّ

Hadits No. 1388

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam menjumpai Umar Ibnu Al-Khaththab di suatu kafilah, padahal ia (Umar) sedang bersumpah dengan nama ayahnya. Maka Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam berseru kepada mereka: "Ketahuilah bahwa Allah melarang kalian untuk bersumpah dengan nama ayahmu. Barangsiapa bersumpah, hendaknya bersumpah dengan nama Allah atau diam." Muttafaq Alaihi.

َعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا, ( عَنْ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ أَدْرَكَ عُمَرَ بْنَ اَلْخَطَّابِ فِي رَكْبٍ, وَعُمَرَ يَحْلِفُ بِأَبِيهِ, فَنَادَاهُمْ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَلَا إِنَّ اَللَّهَ يَنْهَاكُمْ أَنْ تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ, فَمَنْ كَانَ حَالِفاً فَلْيَحْلِفْ بِاَللَّهِ, أَوْ لِيَصْمُتْ )مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Hadits No. 1389

Menurut suatu riwayat Abu Dawud dan Nasa'i dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu dalam hadits marfu': Jangan bersumpah dengan nama ayahmu, ibumu, dan apa-apa yang disekutukan dengan Allah. Dan jangan bersumpah dengan nama Allah, kecuali kalian dalam keadaan benar."

َوَفِي رِوَايَةٍ لِأَبِي دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيِّ: عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه ( لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ, وَلَا بِأُمَّهَاتِكُمْ, وَلَا بِالْأَنْدَادِ, وَلَا تَحْلِفُوا إِلَّا بِاَللَّهِ, وَلَا تَحْلِفُوا بِاَللَّهِ إِلَّا وَأَنْتُمْ صَادِقُونَ )

Hadits No. 1390

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sumpahmu haruslah apa yang dibenarkan oleh temanmu." Riwayat Muslim.

َوَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( يَمِينُكَ عَلَى مَا يُصَدِّقُكَ بِهِ صَاحِبُكَ )

Hadits No. 1391

Dalam suatu riwayat: "Sumpah menurut niat orang yang meminta sumpah." Riwayat Muslim.

َوَفِي رِوَايَةٍ ( اَلْيَمِينُ عَلَى نِيَّةِ اَلْمُسْتَحْلِفِ ) أَخْرَجَهُمَا مُسْلِمٌ

Hadits No. 1392

Dari Abdurrahman Ibnu Samurah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila engkau bersumpah terhadap suatu hal, lalu engkau melihat ada sesuatu yang lebih baik daripada sumpahmu, maka bayarlah kafarat untuk sumpahmu dan lakukan hal yang lebih baik itu." Muttafaq Alaihi. Menurut lafadz riwayat Bukhari "Lakukan hal yang lebih baik itu dan bayarlah kafarat sumpahmu." Menurut riwayat Abu Dawud: "Bayarlah kafarat sumpahmu, kemudian lakukan apa yang lebih baik itu. Sanad kedua hadits tersebut shahih.

َوَعَنْ عَبْدِ اَلرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( وَإِذَا حَلَفْتَ عَلَى يَمِينٍ, فَرَأَيْتُ غَيْرَهَا خَيْراً مِنْهَا, فَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ, وَائْتِ اَلَّذِي هُوَ خَيْرٌ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَفِي لَفْظٍ لِلْبُخَارِيِّ ( فَائِت اَلَّذِي هُوَ خَيْرٌ, وَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ ) وَفِي رِوَايَةٍ لِأَبِي دَاوُدَ ( فَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ, ثُمَّ اِئْتِ اَلَّذِي هُوَ خَيْرٌ ) وَإِسْنَادُهَا صَحِيحٌ

Hadits No. 1393

Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa bersumpah atas suatu hal, lalu ia mengucapkan insyaAllah (jika Allah menghendaki), tidak ada denda atasnya (jika ia melanggarnya)." Riwayat Ahmad dan Imam Empat. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.

َوَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( مَنْ حَلِفِ عَلَى يَمِينٍ فَقَالَ: إِنْ شَاءَ اَللَّهُ, فَلَا حِنْثَ عَلَيْهِ ) رَوَاهُ اَلْخَمْسَةُ. وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Hadits No. 1394

Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Sumpah Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam ialah: Tidak, demi yang membalikkan hati." Riwayat Bukhari.

َوَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ( كَانَتْ يَمِينُ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم لَا, وَمُقَلِّبِ اَلْقُلُوبِ ) رَوَاهُ اَلْبُخَارِيُّ

Hadits No. 1395

Abdullah Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Seorang Arab Badui menemui Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dan bertanya: Wahai Rasulullah, apakah dosa-dosa besar itu? -perawi melanjutkan hadits dan di dalamnya disebutkan- "Sumpah palsu." Dalam hadits itu aku bertanya: Apa itu sumpah palsu? Beliau bersabda: "Sumpah yang digunakan untuk mengambil harta orang muslim, padahal ia bohong." Riwayat Muslim.

َوَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عَمْرِوٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ( جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُولَ اَللَّهِ! مَا اَلْكَبَائِرُ? فَذَكَرَ اَلْحَدِيثَ, وَفِيهِ قُلْتُ: وَمَا اَلْيَمِينُ اَلْغَمُوسُ? قَالَ: اَلَّذِي يَقْتَطِعُ مَالَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ, هُوَ فِيهَا كَاذِبٌ ) أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ

Hadits No. 1396

Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu tentang firman-Nya (artinya = Allah tidak akan menuntut sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja), ia berkata: Itu adalah perkataan orang: Tidak, demi Allah dan benar, demi Allah." Riwayat Bukhari. Abu Dawud meriwayatkannya dengan marfu'.

َوَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا ( فِي قَوْلِهِ تَعَالَى: لَا يُؤَاخِذُكُمُ اَللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ قَالَتْ: هُوَ قَوْلُ اَلرَّجُلِ: لَا وَاَللَّهِ بَلَى وَاَللَّهِ ) أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ وَأَوْرَدَهُ أَبُو دَاوُدَ مَرْفُوعاً

Hadits No. 1397

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, barangsiapa menghafalnya ia masuk surga." Muttafaq Alaihi. Tirmidzi dan Ibnu Hibban mengurai nama-nama tersebut, sebenarnya penyebutan nama-nama itu adalah penyusupan oleh sebagian perawi hadits.

َوَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِنَّ لِلَّهِ تِسْعًا وَتِسْعِينَ اِسْماً, مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ اَلْجَنَّةَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَسَاقَ اَلتِّرْمِذِيُّ وَابْنُ حِبَّانَ اَلْأَسْمَاءِ, وَالتَّحْقِيقُ أَنَّ سَرْدَهَا إِدْرَاجٌ مِنْ بَعْضِ اَلرُّوَاةِ

Hadits No. 1398

Dari Usamah Ibnu Zaid Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa diberi suatu kebaikan, lalu ia mengucapkan kepada pemberi itu: Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan maka ia telah sempurna memberikan pujian." Riwayat Tirmidzi dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban.

َوَعَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ, فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكِ اَللَّهُ خَيْراً فَقَدْ أَبْلَغَ فِي اَلثَّنَاءِ ) أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Hadits No. 1399

Dari Ibnu Umar bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melarang ber-nadzar, beliau bersabda: "Ia tidak mendatangkan kebaikan, ia hanya dikeluarkan oleh orang bakhil." Muttafaq Alaihi.

َوَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا, ( عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ نَهَى عَنْ اَلنَّذْرِ وَقَالَ: إِنَّهُ لَا يَأْتِي بِخَيْرٍ وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ اَلْبَخِيلِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Hadits No. 1400

Dari Uqbah Ibnu Amir Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Kafarat nadzar adalah (sama dengan) kafarat sumpah." Riwayat Muslim. Tirmidzi menambahkan di dalamnya: "Jika ia belum menentukan nadzarnya." Hadits shahih menurutnya.

َوَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( كَفَّارَةُ اَلنَّذْرِ كَفَّارَةُ يَمِينٍ ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ وَزَادَ اَلتِّرْمِذِيُّ فِيهِ: ( إِذَا لَمْ يُسَمِّ ) وَصَحَّحَه

Hadits No. 1401

Dalam hadits Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu yang diriwayatkan Abu Dawud secara marfu': "Barangsiapa bernadzar dengan nadzar yang belum ia tentukan, kafaratnya sama dengan kafarat sumpah; barangsiapa bernadzar dengan suatu maksiat, kafaratnya sama dengan kafarat sumpah; dan barangsiapa bernadzar dengan apa yang tidak ia mampu, kafaratnya sama dengan kafarat sumpah." Sanadnya shahih, namun para penghafal hadits lebih menilainya hadits mauquf.

