TUTORIAL

Senin, 25 November 2013

So, Smile!

Bismillah...

Perlahan kuturun
Tak lama kulompat sedikit dari air
Ia lebih lincah dariku

Aku berhenti
Menunggu melesat reda
Lanjut kemudian terhenti di tengah
Ia muncul dan duduk

Aku berdiri sambil diam dan perlahan memiringkan kepala
Bingung bertanya-tanya
Siapa?

Saya memang kaku,
Susah gerak bila tidak tau
Dingin berseliweran dan kupeluk jaketku
Ia tetap duduk
Masi jua duduk dan melihat
Dari balik kaca hitamnya

Ia buka dan kemudian aku sadar
Senyum ia
Senyum meluluhkan segalanya

さわやかな笑顔~


Hima Rain

Minggu, 17 November 2013

What I Have to Do, My Future Shop?

Bismillah...

Bicara tentang mimpi saya pasti ingat dengan lirik ini:

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya

Ya, liriknya kena banget bagi seorang yang punya mimpi. Bukan mimpi yang terjadi di alam bawah sadar ketika kita tidur, tetapi mimpi yang merupakan hal yang sangat kita inginkan di dunia ini. Saya punya banyak mimpi. Mimpi yang terkadang saking inginnya kuwujudkan jadi betul-betul terbawa mimpi di malam hari. 

Saya punya mimpi punya toko sederhana yang menjual segala hasil karya kerajinan tanganku. Apakah mimpiku itu kecil? Oh no, saya menganggap itu mimpi yang sangat besar. Sedari kecil saya memang tidak mengharapkan memiliki toko seperti itu. Tetapi seiring hobi berjalan saya makin cinta dengan craft. Sehingga dengan adanya toko itu saya bisa menyebarkan hasil kreasiku dan bisa juga menyebarkan ilmu craft juga sekalian. Saat ini mimpi itu mungkin belum bisa terwujud dengan cepat, tapi setidaknya sudah ada banyak hal yang saya lakukan untuk mewujudkannya.

1. Ud'uni astajib lakum. Selalu berdoa, doa adalah salah satu penyebab berhasilnya seseorang. Selalu berdoa kepada Allah dan mintalah segala apa yang kau inginkan niscaya Allah akan mengabulkan. Tapi ingat ya mintalah kepada Allah disertai dengan usaha. Usaha itu adalah salah satu pengantar keberhasilan, tapi dahuluilah dengan doa. Doa di kala lapang jauh lebih bermakna ketimbang doa di kala sempit. Itu adalah bentuk kesyukuran kita kepada Allah.

pic source
2. Membuat target pencapaian. Bila punya mimpi ada baiknya membuat terlebih dahulu target pencapaian. Target itu berupa waktu kapan mimpi itu terwujud atau bisa kita sebut deadline kali ya. Contohnya seperti ini, "Saya akan punya toko dalam waktu 1 tahun" misalnya. Ada baiknya lagi mimpi itu ditulis gede-gede di tembok sehingga kalian akan lebih sering melihat dan mengingatnya.

pic source
Deadline memang tidak hanya digunakan kalo ingin menyelesaikan sesuatu tetapi mimpi pun berhak diberi deadline. Apa sih gunanya? Banyaak dan ngaruh banget. Kita bakal lebih fokus meraihnya dan sangat menentukan hasilnya kelak. Tidak punya target waku akan membuatmu santai dan berleha-leha dalam meraih mimpi dan mimpi makin semakin jauh?! Padahal lirik di atas jelas menyebutkan "berlarilah tanpa lelah" itu mengindikasikan tidak ada kata berjalan santai dalam meraih mimpi #menurutku. Oke intinya saya dan kalian yang punya mimpi mesti membuat target waktu pencapaian. 

