TUTORIAL

Kamis, 31 Oktober 2013

Acer Aspire E1-432, Mendukung Penampilan Kerenmu!

Bismillah...

Ada seorang dosenku  yang pernah mengajar beberapa semester pada kelas mata kuliah wajibku. Dosen wanita yang berpenampilan sederhana ini selalu terlihat kakkoi (red; keren) di mataku, dan ternyata hal ini juga diiyakan dengan pendapat teman-teman kelasku yang lainnya. Dosen ini berpenampilan sederhana dengan sebuah kacamata berframe bulat mini yang selalu bertengger di depan matanya. Saya selalu suka melihatnya, memang sih pada dasarnya dia itu smart banget, terbukti dari caranya membawakan materi dan segala contoh-contoh yang ia bawakan itu menarik, apalagi disajikan penyajian presentasi slide dari notebook yang selalu dibawanya itu. Dan saat itu saya pun mulai sadar dengan apa yang membuatnya lebih keren. Notebook tipis yang selalu digunakan dan dibawa-bawanya saat mengajar itu. 

Itu adalah salah satu contoh kecil dariku bahwa betapa kerennya pengguna notebook yang menggunakan notebook tipis. Memang menggunakan notebook yang ringan, mudah dibawa-bawa dan memiliki fitur yang lengkap dan OS yang keren itu idaman setiap user notebook. Semester 1 di tahun 2007 dulu, saya memiliki notebook yang cukup tebal dan berat yang harus saya bawa di kala presentasi materi kuliah per kelompok. Di dalam laptop itu saya menyimpan semua materi kuliah dan materi non kuliah yang sekiranya berguna untuk presentasiku. Jadilah kubawa notebook nan berat itu ke kampus. Saya masi ingat betapa lelahnya pundakku seharian membawa-bawa ransel berisi laptop yang berat itu. Subhanallah dan sejak saat itu saya bertekad untuk memiliki notebook yang tipis dan ringan dan mudah kubawa ke mana-mana.

Saya cukup terpukau dengan review notebook salah satu seri notebook Acer E1 slim series yang berdesain tipis itu. Ketebalannya 30 % lebih tipis daripada ukuran notebook umumnya.  User jauh bisa mendapatkan kenyamanan dan kepraktisan yang menyenangkan serta kesehatan tubuh yang maksimal. Ingat paragraf di atas tentang betapa lelahnya membawa notebook yang berat??!

Dengan adanya Acer E11 Slim Series ini user yang tidak mampu membawa berat-berat dan tetap ingin tampil maksimal serta nyaman sebaiknya menggunakan notebook keluaran terbaru Acer ini.
Acer Aspire E1-432 ini memiliki monitor LED yang berukuran 14 inch dengan resolusi sebesar 1366x768 pixel. Dengan ukuran dan resolusi seperti itu kebutuhan penggunaan multimedia, office basic, serta jelajah internet sudah cukup meyakinkan. 


Ya, berinternet ria! Saya senang saat mengetahui kalau fitur-fitur yang menyertainya bisa membuat user online (salah satunya saya) bisa tersenyum lebar. Seri Acer E1 Slim Series ini bisa membuatmu berinternet di mana saja dengan mudah menggunakan jaringan Wi-Fi 802.11 b/g/n. Di saat modem tidak bisa digunakan karena satu dan lain hal, wifi notebook ini sangat berguna. Dengan konektifitas seperti itu aktifitas internetmu jadi bisa lebih maksimal, contohnya ngeblog pun bisa jadi lebih intens. Praktis kan?!

Nah, untuk memaksimalkan berinternet pun butuh fitur yang disediakan Acer berikut, konektor USB port 3.0 yang super cepat itu, jadi transfer data bisa sangat cepat dong. Tidak lupa pula slot SD/MMC card bagi pengguna kamera yang ingin mentransfer file fotonya untuk keperluaan internet seperti media social ataupun sharing foto via blog dan lainnya. Wah, online blogshop saya bisa makin keren nih dengan Acer Aspire E1-432 ini fufufu. Praktis kan?!

