TUTORIAL

Sabtu, 22 November 2014

扇子

Bismillah...

Hikaru no Go memang bermagnet, di postinganku sebelum ini pun saya sudah paparkan tentang Hikaru no Go. Waktu itu saya masih SMP dan Hikaru no Go ditayangkan oleh Trans7, yang dulu masi kita sebut TV7. Sebelum Hikaru main pun banyak anime keren yang ditayangkan sebelumnya seperti Ghost at School, Hunter x Hunter, Yu yu Hakusho, dll. Huaaw kangen. 

Saya dulu ngebet banget sama anime yang satu ini sampe-sampe saya dan saudara-saudara saya jadi penasaran dengan permainan Igo. Waktu itu saya sempat buat tiruan papan igo dan batu-batunya itu dari tripleks bekas yang dicat kemudian digaris-garis sedangkan batunya dari tutup botol yang dicat hitam putih. Hahaha saking inginnya main igo padahal gak tau juga cara mainnya. Eh tapi tutup-tutup botol itu kemudian kami ganti jadi kancing-kancing gede kira-kira seukuran biji igo soalnya tutup botol terlalu besar untuk tangan-tangan kami yang masih kecil. Kami pegang kancing-kancing itu seolah-olah jadi Hikaru yang lagi pegang batu. Fufufu...tanoshikatta.

Selain papan dan batu-batu itu saya juga jadi suka sama kipas. Sai si hantu yang bareng sama Hikaru itu selalu menggunakan kipas dan biasa sering ia pakai juga untuk jadi penunjuk bagi Hikaru untuk meletakkan batu igo. Saking sukanya saya sempat menitip sama teman yang sempat berada di Jepang untuk membelikanku kipas seperti milik Sai atau Hikaru. Tapi sayang tidak kesampaian. Daijoubu nanti saya yang ke Jepang buat beli kipas ini hahaha...

kalo yang ini kipasnya Hikaru saat Sai sudah menghilang
Gitu deh, gak jelas ya  hahaha. Beginilah kalo saya suka saya pasti berbagi, berbagi tulisan hehehe. Sampai jumpa di postingan berikutnya. 


Hima Rain

Jumat, 21 November 2014

Kupasan Singkat Hikaru No Go

Bismillah...

Onaji toki wo ima ikiteru kiseki ga sugoku ureshii kara nee..
tsugi au hi mo kitto ne isshouni waratte iyou yo..

Karena aku sangat senang meskipun itu keajaiban berada di sini bersamamu
Mari kita tertawa bersama lagi di hari pertemuan berikutnya

Umm beberapa pekan ini mengenang masa lalu lagi dengan menontonnya kembali. Potongan kalimat di atas adalah lirik lagu penutup anime yang mengingatkan masa kecil dulu terkhusus masa SMP. Hikaru no Go, sebuah judul anime adaptasi manga Jepang karya Yumi Hota dan ilustrasi dari Takeshi Obata. Sejak menontonnya di TV7 (sekarang Trans7) dulu saya jadi suka sama anime satu ini. Shindou Hikaru, pelajar kelas 6 SD yang menemukan papan permainan Igo milik kakeknya yang ternyata dihantui oleh roh Fujiwara No Sai yang dulu merupakan pemain Igo di zaman Heian. Sejak saat itu hanya Hikaru yang bisa melihatnya dan Sai pun hidup dan hinggap di pikiran Hikaru serta membuat Hikaru bermain Igo mewakili dirinya. Hingga ia bertemu Touya Akira yang merupakan anak jenius dalam bermain igo yang membuat Hikaru pun tertarik ke dalam dunia Igo. 

Saya suka jenis cerita seperti Hikaru no Go ini, cerita tentang cita-cita dan tahapan hingga meraihnya. Makanya tidak jarang saya juga senang dengan anime sejenis baik itu tentang sepakbola, tamiya, dan lainnya. Apa ya banyak sekali moral yang diberikannya. 

Hikaru no Go
Hikaru no Go yang dalam Bahasa Indonesia berarti Permainan Igo Hikaru. Igo itu adalah catur Jepang. Saya tertarik sekali untuk tau lebih dalam tentang cara bermain Igo ini tapi sayang muzukashii. Sulit banget. Saya kurang mengerti detailnya  tapi beberapa ada yang kumengerti tentang penguasaan wilayah batu, nama-nama peletakan batu dan sedikit tentang jenis kayu untuk membuat papan Igo. Untuk lebih jelasnya ada penjelasan di Rules Igo di Wikipedia.