َوَلِأَبِي دَاوُدَ مِنْ حَدِيثِ اِبْنِ عَبَّاسٍ مَرْفُوعاً: ( مِنْ نَذَرَ نَذْراً لَمْ يُسَمِّهِ, فَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ, وَمَنْ نَذَرَ نَذْراً فِي مَعْصِيَةٍ, فَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ, وَمَنْ نَذَرَ نَذْراً لَا يُطِيقُهُ, فَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ ) وَإِسْنَادُهُ صَحِيحٌ; إِلَّا أَنَّ اَلْحُفَّاظَ رَجَّحُوا وَقْفَهُ

Hadits No. 1402

Menurut Hadits riwayat Bukhari dari 'Aisyah r.a: "Barangsiapa bernadzar hendak maksiat kepada Allah, janganlah ia melakukan maksiat tersebut."

َوَلِلْبُخَارِيِّ: مِنْ حَدِيثِ عَائِشَةَ ( وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَ اَللَّهَ فَلَا يَعْصِهِ )

Hadits No. 1403

Menurut riwayat Muslim dari hadits Imran: "Tidak boleh dipenuhi nadzar yang melakukan maksiat."

َوَلِمُسْلِمٍ:مِنْ حَدِيثِ عِمْرَانَ ( لَا وَفَاءَ لِنَذْرٍ فِي مَعْصِيَةٍ )

Hadits No. 1404

Uqbah Ibnu Amir berkata: Saudaraku perempuan pernah bernadzar hendak berjalan ke Baitullah dengan kaki telanjang, lalu ia menyuruhku untuk meminta petunjuk kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Setelah aku meminta petunjuknya, Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hendaknya ia berjalan dan naik kendaraan." Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Muslim.

َوَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ رضي الله عنه قَالَ ( نَذَرَتْ أُخْتِي أَنْ تَمْشِيَ إِلَى بَيْتِ اَللَّهِ حَافِيَةً, فَقَالَ اَلنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِتَمْشِ وَلْتَرْكَبْ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ

Hadits No. 1405

Menurut riwayat Ahmad dan Imam Empat, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak berbuat apapun dengan kesusahan saudara perempuanmu. Suruhlah ia memakai kerudung, naik kendaraan, dan berpuasa tiga hari."

َوَلِلْخَمْسَةِ فَقَالَ: ( إِنَّ اَللَّهَ لَا يَصْنَعُ بِشَقَاءِ أُخْتِكَ شَيْئاً, مُرْهَا: فَلْتَخْتَمِرْ, وَلْتَرْكَبْ, وَلْتَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ )

Hadits No. 1406

Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu berkata: Sa'ad Ibnu Ubadah meminta petunjuk Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam tentang nadzar ibunya yang telah meninggal sebelum melaksanakannya. Beliau bersabda: "Laksanakan untuknya." Muttafaq Alaihi.

َوَعَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: ( اِسْتَفْتَى سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ رضي الله عنه رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي نَذْرٍ كَانَ عَلَى أُمِّهِ, تُوُفِّيَتْ قَبْلِ أَنْ تَقْضِيَهُ ؟ فَقَالَ: اِقْضِهِ عَنْهَا ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Hadits No. 1407

Tsabit Ibnu ad-Dhahhak Radliyallaahu 'anhu berkata: Pada masa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam ada seseorang bernadzar hendak menyembelih unta di Buwanah, lalu ia menemui Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dan menanyakan hal itu. Beliau bertanya: "Apakah di situ pernah ada berhala yang disembah?". Ia menjawab: Tidak. Beliau bertanya: "Apakah di situ pernah dirayakan hari raya mereka?". Ia menjawab: Tidak. Beliau bersabda: "Penuhilah nadzarmu, sesungguhnya nadzar itu tidak boleh dilaksanakan bila ia mendurhakai Allah, memutuskan tali persaudaraan, dan nadzar pada suatu benda yang tidak dimiliki oleh manusia." Riwayat Abu Dawud dan Thabrani dengan lafadz menurutnya. Sanadnya shahih.