Bagi yang sangat menyukai sharing foto dan berbagi keeksisan serta bersilaturrahim di dunia maya Acer menyediakan fasilitasnya. Webcam HD yang berguna untuk kamu bisa berfoto-foto menggunakan notebookmu, video call, webcam, dan juga streamng. Bagaimana? keren dan praktis bukaaaan?!!

Nah, cukup banyak kan keuntungan yang diimiliki kalau memiliki notebook ini. Kamu yang suka online baik mobile ataupun tidak pasti mupeng bukan?! Desain tipisnya bisa bikin kamu nyaman dan praktis saat dibawa ke mana-mana. Fitur-fitur yang disajikan Acer Aspire E1-432 ini juga bisa memanjakanmu tapi tetap masi bisa membuatmu makin mandiri dalam berinternet ria. 
Kemampuan memaksimalkan fasilitas dan mampu menilai mana yang membuat kita nyaman menggunakannya itulah yang akan membuat tampilanmu lebih keren. 

Hima Rain
sumber gambar: 
http://www.acerid.com/
drawing by hima rain

Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Selasa, 29 Oktober 2013

Jatuh Itu...

Bismillah...
proses jatuh itu untuk bisa bangun lebih cepat dan maju lebih baik 
"Ada anak kecil yang berlari dengan cepat dan berwajah begitu bahagia saat tengah bermain kejar-kejaran dengan teman-teman sebayanya. Anak ini begitu bahagia hingga tak melihat ada batu besar yang kemudian membuatnya tersandung dan jatuh dengan cukup keras. Hidungnya mengeluarkan darah dan jidatnya tergores hingga mengalirkan darah pula. Anak ini tanpa dikomando menangis keras dan masih dalam posisi jatuhnya. Ibunya tidak ada, kerja yang sibuk membuatnya tidak berada di rumah. Hanya nenek yang sudah rabun dan agak tuli yang menemaninya, karena itu tangisannya tidak terdengar oleh si nenek", papar Ibu Guru sambil menarik napas dan menghentikan ceritanya.

"Teman-temannya hanya melihat tanpa membantunya sedikitpun. 10 menit menangis dengan keras membuatnya lelah dan tangisannya berhenti dengan sendirinya. Ia bangun perlahan dan kemudian dengan tumpuan tangan dan lututnya, anak ini mulai berdiri lalu menghapus sisa darah di hidung dan jidatnya. Dipandanginya teman-teman bermainnya tadi dengan tatapan sedih, kini mereka kembali bermain seperti tidak ada yang terjadi. Mereka mungkin tidak peduli atau tidak mengerti kalau tadi anak itu jatuh dan merasa sangat sakit. Sekarang anak itu sudah bangun, seperti saat sebelumnya ia kembali lagi berlari dan menghampiri teman-teman bermainnya dan tersenyum kembali. Tanpa ada yang tau, hatinya tadi sudah sedikit tergores dengan kejatuhan yang tidak ada bantuannya itu", tutur Ibu Guru menutup ceritanya sembari menutup pula buku bacaan di tangannya.

Pernahkah kalian mengalami hal seperti yang dialami anak di atas itu? Kasian ya, saat jatuh dan tidak ada yang menolong. Padahal tangisan yang keras itu adalah sinyal pemanggil untuk orang-orang di sekitarnya supaya dia dibantu. Memang nih Al-Insan, manusia itu tempatnya salah, khilaf, lupa, dan kadang tidak peka. Hum, sebagai manusia kita mesti terus berusaha belajar untuk menjadi jauh lebih baik lagi bagi diri dan sekitar kita. 

Tapi di balik jatuhnya anak kecil tadi ada hikmah yang bisa diambil darinya. Ia bisa bangun sendiri setelah jatuhnya dan bisa tersenyum sendiri tanpa bantuan orang lain. Anak yang tegar, iri dengannya. Proses jatuh itu memang untuk membuat proses bangun itu bisa lebih cepat. Yosh gambare anak kecil. Walaupun saya yakin dari tuturan cerita Ibu Guru tadi ada terselip rasa sakit hati anak tadi yang tidak disebutkan solusi lanjutannya. Luka yang diibaratkan duri-duri yang mengeliling batang mawar si cantik. Kawaisou nanda.


