TUTORIAL

Senin, 16 September 2013

Cerita-cerita Ramadhan #2 Hujan di Hari Niji

Bismillah...

Ramadhan bulan lalu menyisakan banyak cerita lo, salah satunya cerita buka bersama teman-teman seangkatan kuliahku, niji 07, yang pada akhirnya tidak jadi juga kuikuti. Keesokan harinya pun hanya sempat membuat buka puasa kecil-kecilan dengan segelintir anggota kelompok satu saja. Momen berbuka puasa bersama memang selalu kunanti tiap tahunnya. Dan di antara 4 tahun kuliahku hanya sekali saja saya ikut bukber niji. 

Waktu itu pukul 3 langit di kota Makassar sangat cerah, mentari pun sangat terik dan  membuat kebanyakan orang-orang yang berpuasa enggan untuk keluar dan menyapa siangnya saat itu. Begitupun saya, sejak pukul 2 saya hanya berbaring tidak jelas di depan tivi sembari menonton film india pekanan yang tayang. Panas matahari saat itu memang tidak biasa, luar biasa panas dan bikin gerah. Saya memperhatikan jam dinding yang ternyata sudah menunjukkan pukul 3 lewat. Kutengok meja setrika yang di atasnya kuletakkan setelan yang telah kusetrika semalam sebelum tidur. Ah, semalam saya terlalu excited mempersiapkan setelan mengingat saya akan bertemu teman-teman yang hampir setahun tidak kutemui. Tapi pas siang ini saya kehilangan keinginan untuk beranjak dari posisi 'pewe' ini. 

Pewe nih!
Sejam berlalu, rasa malasku tetap saja masi tidak berubah. Yang berubah saat itu malahan langit. Padahal sejam lalu langit beserta awan-awan besarnya masi berkeliaran di bawah mentari. Sekarang malah berkumpul padat bersama dan menghidangkan langit mendung kelabu. Hufft sepertinya akan hujan. Rasa malasku pun makin menjadi-jadi. Kuputuskan untuk menyelesaikan tontonan india tadi sebelum bersiap-siap. Padahal kami sudah janjian untuk bertemu pukul 4 di Mall Panakukkang. Hum, dasar saya ngaret.

Beberapa menit kemudian, it's raining. Dengan derasnya hingga atap seng rumah berbunyi dengan kerasnya. Penampakan siang tadi yang terang-benderang seakan-akan tidak pernah terjadi. Hujan mengelabui segalanya. Hujan ini pun membuatku terdiam dan sedikit kaget. Sepertinya  plan hari ini akan batal. Tiap menit hujan makin deras dan tidak menunjukkan sinyal akan mereda. Saya sudah siap akan berangkat. Tapi hujan meragukanku untuk pergi. Dan benar adanya, keinginanku untuk tidak pergi disetujui dengan adanya sms dari teman seperjalanan yang membatalkan untuk tidak pergi. Jadilah, rencana hari ini benar-benar batal. 

Nah, jadilah ini bukber yang sekali lagi tidak kudatangi. Niji, gomenne!


Hima  Rain

6 comments:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) ;)) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!
  1. Waktu baca pewe.. dibawahnya gambar pewe kucingnya -_-'
    endingnya ga jadi lagi -_-"

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe tapi nyambung kan sama gambarnya

      Hapus
  2. Baca kalimat "It's raining" jadi inget lagunya Rihanna - Umbrella :D
    Hey, mana yang katanya mau ganti template, prasaan masih itu2 aja deh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah ninis kok ingat lagu, ingat hima rain dong. sebenpi kuubah2 nis

      Hapus
  3. Mudah-mudahan Ramadhan tahun depan bisa bukber temen2 dalam suasana yang mengesankan. Amin.

    BalasHapus

Jangan jadi Anonymous ya, susah nyebutnya. Ketik namamu and i'll be glad :D