Menarik banget lho, saya bisa tau ini hanya dengan menonton anime ini hohoho. Soalnya di akhir episode selalu ada pengajaran singkat dari Yukari Sensei (pemain Igo professional tingkat 5). 

nama segmennya Go Go Igo fufufu..
Selain tentang Igo sendiri, penggambaran dan cara menampilkan karakter tokoh-tokohnya juga sangat kuat. Siapa saja yang menonton anime ini saya yakin akan berkata iya juga untuk yang satu ini. Cerita manga Jepang memang sungguh detil dan menarik. Oiya sebelum menjadi anime pun, manga Hikaru no Go ini sudah mendapat penghargaan Shogakukan Manga (ini penghargaan bergengsi untuk karya manga lho). Umm menyesal saya tidak menjadikan anime ini sebagai bahan objek skripsiku dulu (baru sadar sekarang). Ide ceritanya sangat menarik dan untuk dijadikan bahan penelitian pun bisa dikaji dari banyak sisi. Bisa analisis karakter tokoh, bisa juga ditilik dari bahasa contohnya gaya bahasa cowok ataupun analisis makna juga bisa, dan bagian paling menarik adalah tentang sejarah juga bisa (sejarah Igo). Banyak kan yang bisa dipelajari dari sebuah anime. Yah 5 bintang untuk anime yang satu ini.


Ceritanya itu menariiiiiiiik sekali (liat kan liat kan berapa biji huruf i yang kuketikkan jadi tau dong semenarik apa fufu). Saya suka sekali dan ini sudah kali ketiga saya menontonnya. Sugoku ureshii.. Bahasa Jepang jadi teringat kembali, semangat untuk berlatih dan belajar makin bangkit juga. Karakter Shindou Hikaru yang semangat dan ceria itu menginspirasi, karakter Touya Akira yang penuh tekad pun tidak kalah menginspirasi. Saya senang saat menontonnya di tengah turunnya semangatku akhir-akhir ini, kemarin saya mendapat satu inspirasi yang sangat besar untuk terus maju dan percaya diri sendiri. Perasaan yang kalut dan kacau saat itu hilang saat menonton salah satu scene anime ini (padahal ini bagian paling menyedihkan di anime ini). Salah satu adegan di mana Sai menghilang dan Hikaru kemudian mencari Sai ke sana kemari tapi tidak dia temukan juga. Di masa galaunya itu Hikaru mendapat jawaban bahwa ia tidak boleh berhenti dengan cita-cita dan kesenangannya bermain Igo, apapun yang terjadi dan apapun kata orang. Humm galauku langsung hilang! Mou gambarimasu..

Nani yori mo jibun wo shinji tachimukauo..
Saya akan percaya diri sendiri lebih dari apapun
Sekian deh sedikit kupasan anime Hikaru no Go ini. Walaupun sudah segede ini saya tetap suka dengan Hikaru no Go, ceritanya bagus sih. Ne.. ii desuyo.



Hima Rain


Gambar hasil capture dari yutub sih dan info sebagian sumber lain berikut
http://www.tv-tokyo.co.jp/anime/hikaru/
http://en.wikipedia.org/wiki/Rules_of_Go
http://en.wikipedia.org/wiki/Hikaru_no_Go

Selasa, 18 November 2014

Rencana Selanjutnya

Bismillah...

Semenjak blog ini lahir ia sudah bernuansa bunga matahari di mana-mana. Pada awalnya pun ia kuberi nama Himawari, itu artinya bunga matahari dalam Bahasa Jepang. Sekarang transformasi blog ini tidak hanya pada nama tapi juga template dan isi. Hehehe kalo template jelas berubah begitupun dengan hiasan-hiasan pelengkap lainnya sedangkan dari isinya itu yang paling berubah drastis menjadi jarang diupdate lagi hehehe. 