Jatuh itu adalah bergesernya posisi sesuatu dari tinggi ke rendah dalam keadaan yang sangat tiba-tiba, tidak diketahui, tidak disengaja, dan itu terjadi dengan sangat cepat. Kadang menimbulkan luka akibatnya atau tidak terjadi apa-apa karenanya. Tapi yang pasti jatuh pada makhluk hidup itu selalu sakit, ada atau tidak luka yang ditimbulkannya. Kadang lucu ya kalo ada orang yang jatuh paling sering ditanya begini, "Tidak apa-apa?". Aduh, jatuh itu sakit lah, tidak usah ditanya. Mestinya pertanyaannya diganti menjadi, "Bagian mana yang sakit?". Pertanyaan itu jauh akan lebih bijak dan bisa menimbulkan solusi yang tepat untuk mengobati *smile.

Pernah jatuh? Ah pasti pernah, cepat bangunnya ya!


Hima Rain

Jumat, 25 Oktober 2013

Berkreasi Bunga dengan "Bunga Felt"

Bismillah...

Kalian suka bunga?? Suka melihat bunga?? Atau suka makan bunga mungkin ahahai #kidding. Saya suka sekali liat bunga, jenis apapun itu. Kesukaanku dengan bunga membuat saya pun tertarik menyalurkan hobi dengan membuat kreasinya dari kain felt atau biasa dikenal dengan flanel. Walaupun bunga yang kubuat tidak terlalu beragam setidaknya saya tau sedikit cara membuatnya. Nah, saat jalan-jalan ke gramedia saya menemukan ini dan sedikit bersorak 'aha', sepertinya hobi membuat kreasi bunga itu makin akan terwujud. 
"Bunga Felt: Membuat 30 Jenis Bunga"
Judul buku kreasi kedua yang kubeli dengan penghasilanku sebagai owner Airin Handicrabby. Setelah 3 tahun berjualan flanel baru beberapa buku yang kubeli mengingat inspirasi dan tutorial kebanyakan kuliat dari internet. Tertarik membeli buku bertema tutorial kreasi ini saat mulai intens berjalan-jalan ke gramedia. Mungkin karena keseringan mupeng saja kalau lewat rak buku-buku craft tetapi tidak kubeli huhu. 

Kenapa saya lebih tertarik membeli buku ini?

Awalnya karena cover depannya BUNGA MATAHARI. Setiap melihat bunga ini mataku langsung cling-cling, kalo diumpamakan mungkin seperti mata Paman Gober atau Tuan Krab saat melihat uang haha. Nah, setelah melihat isinya ternyata menarik dan tidak pernah kudapat secara lengkap cara membuat bunga kalau browsing di internet. Langsung jatuh cinta dong dengan buku ini.


Isinya seperti yang kukatakan di atas sangat menarik. Di sampul buku memang tertulis 30 jenis bunga, namun sebenarnya hanya ada 20 tutorial jenis bunga yang ditampilkan. Sedangkan sisa 10 lainnya berupa galeri saja, mengingat kesepuluh bunga ini bentuknya ada yang mirip dengan bunga yang 20 jenis itu. Jadi ada kemungkinan cara membuatnya pun kurang lebih sama. 

Pada bagian awal, penulis buku ini memberi beberapa tips tentang cara membuat daun dan melapisi tangkai serta perlengkapan-perlengkapan apa yang dibutuhkan. Di bagian akhir pun kurang lebih sama, ada tips yang diberikan oleh penulis. Mau tau? Beli bukunya dong fufufu.

Seperti kebanyakan buku tutorial lainnya, buku ini memuat pola di bagian akhir buku. Jadi kita dengan mudah bisa mempraktekkan isi buku ini. Tutorial di dalamnya pun sangat detail dengan disertai gambar pendukung yang cukup jelas dan mudah dimengerti. Yang ingin dan penasaran juga cara membuat bunga-bunga indah dari kain flanel itu, yuk segera membeli buku ini juga!