3. Punya toko online. Saat ini saya memiliki toko online, ini adalah salah satu pijakanku untuk memiliki toko offline. Tau kan kalo online itu berarti saya belum punya toko di tataran offline alias di dunia nyata. Saya memiliki 3 galeri di dunia maya. Toko-toko saya itu saya bentuk di tahun 2011, awal peluncuran usahaku. Apakah saya puas dengan ketiga toko online itu? Belum, tidak ada yang lebih baik ketimbang melihat aslinya di dunia nyata. Fufufu

Airin Handicrabby

4. Menabung. Eits ini nih cara yang paling sering digunakan orang untuk mewujudkannya dan saya pun juga menggunakannya. Menabung berapa lama untuk mewujudkannya? Fufufu hanya saya yang tahu.

pic source

5. Bikin stok karya banyak-banyak. Hei, sebelum punya toko harus punya isinya kaaan. Hehehe dan membuat stok adalah bagian penting terjadinya toko offlineku. Tiap hari berinovasi dan bertekad membuat 1 atau lebih karya baru setiap harinya. Bayangkan kalo diselaraskan dengan waktu target pencapaianku. Pasti akan banyak sekali karya-karya baruku di saat launching nanti yeaay.



6. Memantaskan diri. Selalu berupaya memantaskan diri untuk punya toko. Berusaha untuk terus bisa mengendalikan diri dan memiliki rasa bertanggung jawab terhadap sesuatu yang telah dibuat. Belajar, belajar, belajar, dan belajar lagi. Berani berbuat berani bertanggung jawab #eh.  

Yap, 6 hal yang mesti saya lakukan terus-menerus secara berkesinambungan untuk meraih mimpi punya toko. Yossssh gambarimasu Doakan saya yaaa teman-temaan. Itulah salah satu cerita singkat mengenai salah satu mimpi-mimpiku. Masih banyak mimpi lain yang belum kuceritakan, kalo kuceritakan pasti postingan ini akan sangat-sangat-sangat panjang. Jya, ijoo desu.

夢を実現して頑張れ~~


Hima Rain

Kamis, 14 November 2013

Aku, Aktifitasku, dan Acer Slim Aspire E1

Bismillah...




karena...


Saya punya 4 aktifitas yang mendominasi hariku saat ini.

Aktifitas Crafting
Setelah lulus kuliah saya mantap memutuskan untuk bekerja sebagai seorang crafter, pembuat kreasi kerajinan tangan. Saya senang browsing atau menjelajahi internet untuk mencari referensi ide untuk inovasi-inovasi kreasiku selanjutnya. blog-blog crafter jadi sasaranku untuk mencari ide. Sebagai pengusaha muda (hohoo) yang baru akan meniti karir pun, saya secara tidak langsung dituntut untuk mencari networking ke banyak orang dan banyak tempat melalui internet fufufu.

kreasiku niiiih~
Selain itu saya pun dituntut untuk selalu online karena statusku sebagai pemilik toko online. Saat ini saya hanya online menggunakan notebook. Ketiadaan smartphone jadi mendominasi aktifitas online via  notebookku saat ini. Kendala yang paling sering kutemui adalah notebookku menjadi sering cepat panas dan speednya menurun. Akibatnya saya sering keteteran dengan performa yang lambat itu. Akhir-akhir ini saya mereview salah satu notebook yang bisa mengatasi masalah 'panas' itu. Notebook seri Acer Slim Aspire E1 didesain memiliki sistem pendingin yang cukup memadai. Sehingga suhu kerja notebook bisa terjaga dengan lebih baik sehingga tidak cepat panas. ~~ Woaaa bahagiaa ~~

Seri Acer Slim Aspire E1 didukung oleh  performa prosesor Intel di dalamnya, mulai dari Intel® Celeron® dan Core™ i3. Setau saya kedua prosesor ini adalah prosesor low-end yang kinerja performanya bisa diacungi jempol. Cukup berkualitas dan handal untuk kerja basic computing, seperti membuka atau membuat dokumen, akses internet, dan sebagainya. Selain kinerja prosesor yang mantap, Acer Aspire E1 Slim series pun dijejali baterai yang berdaya tahan lama.