Okelah saya sibuk sendiri dan sudah jarang mengelus-elus Hima Rain dengan lama lagi, saking lamanya ia jadi sering tidur. Liat juga deh URL blog ini fufufu kembali lagi menjadi blogspot karena keteledoranku lupa membayar domain. Umm menjadi blogger berdomain dan sering pelupa  itu payah ya. 

Well sudah cukup mengata-ngatai dirimu sendiri Rin. Mulailah menulis lagi. Ummm saya mau mulai dengan ikut salah satu giveaway dulu. Tidak ada ide itu yang bikin kosong rumah ini. Di draft cuma ada tulisan menggantung yang saya sendiri lupa apa tema utamanya jadi tidak kulanjutkan lagi. Kalo ikut giveaway insyaa Allah ada ide yang bisa membuatku menulis lagi. Apa yaaa nanti deh kalo sudah jadi insyaa Allah. Nah yang bahaya itu kalau tidak jadi fufufu.

Eh beberapa bulan terakhir Hima Rain sedang sibuk-sibuknya berdagang sampai melupakan blognya sendiri. Tapi tidak mengapa di rencana bulan depan Insyaa Allah blog ini akan kumanfaatkan juga untuk ------berdagang----- hehehe. Saya harus membagi ide ini biar ide ini benar-benar akan terjadi. Itu yang kubaca di suatu buku yang kulupa judulnya bahwa intinya "kita harus membagi ide". Kalau soal terwujudnya itu adalah kuasa Allah. Nama blog ini akan kuadaptasikan menjadi nama produkku selanjutnya. Kalau Airin Handicrabby itu adalah nama tokoku maka Hima Rain insyaa Allah akan menjadi nama produk fufufu. Fiuh rencana ini insyaa Allah harus berhasil, doakan ya temaaaan. 

Next time mau adakan giveaway juga untuk launch produk ini. Tunggu saja~



Hima Rain

Senin, 03 November 2014

One Day One Creation #Sendal Flanel

Bismillah...
Pekan ini ada 3 pasang sendal yang kuhias dengan flanel. Jadi ingat giveaway pertamaku yang menghadiahkan sendal ini. Nah, kamu bisa miliki juga nih. Hanya 4 pcs dulu nih soale masi ada orderan lain yang mesti kukerja. 

Sabtu, 01 November 2014

Buat-buat-buat Clay Pertama

Bismillah...

Hei apa kabar teman hima rain? Sekian pekan tidak menulis saya kangen di sini. Menulis itu akan menyenangkan kalau sering membaca, kata-kata akan mengalir selancar air karena  seringnya melihat dan membaca buku. Semakin jarang maka semakin tersendatlah airnya. Itu saya. Hehehe sudah sangat jarang memang saya membaca dan apabila dihitung dalam setahun ini hanya beberapa bab yang bisa saya habiskan. Ya saya memang banyak didominasi oleh usaha kerajinan kecilku selama beberapa waktu ini. Entahlah waktu ini terasa cepat sekali dan rasanya segala yang ingin kulakukan jadi terbatas. Alhamdulillah orderan semakin lancar namun ternyata tidak selancar caraku menata waktu. Waktu luang untuk diriku semakin sedikit. Tapi tak apalah saya akan mulai menata waktu lebih baik.

Sekitar bulan lalu saya mengunjungi pameran di Benteng Rotterdam dan sempat ikut workshop membuat clay. Senang banget mengerjakan sesuatu di luar kreasi flanel, rasanya saya jadi semangat. Memang saya banyak ngeluhnya waktu itu yaah soalnya sulit banget membentuk adonan clay itu menjadi kelopak. Waktu itu saya dan peserta workshop lain diajarkan membuat mawar. Setelah gulung-gulung-gulung, tekan-tekan-tekan, dan tempel-tempel-tempel maka jadilah. Agak sulit di awal tapi kalau berusaha Masyaa Allah cantik juga jadinya hehehe. 



Insyaa Allah saya mau mempelajari kreasi unik ini. Menarik kayak bikin kue. Saya berkenalan dengan pemandu workshopnya Mbak Dewi Arin, beliau ramah dan nyaman diajak berkenalan. Umm kapan-kapan kalo ketemu mau tanya-tanya dan belajar-belajar lagi aaah....


Hima Rain

*postingan ini mengandung banyak kata ulang hahay