Berikut dua bunga yang telah kubuat berdasarkan tutorial di buku ini. Yah, mau bikin semua tapi satu-persatu dulu deeh, cekidot!

Si Dandelion
Si Mawar Pink
Info Buku:
Judul: Bunga Felt
Penulis: Lisa Tiyani
Penerbit: Demedia Pustaka
Tebal: 72 Hal.
ISBN: 979-082-143-3
Cetakan: I Januari 2013
Harga: Rp 36.000


Hima Rain

Kamis, 24 Oktober 2013

Kemudahan Manis Wanita Masa Kini, Si Tipis Acer Aspire E1-432

Bismillah...

Kuperhatikan seksama dari tahun ke tahun notebook semakin hari semakin keren saja. Di tivi-tivi saya biasanya hanya menonton iklan notebook yang keren-keren dengan spesifikasi, bentuk dan elegan yang fantastis itu. Sebut saja merek ini dan merek itu hehehehe.


Oke, kita coba mengkaji notebook secara santai dan singkat. Notebook adalah komputer yang didesain portable, dimaksudkan untuk memudahkan dan bisa dibawa-bawa. Biasanya ya pengguna notebook ini adalah orang dengan pekerjaan yang dituntut bermobilitas tinggi. Umumnya sih pegawai perusahaan, pemilik usaha online (seperti saya fufufu), penjual pulsa, kasir, pelajar, dosen, bapak dan ibu guru, dan lain-lainnya. Pada kategori lain-lain ini saya coba masukan wanita muda dan ibu-ibu rumah tangga. Hei jangan salah kedua jenis manusia ini dan apalagi saat ini cukup punya andil pada jumlah fantastis pengguna internet dunia.
Pengguna internet global, menurut International Telecommunication Union (ITU) mencapai angka 2, 421 miliar pada 2011 dari 2, 044 miliar pada tahun sebelumnya.
Wah, saya nggak main-main dengan pernyataan ini. Zaman sekarang zaman dunia digital sist n bro. Apa-apa membutuhkan internet. Wanita muda seperti aku ataupun ibu-ibu yang kukenal nih biasanya mencari informasi-informasi umum seputar kesehatan, makanan, pakaian, buku-buku, dan bahkan berita gosip sekalipun. Dan semua itu bisa didapat secara gampang sekarang melalui internet. Itulah kekuatan dunia maya.

Nah, sekarang coba kita kembali ke bahasan tentang notebook. Kita coba hubungkan penggunaan wanita dan ibu-ibu terhadap internet dan fasilitas yang mereka gunakan. Wanita itu apalagi kalo sudah menjadi seorang istri dan ibu ya, dituntut untuk selalu lincah dan fleksibel. Kalian tahu kan ibu-ibu itu membutuhkan perangkat yang bisa memudahkan dan membuat mereka tetap produktif dengan profesi mereka sekarang sebagai seorang istri dan seorang ibu tanpa mengesampingkan keeksisan mereka di dunia maya juga. Profesi mulianya itu terkadang membuat mereka harus selalu mampu membawa diri dan juga menempatkannya pada posisi praktis. Nah, penggunaan internet mereka pun sama.

Saya mencoba menilik dari beberapa teman-teman yang sudah merit dan punya anak, mereka menggunakan internet di sela-sela atau setelah pekerjaan mulia mereka telah selesai. Apalagi untuk ibu-ibu yang merangkap sebagai seorang pekerja. Notebook yang memiliki desain ringan dan mudah dibawa-bawa itulah yang mereka butuhkan. Namun notebook pada umumnya didesain dengan memprioritaskan kekuatan dibanding kenyamanan. Maka dari itu makin terampillah produsen-produsen membuat dan memodifikasi notebook. Muncullah salah satu produk berikut.

Produk keluaran terbaru Acer ini yaitu Acer Aspire E1-432. Dengan desain 30% lebih tipis dari ukuran notebook pada umumnya dan desain yang cukup elegan dan menarik ini memiliki fitur yang bisa memanjakan penggunanya, terutama untuk wanita mandiri dan lincah.