Daya tahan baterai yang tahan lama. Saya ambil contoh Acer Aspire E1-432, notebook ini disandingkan dengan baterai yang mampu bertahan lama. Senang kan dengarnya?! Senang dong, ia akan memudahkanku yang sering menyalakan notebook dalam jangka waktu lama ini sehingga tidak terlalu sering mencolokkan charger. Sebagai seorang crafter, banyak gambar-gambar referensi craft yang mesti saya cari atau jadikan ide untuk membuat kreasi baru lagi untuk usaha online shopku. Saya pun punya kebiasaan untuk membiarkan notebookku menyala pada saat mengerjakan kreasi, sebagai pekerja yang detil saya selalu memperhatikan gambar-gambar kreasi dari notebook untuk kubuat lagi. Daya tahan baterai akan memudahkan dan jauh memuat efisien aktifitas craftingku itu. 

Aktifitas Blogging dan Gaming
Selain membuat kreasi saya pun memiliki aktifitas lain yaitu ngeblog. Saya memiliki dua blog yang kuperuntukkan menuliskan keseharianku sebagai crafter dan terkadang sharing seputar hobiku ini. Di blog ini biasanya saya sering menuliskan tutorial cara membuat kreasi ataupun sekedar upload gambar-gambar kreasiku. Sedangkan di blog Airin Handicrabby saya akan menampilkan gambar-gambar kreasi yang khusus untuk dijual. 


Aktifitas ngeblogku ini akan sangat nyaman bila didukung oleh performa dan kinerja notebook Acer Aspire E1 Slim Series ini. Saya akan jauh lebih mudah mengotak-atik gambar kreasiku dengan performa Intel HD Graphics yang ditawarkan notebook ini. 

Performa HD Graphics ini pun mampu membuat saya yang hobi ngegame ini jauh lebih nyaman dan berjalan lancar. Seperti pula yang kupaparkan di paragraf sebelumnya, daya tahan baterainya ini mampu bertahan lama saat memainkan  game. Nah, komplit banget. ~~Ngeblog oke, ngegame pun tak kalah asyik!~~

Form 30 % lebih tipis. Notebook Acer seri E1 didesain dengan bentuk yang memang lebih tipis dari laptop umumnya. Inilah yang menjadi daya tarik paling nyata di awal perkenalanku dengan notebook acer. Acer Aspire E1-432 adalah salah satu keluaran notebook Acer Aspire E1 Slim Series. Slim series berarti notebook seri E1 ini didesain dengan ukuran yang 30 % lebih tipis daripada tipisnya notebook pada umumnya. Walaupun hanya kulihat lewat layar kaca, sangat jelas bentuk dari notebook ini meyakinkan tampilannya. Ukuran tipis, desain minimalis, dan juga masih memperlihatkan daya tarik yang elegan sangat cocok untuk wanita yang ingin tampil menarik.

Selain ingin tampil menarik dengannya, ia pun pasti akan membuatku lebih nyaman saat membawanya ikut serta. Ia dipastikan sangat ringan, jadi dijinjing atau dibawa dalam tas tak mengapa, dipeluk dengan tangan pun tak mengapa. Tangan tidak akan mudah lelah membawanya. Aktifitas ngeblog dan ngegameku di mana saja akan sangat memudahkanku dengan form tipis Acer ini.

Aktifitas Watching
Saya adalah alumni mahasiswa sastra Jepang yang telah menyelesaikan studi sepertiku ini dan memiliki pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan jurusanku dulu. Saya takut itu bisa membuatku lupa dengan bahasa jepangku hahahaha. Oleh karena itu, semenjak lulus saya pun mulai mengaktifkan diri mencari dan menonton film dan dorama-dorama Jepang. Saat ini koleksi sangat banyak sehingga notebookku saat ini sudah full loaded kayaknya hehehe. Notebook Acer Aspire E1-432 memiliki media penyimpanan harddisk SATA berukuran 500GB, sangat besar ya untuk menyimpan file-file filmku itu. Menonton film pun, acer bisa menampilkan kualitas gambar yang cerah dan lancar. 



