TUTORIAL

Minggu, 23 Januari 2011

Huhu.. -Layu Sebelum Berkembang- Lebih Besar

Kalian tahu pembaca, sekitar setahun yang lalu saya menanam beberapa jenis tanaman yang berbunga, salah satunya adalah Bunga Seruni. Awalnya saya belum tahu, Bunga Seruni itu seperti apa. Mamaku cuma berkata, "Seruni itu cantik sekali, warnanya kuning dan mekarnya bagus sekali". Mendengar kata kuning, alarm di kepalaku langsung berbunyi. Dan kepalaku secara tidak langsung menganak-emaskan tanaman ini.

Awalnya warna tanaman ini masi hijau-hijau saja seperti daun kangkung. Tapi setelah berbulan-bulan lamanya aku menunggu (cie). Akhirnya tanaman ini mengeluarkan sedikit tanda-tanda bahwa ia akan melahirkan bunga. Ada sedikit gembungan kecil di ujung pucuk tanaman ini. Kalian tahu betapa bahagianya diriku saat itu. Aku akan punya cucu (hehehe).


Akupun terus melanjutkan aktifitas anak-emasku terhadap tanaman tersebut selama beberapa bulan. Menyiraminya terus setiap pagi dan sore hari. Setiap hari memperhatikan pucuk kecil yang kian hari kian berkembang. Ada kalanya saya sangat senang sekali melihat ada sedikit kelopak kuning yang mencuat dari pucuk kecil itu. Alhamdulillah setelah beberapa bulan menunggu, hal-hal yang kuimpi-impikan akhirnya terkabul. Bunganya telah berkembang sempurna. Cantik Sekali...


Tetapi kebahagiaan itu cuma berlangsung beberapa bulan. Seekor kucing yang agak crazy, yaitu kucingku sendiri yang bernama Long-long mengencingi pot bungaku tersayang. Alhasil karena tidak mengurus bunga itu selama dua hari saya jadi tidak tahu bahwa Long-long telah melakukan hal sekeji itu terhadap bungaku.


Gambar Tersangka

Karena dua hari mengalami penderitaan, bungaku agak sedikit layu. Dengan sigap, akupun segera memindahkan tanaman tersebut dan mengganti tanah yang telah terkena najis tersebut. Mencoba melakukan bantuan cepat terhadap pasien gawat darurat yang satu ini. Setelah mengembalikannya ke dalam pot yang berisi tanah baru. Tanamanku agak baikan. Namun ternyata kehidupannya tidak berlangsung lama setelah "hari gawat darurat itu". Bungaku telah layu. Daun kecil yang dulunya kokoh sekarang menunduk layu kecoklatan. Sayang sekali keindahannya terhapus oleh ulah seekor kucing kecil yang berwajah polos itu. (awas kamu Long-long).

Gambar tanamanku yang telah layu

Apalah, "Semua yang bernyawa pasti akan kembali pada-Nya", Innalillah.. Kelak aku akan mencoba menanam kembali tanaman Bunga Seruni ini.


0 comments:

Posting Komentar

Jangan jadi Anonymous ya, susah nyebutnya. Ketik namamu and i'll be glad :D