Aspire E1-432 merupakan jawaban Acer bagi spAcer yang memerlukan fungsi esensial sebuah notebook, tanpa mengorbankan ukuran form factor/dimensi. Bentuknya yang 30% lebih tipis dibanding notebook konvensional, menjadikannya tetap bersahabat untuk para pengguna dengan mobilitas tinggi.
Setuju dong dengan statement acer di atas, apalagi spesifikasi unggulan dari produk Acer E1 ini adalah daya tahan baterai yang sangat cocok untuk pengguna yang sering bepergian dan  bergerak kemana-mana tanpa harus mengkhawatirkan di mana harus men-charge.

langsing yaa fufufu
Satu lagi yang membuatku terkesan, desain tipis dan ringan itu mirip dengan netbook yang kecil dan mudah dibawa-bawa itu. Nah itulah letak keunggulan Acer Aspire E1 ini. Walaupun notebook ini tipis, modifikatornya tidak mengesampingkan fitur yang biasanya diabaikan oleh produsen notebook tipis, yaitu optical drive atau biasa kita sebut DVD RW. Selain itu yang paling mengesankan dan membuat ibu-ibu tersenyum lebar adalah Acer membanderol produk terbaru ini dengan harga yang cukup terjangkau, di bawah 5 juta rupiah. Bagaimana? Senang bukan mendengar harganya terjangkau tapi punya spesifikasi yang keren. Itulah okenya Acer! 
Notebook bagi seorang wanita itu mesti tampil keren dan elegan oleh pemakainya. Apalagi kalau tipis dan mudah dibawa pasti jauh lebih elegan. Selain itu fitur-fitur komputing di dalamnya juga mesti memadai. Dengan performa seperti itu, notebook menjadi teman kerja yang apik dan nyaman.        
Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia

Hima Rain

sumber gambar: 
drawing by hima rain

Kamis, 17 Oktober 2013

Yah Meng"anak-anak"an Memang

Bismillah...

Oktober ini menjadi awal yang baru bagi sebagian orang yang kukenal dan juga sepertinya menjadi awal musim penghujan di kota Daeng ini. Hari ini langit di kota Makassar sungguh gelap, bagi sebagian orang termasuk saya pasti akan mengira hari ini akan turun hujan yang deras. Tapi nyatanya tidak, awan gelap terlihat menggelayut di langit dan sepertinya enggan menurunkan timbunan airnya. Tapi satu yang bisa kutebak, langit di bagian sebelah timur sangat gelap. Di bawah abu-abu gelap di sana sepertinya hujan turun deras. Sepertinya hujan belum merata menyapa kami di sini.

Suara ibu membangunkanku dari khayalan memoriku beberapa tahun lalu, saat langit pun meng"abu-abu" seperti saat ini. Bisa kubilang saat itu adalah suasana yang cukup romantis tapi membingungkan. Mungkin kalian akan bertanya, "Apakah yang akan kau ceritakan ini kisah cinta?". Ah, tidak. Cerita wanita siapa yang tahu. Tapi cerita-cerita seperti itu tidak akan kuceritakan detil di sini. Kali ini saya mau membahas tentang hujan saja. 

Saya tau kebanyakan dari pembaca ataupun sebagian orang-orang di luar sana mengatakan hujan itu romantis. Memang tidak ada salahnya sih, suasana ketika akan hujan memang selalu menenangkan. Saat hujan baru akan turun, ibu-ibu dan para penjemur lainnya beramai-ramai menyelamatkan pakaian dan tubuh kering mereka. Dengan tergesa-gesa mereka bersegera berlindung dari air langit dan masuk ke dalam rumah. Setelah kegaduhan kecil itu maka dimulailah ketenangan hujan. Kebanyakan orang-orang meninggalkan aktifitasnya di luar rumah, untuk itulah saat hujan selalu tenang.  