Itulah alasan-alasanku ingin memiliki Notebook Acer Slim Apire E1. Apakah saya sudah layak?? Fufufufu
Karena saya butuh dan Acer Aspire Slim Series pun mampu memenuhi apa yang kubutuhkan dalam segala kerja digitalku. Segala hal yang kubutuhkan ada di dalam tubuh tipisnya itu dan boleh kubilang nyaris sempurna. Iya, kenapa nyaris karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah *smile. Namun sudah jelas notebook ini punya performa oke yang bisa kuceritakan dengan bangga kepada siapapun.


Hima Rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Minggu, 10 November 2013

Cara Membuat Bros Mini Pohon

Bismillah...

Lama juga tidak menulis tutorial di Hima Rain, kali ini tutorial buat bros mini pohon nih. Liat ke bawah deh itu tuh bentuk brosnya. Imut nda? Imut dong. Langsung saja deh kita buat, yukk!!


Pertama-tama siapkan dulu alat-alatmu buat ngejait. Gunting dan jarum paling penting, flanel hijau tua dan coklat kayu terus benang coklat dan hijau tua, pulpen untuk membuat pola, dakron, lem lilin beserta glue gun dan terakhir peniti bros. Jangan lupa ya kumpulkan semua benda itu.

Pola yang kubuat agak-agak miring nih tapi kalian bisa rapikan pada saat pengguntingan. Di bawah ini gambar pola yang bisa kalian download dan pindahkan bentuknya ke kain. Setelah menggambar pola di kain terus digunting dengan rapi ya. 

ini polanya, jiplak ke karton ya
yang sudah digunting

Setelah tahap pengguntingan usai, segera jahit bagian hijaunya dulu nih. Jahit feston sekelilingnya tapi jangan seluruhnya dulu, sisakan buat isi dakron ya. 



Perlahan isi dengan dakron secukupnya pada bagian hijau ini dan lanjutkan jahitan festonnya lagi hingga jahitan selesai. 




Nah, jangan lupa untuk jahit bagian batangnya. Ambil benang coklat kemudian jahit keliling batang flanel tadi masi dengan teknik tusuk feston kok. Jangan lupa ya jahit juga bagian belakangnya. Bagian depan dan belakangnya sama lho. 



 Nah, sudah terjahit dan jadinya seperti di bawah ini. Beri peniti bros, rekatkan dengan lem lilin. 



Tadaaaa.....

Kalian suka? Ato makin diliat makin suka? Fufu, Ayolah yuk bikin juga, mudah sekali lho. Tidak sampai 15 menit membuatnya. Oke, sampai jumpa pada tutorial selanjutnya.


Hima Rain

Sabtu, 09 November 2013

Sensei Rabu dan Kamis

Bismillah...

"Senseeeeei!!", sebuah kata yang akrab kudengar dua hari itu. Kata yang kusuka itu disandangkan padaku walaupun singkat.

Rabu dan Kamis pekan ini saya memasuki lingkungan yang sudah cukup lama tidak kujalani dan tidak kutemui lagi, yaitu lingkungan sekolah yattaaa! Eits memasuki sekolah itu berasa abg lagi fufufu. Seolah-olah refleksi saat saya masi pake abu-abu putih itu tiba-tiba muncul di depan mata, huaaa hontou ni natsukashiii naaa.


Umm, memang sedikit deg-degan mengingat mulai hari itu saya akan berinteraksi dengan anak-anak abg yang seusia dengan adikku yang bungsu. Apalagi ya mengingat kelakukan adikku yang bandel ini pasti tidak jauh beda dari tingkah anak yang akan kuajari ini. AIsh suudzhon daku, pikiran burukku tuh saat itu. Saya mulai mengajar pada hari Rabu. Sengaja kuambil tawaran dari seniorku untuk menggantikan sementara salah satu sensei yang sedang pergi untuk tes cpns itu. Mumpung juga Airin Handicrabbyku kan juga sedang libur jadinya ya daripada tidak berbuat apa-apa di rumah mending mencoba mengajar lagi.