َوَعَنْ ثَابِتِ بْنِ اَلضَّحَّاكِ رضي الله عنه قَالَ: ( نَذَرَ رَجُلٌ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَنْحَرَ إِبِلاً بِبُوَانَةَ, فَأَتَى رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَسَأَلَهُ فَقَالَ: هَلْ كَانَ فِيهَا وَثَنٌ يُعْبَدُ ؟ قَالَ: لَا قَالَ: فَهَلْ كَانَ فِيهَا عِيدٌ مِنْ أَعْيَادِهِمْ ؟ فَقَالَ: لَا فَقَالَ: أَوْفِ بِنَذْرِكَ فَإِنَّهُ لَا وَفَاءَ لِنَذْرٍ فِي مَعْصِيَةِ اَللَّهِ, وَلَا فِي قَطِيعَةِ رَحِمٍ, وَلَا فِيمَا لَا يَمْلِكُ اِبْنُ آدَمَ ) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالطَّبَرَانِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُ, وَهُوَ صَحِيحُ اَلْإِسْنَادِ

Hadits No. 1408

Ada hadits saksi dari Kardam yang diriwayatkan oleh Ahmad.

َوَلَهُ شَاهِدٌ: مِنْ حَدِيثِ كَرْدَمٍ عِنْدَ أَحْمَدَ

Hadits No. 1409

Dari Jabir Radliyallaahu 'anhu bahwa ada seseorang berkata pada waktu penaklukan kota Mekkah: Wahai Rasulullah, aku telah bernadzar bila Allah menaklukan kota Mekkah kepada baginda, aku akan sholat di Baitul Maqdis. Beliau bersabda: "Sholatlah disini." Orang tersebut bertanya lagi dan beliau bersabda: "Sholatlah disini." Orang itu masih bertanya lagi, maka beliau bersabda: "Kalau begitu, terserah engkau." Riwayat Ahmad dan Abu Dawud. Hadits shahih menurut Hakim.

َوَعَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه ( أَنَّ رَجُلاً قَالَ يَوْمَ اَلْفَتْحِ يَا رَسُولَ اَللَّهِ! إِنِّي نَذَرْتُ إِنْ فَتَحَ اَللَّهُ عَلَيْكَ مَكَّةَ أَنْ أُصَلِّيَ فِي بَيْتِ اَلْمَقْدِسِ, فَقَالَ: صَلِّ هَا هُنَا فَسَأَلَهُ, فَقَالَ: صَلِّ هَا هُنَا فَسَأَلَهُ, فَقَالَ: شَأْنُكَ إِذًا ) رَوَاهُ أَحْمَدُ, أَبُو دَاوُدَ, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ

Hadits No. 1410

Dari Abu Said al-Khudry Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak boleh diadakan perjalanan kecuali ke tiga masjid, yaitu: Masjidil Haram, Masjidil Aqsho', dan masjidku ini." Muttafaq Alaihi. Lafadznya menurut riwayat Bukhari.

َوَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ اَلْخُدْرِيِّ رضي الله عنه عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ:( لَا تُشَدُّ اَلرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِد اَلْحَرَامِ, وَمَسْجِدِ اَلْأَقْصَى, وَمَسْجِدِي ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ, وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ

Hadits No. 1411

Dari Ibnu Umar bahwa aku berkata: Wahai Rasulullah, pada masa jahiliyyah aku pernah bernadzar akan beri'tikaf semalam di Masjidil Haram. Beliau bersabda: "Penuhilah nadzarmu." Muttafaq Alaihi. Bukhari menambahkan dalam suatu riwayat: Lalu ia beri'tikaf semalam.

َوَعَنْ عُمَرَ رضي الله عنه قَالَ: ( قُلْتُ: يَا رَسُولَ اَللَّهِ! إِنِّي نَذَرْتُ فِي اَلْجَاهِلِيَّةِ أَنْ أَعْتَكِفَ لَيْلَةً فِي اَلْمَسْجِدِ اَلْحَرَامِ قَالَ: فَأَوْفِ بِنَذْرِكَ )مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَزَادَ اَلْبُخَارِيُّ فِي رِوَايَة (فَاعْتَكَفَ لَيْلَةً)


Bulughul Maram versi 2.0 © 1429 H / 2008 M Oleh : Pustaka Al-Hidayah