Dengan beriringan air pun turun ke tanah dan membasahi semuanya. Kalo didengarkan seksama, memang sih suara hujan itu punya melodi tersendiri. Sehingga tidak jarang ada beberapa orang yang terhipnotis dengan segala kesederhanaan hujan. 

Yo yo sudah cukup kali ya kalo kubilang hujan itu romantis. Hujan.. hujan tidak adakah identitas lain untukmu??? Kalo saya ya, saya akan sangat menyukai hujan bila hujan itu menghilangkan cap romantisnya dan menyegerakan kesenangannya. Hum, intinya saya suka hujan yang menyenangkan dan menga"anak-anak"an. Oalah hujan yang seperti itu sulit ditebak. Beberapa momen yang kudapatkan adalah selalu hujan yang bahagia dan beberapa di antaranya ada juga yang mengingatkan kesedihan. Saya pernah mengalami kejadian saat hujan turun sangat deras dan bahkan nyaris saja luapannya menenggelamkan kakiku, tapi entah saat itu saya merasa senang. Yah meng"anak-anak"an memang. Ada juga saat akan turun hujan dan saya melihat sesuatu yang mengagetkan dari luar angkot yang kutumpangi. Yah itu namanya mengagetkan memang. Ada pula waktu itu... dan waktu itu... serta waktu itu lagi...

Hum, intinya ini postingan tentang hujan hohoho. Alasannya untuk menyambut musim hujan yang sudah datang. Welcome Rainy...

pemandangan emezing ini muncul setelah hujan deras
Jadi, yah meng"anak-anak"an memang! 

Hima Rain

Minggu, 13 Oktober 2013

Puasa Arafah ~Menggugurkan Dosa Tahun Lalu dan Tahun Akan Datang~

Bismillah...


Dari Abu Qatadah al-Anshari Radiallohu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab,
صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ السَّنَة الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ“
 Berpuasa pada Hari Arafah menggugurkan dosa tahun lalu dan tahun akan datang”. 
(HR. Muslim) 

Insya Allah pada tahun ini, 9 Dzulhijjah 1434 H jatuh pada tanggal 14 Oktober 2013. Yuk, berpuasa di hari tersebut. Semoga dimudahkan Insya Allah aamiin p(^-^q)

Hima Rain

日の出

Bismillah...

Pagi ini saya mau perlihatkan momen mentari terbit dari salah satu jendela rumahku. Kali ini tidak kuposting di blog Hima Sky tapi di siniiii (*≧∇≦*) . Khusus nih limited edition fufufu (Gomen berlebihan).

5:15 a.m

5:16 a.m

5:18 a.m

5:19 a.m

5:22 a.m

5:26 a.m

5:30 a.m

5:35 a.m

5:46 a.m

5:53 a.m

6:03 a.m

Kira-kira seperti itulah, memang langit itu sesuatu. Melihat langit pagi ini saya jadi terpikir satu haiku... Kira-kira begini...

asa no hi
hikari kagayaku
tori wo tobu

Fufufu jangan terlalu diperhatikan haiku yang kubuat, asal itu. Mending liat ke gambar saja lagi (´▽`). Ima 7.15 de, hi ga takaku natta kara, choo atsuku natte kita. Jya, mata...


Hima Rain

Rabu, 09 Oktober 2013

Little Mermaid, Si Pertama

Bismillah...

Waktu kecil dulu saya sering diajak bapak ke toko buku untuk mencari buku-buku cetak yang akan kugunakan di kelas. Seringnya kami mengunjungi toko buku Bina Ilmu, Dunia Ilmu, dan Tentara Ilmu di sepanjang jalan Bulukunyi. Ketiga toko buku itu dulu jadi pusat para orang tua mencari buku untuk anaknya. Sekarang sih tidak lagi mengingat saingannya cukup berat, yaitu Gramedia dan beberapa toko buku besar lainnya. Kasian toko buku kecil. 