Mengajar itu kuanggap passion bagiku mungkin karena sedari kecil cita-citaku guru sih. Saya pernah mengajar di salah satu sekolah dasar di Makassar saat bergabung di Yayasan Rumah Belajar Honobono pada divisi pendidikan. Jadi ya pengalaman mengajarku baru bertaraf anak SD. Pernah sih saya mengajar anak SMP dan SMA tapi itu sebatas mengajar privat. So, jadi sedikit deg-degan deh.

Saat memasuki kelas pertama, setiap mata di kelas itu memandangku dengan sedikit heran. Awalnya saya sedikit ciut apalagi dengan tatapan mereka itu. Kata-kata pembukaan mengajarku untuk pertama kali jadi sedikit kacau. Kata-kata yang telah kupersiapkan sedari malam malah menciut dan irit banget. Wah, wah mungkin butuh kursus merangkai kata untuk mengajar ya fufufu. Apalagi keringatku mulai bercucuran hahahaha karena panasnya siang itu, seakan-akan menambah daftar nervous di hatiku. Beberapa menit berlalu segera keciutanku itu kuhapus perlahan dengan senyuman termanisku untuk meredakan suasana tidak biasa ini. Senyumku saat itu alhamdulillah cukup untuk mencairkan suasana walaupun kata-kata perkenalanku agak sedikit kacau. 

Menit demi menit alhamdulillah kelas pertama lancar dan berakhir dengan lancar pula pada kelas kedua walaupun tingkat kebandelan kelas kedua itu sedikit lebih tinggi. Pada hari berikutnya yaitu Kamis, taraf bandel kelas yang kuajar bervariasi. Kelas pertama adalah kelas unggulan, sangat senang mengajar di kelas ini, kata unggulan yang disandang kelas ini betul-betul tidak bohong. Rata-rata anak-anak ini ingin belajar dan fokus. Wah, good class!

Nah, kelas kedua dan ketiga cukup bandel dan sanggup membuat tenggorokanku sakit karena banyak berteriak. Huff, tidak bisa disalahkan sih mengingat mereka masi labil dan mungkin saja caraku mengajar bikin mereka bosan dan lebih baik ngobrol saja. Seusai mengajar yang melelahkan hari itu saya pun menanyakan sana-sini bagaimana caranya mengatasi siswa yang ribut. Salah satu teman menjawab lebih baik memberikan mereka spidol dan menyuruh si anak ribut menjelaskan seperti guru. Fufufu, tidak terpikirkan olehku sebelumnya. Kupikr itu cara yang jitu.

Saya pun bertekad pekan depan akan kugunakan cara itu kalau mereka ribut lagi. Namun mungkin tekadku itu bisa saja tidak akan terjadi mengingat saya mendapat kabar kalau hari ini sensei yang mengajar di sana telah kembali. Eh, bukannya sebulan?! Hahaha entahlah, yang pastinya dua hari itu saya senang menjadi guru dan senang dipanggil "Sensei" sama anak-anak fufufu. 

Ternyata masih banyak hal mengenai pengajaran yang belum saya ketahui. Seusai dua hari itu saya sadar saya mesti banyak-banyak belajar lagi mengenai metode belajar yang baik serta belajar tentang kepribadian anak didik. Dan tidak lupa belajar SABAR menghadapi orang lain. Guru memang profesi yang tidak mudah dan kadang bikin sebel, tapi entah kenapa saya masi ingin mengajar lagi. Magnetnya itu lho, sesuatu. Huwaaa mau kuliah lagi khusus pendidikan guru dehh, masi bisa nggak yaaa? Hehehehehe...


Hima Rain

Kamis, 07 November 2013

Kanzashi, Tsukurimashouka?

Bismillah...

