TUTORIAL

Selasa, 31 Desember 2013

Umm Tahun Baru?? Tentang Hati dan Cinta

Bismillah...

Selain Ulang Tahun, saya pun tidak merayakan Tahun Baru. Iya, masya Allah kalau ada yang bertanya kenapa, awalnya mungkin saya akan menjawab tidak suka dan alasan-alasan agar orang lain tidak tersinggung dengannya. Dan saya pun berpikir tidak sepatutnya menyimpan ilmu yang telah kita dapatkan sebelumnya, apalagi ini tentang ad-dien.

Kenapa saya tidak merayakan ultah, tahun baru dan perayaan lain yang dibuat oleh manusia? Jawabannya: ini persoalan aqidah, masalah kepercayaan dan pembenaran hati. Subhanallah masalah hati itu adalah masalah kita dengan Allah. Ya penjelasannya panjang, kita liat yang satu ini saja yuk beberapa kutipan kuambil dari Fanspage Yusuf MansurNetwork, cekidot.

Ada baiknya ketika melakukan atau merayakan sesuatu ada baiknya kita tau asal-usulnya. Nah, terkait Tahun Baru, kita liat sejarahnya dulu dehh~

Perayaan tahun baru masehi memiliki sejarah panjang. Banyak di antara orang-orang yang ikut merayakan hari itu tidak mengetahui kapan pertama kali acara tersebut diadakan dan latar belakang mengapa hari itu dirayakan. Kegiatan ini merupakan pesta warisan dari masa lalu yang dahulu dirayakan oleh orang-orang Romawi. Mereka (orang-orang Romawi) mendedikasikan hari yang istimewa ini untuk seorang dewa yang bernama Janus, The God of Gates, Doors, and Beeginnings. Janus adalah seorang dewa yang memiliki dua wajah, satu wajah menatap ke depan dan satunya lagi menatap ke belakang, sebagai filosofi masa depan dan masa lalu, layaknya momen pergantian tahun. (G Capdeville “Les épithetes cultuels de Janus” inMélanges de l’école française de Rome (Antiquité), hal. 399-400)

Umm ternyata eh ternyata sejarahnya tidak lain dan tidak bukan hari itu adalah hari dedikasi salah satu dewa orang-orang Romawi, jelas ya ini bukan berasal dari Islam, tidak setitikpun.

Umm sejarahnya tidak ada hubungannya dengan Islam, selain itu fakta besar lainnya “Merayakan tahun baru tidak ubahnya merupakan tasyabbuh (perbuatan meniru) kebiasaan agama lain”, yang dengannya semakin lama akan semakin mengikis aqidah kita dan juga mengikis pula rasa bangga terhadap agama Islam ini. Sebagaimana hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban berikut: “Barangsiapa bertasyabbuh (menyerupai ) suatu kaum maka ia termasuk dari mereka”.

Allah SWT berfirman:


ولن ترضى عنك اليهود ولا النصارى حتى تتبع ملتهم”.



“Dan orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan rela kepadamu hingga kamu mengikuti agama/millah (Tradisi khas keagamaan, jalan hidup) mereka”. (QS. Al-Baqarah: 120)


Umm selain dua poin di atas, ada satu poin yang patut kita liat juga. Perayaan tahun baru identik dengan pesta dan kembang api. Keduanya menghambur-hamburkan harta untuk sebuah kesia-siaan. Membakar mercon sama saja dengan membakar uang. Paadahal masi ada hal bermanfaat lain yang bisa kita lakukan dengannya;

وَآَتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا (26) إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا [الإسراء/26، 27]


"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya." (QS Al-Israa’ [17] : 26-27)


Semoga kita senantiasa selalu dilindungi Allah dari kesia-siaan dan dari perbuatan maksiat kepadaNya. Masya Allah persoalan aqidah itu persoalan kita dan Allah. Kalo perayaan tahun baru adalah perbuatan mengikis aqidah, sungguh menghindarinya adalah suatu perbuatan yang sangat baik. Dan tulisanku ini adalah wujud cintaku kepada sesama saudara-saudari muslim.





Hima Rain

4 comments:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) ;)) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!
  1. Oh, saya baru tau ttg Janus yg punya 2 wajah itu rin. Iya, sebaiknya dirumah sajalah kita. Tidak menghambur2kan uang, lebih tenang, lebih terjaga. Love nya manis rin, like it (y)

    BalasHapus
  2. Semoga kita senantiasa selalu dilindungi Allah dari kesia-siaan dan dari perbuatan maksiat kepadaNya, Amiin.. Aku juga gak merayakan atau mengucapkan hari-hari itu mba :)

    BalasHapus
  3. aq semalam tidur kakak....
    tau cerita tentang topi yang biasa digunakan di malam tahun baru?

    BalasHapus

Jangan jadi Anonymous ya, susah nyebutnya. Ketik namamu and i'll be glad :D