Nah, kesampingkan dulu hal itu mending kuceritakan masa lalu saat toko buku ini masih berjaya. Di antara ketiga toko buku ini, Bina Ilmu-lah yang terbesar dan memiliki koleksi buku terbanyak dan terlengkap. Di setiap sudut terbungkus buku-buku baru dengan bau cetak baru yang khas yang tersusun di atas rak-rak yang padat. Serasa surga buku, tidak henti mataku menjelajah jika tiap kali berkesempatan mengunjungi toko buku ini. Dan memang kesempatan itu hanya ada di awal-awal caturwulan baru. 

Bapak selalu mengajakku mencari buku-buku pelajaran yang betul-betul baru diproduksi. Kadangkala ada buku pelajaran yang sama dengan milik kakakku tahun lalu tapi ada juga yang tidak. Nah, oleh karena itulah demi penghematan sengaja bapak tidak membeli paketan buku dari sekolah tapi malah membeli per buahnya di toko buku. Pernah sekali saya berinisiatif sendiri mengambil buku yang dibagikan bu guru di sekolah dan ternyata ada beberapa yang sama dengan buku pelajaran kakakku tahun lalu. Dan ujung-ujungnya  saya disuruh mengembalikan ke bu guru dan tidak jadi membelinya. :( Sedih sih tidak punya buku baru tapi saya juga mesti mengerti keadaan bapak dan ibu. Buku dulu mahal. 

Suatu ketika saya lupa saat itu kelas berapa, kali itu saya diajak lagi oleh Bapak ke toko buku dan sengaja saat itu saya berkeliling dan menemukan sesuatu yang bikin mataku bling-bling. Deretan rak komik. Woaaaaaa, saat itu komik itu begitu eksklusif di mata anak-anak sd sepertiku. Memiliki yang baru merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Satu buah komik menarik perhatianku. Jilid terakhir dari komik tua yang diberikan oleh anak Bos Bapak. Bayangkan saya digantungkan dengan cerita komik bersambung, makin penasaran dong saat liat jilid akhir komik itu. 

Pertama saya cuma memegang komik itu tapi selanjutnya hatiku berkata untuk minta dibelikan. Saya tidak merengek tapi berusaha membujuk-bujuk supaya dibelikan (sama nda tuh?). Lama juga saya membujuk Bapak di sana dan akhirnya Bapak menyerah dan membelikanku komik itu. Yattaaaaaa, bukan main senangnya. Ini komik pertama yang dibelikan Bapak untukku. Arigatou....


Judulnya Little Mermaid, nama tokoh utamanya Pearl. Dia itu si Mermaid dalam komik ini, bersama dengan teman setianya Timothy, mereka berpetualang di darat dan laut. Seru ceritanya pokoknya. Apalagi ceritanya juga lucu dengan ekspresi-ekspresi konyol khas tokoh-tokoh komik. Saat membelinya pertama kali sampul luarnya masih mulus dan seiring waktu seperti itulah bentuknya. Komik jilid 1 dan 2 nya pun sudah tidak ada, entah ke mana hilangnya. Yang pastinya saat memiliki ketiganya saya sering sekali memamerkannya ke teman-teman dan tetangga sebayaku hehehe. Jadi kangen dengan komik ini lagi. Saya sudah lupa isi cerita jilid 1 dan 2 nya. Lain kali mau cari, di Bina Ilmu ada kali yaaaa fufufu...

Kalau kalian, punya komik pertama juga?


Hima Rain

Senin, 07 Oktober 2013

Kanzashi, Ternyata Aku Bisa

Bismillah...

Wah, kali ini saya betul-betul jatuh cinta dengan kanzashi. Awalnya pencarianku di google tentang tutorial kanzahi tidak berbuah memuaskan namun akhirnya dipertemukan dengan giveaway dari ramuramorame (komunitas crafter di bandung) yang salah satu hadiahnya disponsori oleh pembuat kanzashi, Irumi March. Dengan semangat saya mengikuti giveawaynya dan menulis pula mengenai sedikit pengetahuanku tentang kanzashi di blog ini. Tulisan itu yang berjudul Irumi March no Kanzashi ini. Alhamdulillah atas izin Allah saya pun memenangkannya. Hontou ni tanoshikatta!