Sudah sebulan sejak saya mendapatkan DIY kit pembuatan tsumami zaiku, bermacam-macam model kreasi kain ini saya buat. Kanzashi memang punya magnet tersendiri. Sekali buat ingin buat terus dan berinovasi terus. Keren sih bentuk bunga ini dan cara buatnya pun simpel dan bahan-bahannya mudah didapatkan. Saat ini saya senang membuat bentuk kanzashi yang ada jumbai-jumbainya. Kawaii sih, sepertinya kanzashi ini bisa jadi tren model bros baru. 

~Emas dan Putih~





~Merah nih~





Hontou ni kawai deshou?!! Jya, tsukurimashouka?


Hima Rain

Rabu, 06 November 2013

Acer Aspire E1-432, Teman Bermain dan Belajar

Bismillah...

Keluargaku memiliki komputer pertama kami di tahun 2004, Bapak dan Ibu membelinya pada saat pameran komputer berlangsung tidak jauh dari rumah. Sejak memiliki komputer kami sang anak makin sering berhadapan dengan benda elektronik ini. TV pun makin jarang dinyalakan. Bermacam tugas di sekolah kami gunakan bersama komputer itu, tidak jarang pula kami bermain game bawaan microsoft dengan komputer itu. Seiring waktu komputer ini pun makin lama makin berkurang performanya, mungkin karena keseringan dipakai dan mengharuskan daya tinggi sehingga seringkali "latto listrik" atau lazimnya disebut mati listrik kerap kali terjadi. Kasian si komputer issh. 

Saya dan adikku paling sering main game menggunakan komputer itu jadi yah mungkin itu juga salah satu penyebabnya. Main game mobil-mobilan dan tembak-tembakan berpasangan menggunakan komputer memang enak tapi si komputer jadi cepat hang dan CPU pun panas. Kadang juga nih komputer tiba-tiba mati. Kasihan. Seiring waktu nih komputer jinjing makin bersinar dan lama-kelamaan makin bersinar di mata saya dan saudara-saudaraku. Dengan sedikit permintaan kami pun dibelikan notebook, orang tua setuju karena salah satu dari kami sudah akan memasuki bangku kuliah. Komputer yang dijinjing akhirnya jadi salah satu fasilitas baru kami untuk belajar dan membuat tugas. 

Memiliki notebook ternyata tidak jauh berbeda dari memiliki komputer. Kami bersaudara masih juga sering menggunakannya untuk bermain game berpasangan, apalagi kala itu muncul keluaran game race terbaru. Internet pun saat itu mulai kami kenal, berbagai macam game dari dunia maya pun kami download dan mainkan bersama, contohnya Kangaroo, Scrabble, dan Monopoli. Wow, adikku semakin seringa mendownload dan kami pun semakin sering memainkannya. Cukup lucu juga mengingat masa lalu itu. Seringnya digunakan itulah membuat notebook milik bersama ini jadi bernasib sama dengan komputer lama  kami itu. Kurang performanya dan menjadi semakin cepat panas (fenomena panas terulang kembali).

Sampai saat ini pun, kami bersaudara terkadang masi sering bermain game internet. Kakak yang umurnya setahun di atasku masi sering memainkan duel Tetris Game via fb, saya sendiri hobi memainkan game "Spot the Difference", adik perempuan yang lebih muda setahun dariku memainkan game virtual world "Ameba Pigg" dengan sangat intens (ini nih pemegang notebook keluarga terlama saat ini), dan si bungsu sendiri lebih senang pergi ke warnet hanya untuk main game Point Blank. 