Beberapa hari setelah pengumuman, saya dagdigdug cemas menanti paket hadiah tersebut. Rasanya sudah tidak sabar memegangnya di tanganku. Esok harinya saat paket itu tiba, bukan main senangnya saya. \(>o<)/
Kuberitahu ya isi paket tersebut ada dua jenis, yang pertama 1 buah strap phone ume kanzashi dan DIY kit. Huaaa finally

sekarang dia jadi partnernya hpku

DIY kit
Itu dia isi dus kuning yang kuterima pekan lalu. Waktu itu saya mereview karya Irumi March berdasarkan gambar-gambar kreasi kanzashi yang diaplotnya, nah sekarang bendanya sudah kupegang di tanganku. Kita retas satu-satu yuk. Mulai dari strap phone. Kalian tau, gantungan hp ini kawaii sekali. Buatan Irumi March rapi dan detil banget, sesuai ekspektasiku saat melihat gambarnya. Kanzashi strap phone ini berwarna merah maron bercorak bunga-bunga dan tumbuhan berwarna putih (jenis kain apa itu mbak Irumi?). Saya paling suka dengan pemanis tengahnya, cangkang bunga emas yang mewadahi bead mutiara itu. 




Bagian belakangnya baru saya tahu seperti itu. Terima kasih petunjuknya. Bagaimana menurut kalian hadiah yang pertama ini??? Nah, yuk beralih ke DIY kit. Kalian lihat gambar di atas kan, saya menguraikan isi paket tersebut dan sebenarnya isi dari peralatan itu tertulis di halaman depan paket DIY kit ini.


Isi paketnya intinya seperangkat alat untuk membuat strap phone yang sama dengan merah maron itu. Warna kain yang kudapat pink muda dan pink dengan corak bunga dan beberapa perlengkapan pelengkap untuk penyempurnan gantungan hp ini. Yang paling saya suka adalah tutorial dan beberapa tips yang juga termuat di dalam DIY kit ini. Nah, jadi kalau teman-teman ingin juga membuat kanzashi seperti punyaku ini bisa kalian menghubungi Irumi March sesuai kontak yang tertulis di kartu nama berikut.

tulisannya  jelas kan?
Keseluruhan menurutku sangat bagus dan dijamin tidak mengecewakan. Iya! Memang tidak mengecewakan lho, buktinya saya bisa membuat karya yang nyaris sama dengan menggunakan petunjuk tutorialnya yang cukup jelas dengan disertakan gambar-gambar pendukung. Sekali lagi terima kasih Irumi March, semoga tulisanku bermanfaat.

Ah, iya berikut karya yang kubuat. Bentuknya lebih kecil dari buatan Irumi March, sepertinya saya salah potong hehe... Biarlah yang penting "Aku Bisa". Alhamdulillah ^^


Hima Rain

Kekkon Omedetou Gozaimasu

Bismillah...

Barakallahu laka wabaraka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khair 

Semoga Allah memberikan berkah untukmu dan memberikan berkah atasmu serta menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.       



ご結婚おめでとうございます。
Ani & Ulla
06.09.2013

Hima Rain 

Kamis, 03 Oktober 2013

Drawing Everyday #2 Kanzashi hoho

Bismillah...

Beberapa pekan terakhir saya jatuh cinta pada yang namanya kreasi kanzashi dan kebetulan kujaadikan suvenir pernikahan seorang kawan nanti. Karena berhadapan terus-terusan selama beberapa hari dengan kanzashi itu jadinya gini deh teringat-ingat... tadaaa...



Jangan ketawa liat warnanya yaaa. Si teman itu suka ungu, saya pun hummmm suka dikit ^^

Hima Rain

Selasa, 01 Oktober 2013

Drawing Everyday #1 stroberi hoho

Bismillah...

Hei, ternyata saya masi punya 2 lusin pensil air sisa sma dulu. Lama juga tidak kusentuh. Drawing yuk, stroberi hoho.




Kayak gambar anak kecil ya?! Fufu biarlah, lagipula saya kan masi muda ^^

Hima Rain