halaman depan ameba pigg

Si adik yang suka bermain ameba pigg ini sudah cukup sebal dengan performa notebook kami yang cepat panas itu, apalagi baterainya pun sudah tidak kuat untuk memainkan game dengan lama (Padahal itu akibat perbuatannya yang nonstop pemakaian). Si adik memutuskan untuk membeli notebook baru yang tahan panas, ringan dibawa-bawa ke kampus, dan bisa bermain game dengan nyaman. Kucoba tawarkan produk terbaru Acer E1 Slim Series yaitu Acer Aspire E1-432. Notebook ini telah didukung performa Intel® Processor di dalamnya
Keunggulan utama dari notebook Aspire E1-432 ini adalah penggunaan prosesor Intel 4th Gen terbaru, atau lebih dikenal dengan kode nama Haswell. Acer mempersenjatai notebook ini dengan prosesor Intel® Dual Core Celeron® Processor 2955U yang memiliki dua buah inti (dual core) dan berjalan pada kecepatan 1.40 GHz.
Seperti yang kukutip di atas itu dari website Acer Indonesia, keunggulan dari notebook ini adalah Intel Processornya atau dengan kata lain inilah otak komputernya. Kenapa saya kemudian menawarkan notebook ini kepada adikku yah karena memang performa notebook ini untuk bermain game bisa sangat memuaskan untuknya. Intel 4th Gen tersebut sekarang terintegrasi Intel HD graphics terbaru. Sebenarnya saya sendiri kurang tau apa fungsi dari Intel HD GRaphics ini, tapi yang pastinya saat saya memainkan game terbaru di notebook lamaku dan game itu ternyata error, biasanya akan selalu muncul pesan new tab mengenai resolusi dari Intel HD graphics ini. Jadi kemungkinan ini berhubungan dengan screen notebook, resolusi, dan kinerja graphics . Hum, kalo Acer bisa memecahkan masalah tersebut dengan Intel HD graphics terbarunya itu, Insyaa Allah adikku bisa bermain game dengan nyaman. 



Satu lagi keunggulan menariknya nih yaitu daya tahan baterainya. Mantap, dalam 3-4 jam bisa  nonstop bermain game menggunakan notebook Acer Aspire E1-432 ini. Oke, itu keunggulan dari sisi "bermain". Dari sisi "belajar", adik saya ini sebenarnya sudah menginjak semester akhir dan sedang proses mengerjakan tugas akhir. Keunggulan-keunggulan Acer E1 ini akan membuatnya jauh lebih menyenangkan dan tersenyum lebar. Dari daya tahan baterai pun akan sangat bertahan jauh lebih lama daripada saat memainkan game. Aktifitas di kampusnya yang mobile itu bisa membuat dia jauh lebih fleksibel menggunakan Acer si tipis itu tanpa terlalu sering mencolokkan charger ke mana-mana. Tipis dan ringan serta ia pun bisa tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya. Wow, keunggulan yang bersinar sekali di mata mahasiswa seperti dia. Harganya pun murah apalagi untuk kantong mahasiswa sepertinya. "Doakan adikku bisa membelinya ya kawan-kawan".

Nah, seperti itulah kisah pendek mengenai bermain game di tengah keluargaku khususnya saya dan saudaraku. Kami memang hobi memainkan game via notebook. Daya tarik game saat ini pun makin meninggi saja tapi ada baiknya aktifitas tersebut bisa diimbangi dengan hal-hal yang jauh lebih positif dan belajar adalah salah satunya, apalagi menggunakan notebook keren berkualitas tinggi itu fufufufu.. Happy ngegame and always be positive yaa!


Hima Rain
sumber gambar: 
http://www.acerid.com/
crop dari website ameba pigg by hima rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Jumat, 01 November 2013

Itu Mula

Bismillah...

Mimpi dengan tanda tanya besar Sangat besar seperti pohon tua
Dengan akar bersama cabang Menjulur pula
Seseorang tenggelam
Awal ia membentuk ikatan
Tetiba sebuah lengan
Aku rangkaikannya lenganku
Itu indah
Itu mula
Itu cinta
Itu dia
Aku kenalnya
Dari lirik sederhana
Yang teralir di sebuah besi miliknya
Aku marah
Dan ia tanyakannya
Sebuah lembar yang tak pernah dusta
Ia pun jawabkannya
Di satu jalan pula
Ia menuntunnya
Di sebuah batu juga
Ia duduk dan menunggunya
Itu indah
Itu mula
Itu cinta
Itu dia
Aku apa
Aku hanya apa