TUTORIAL

Selasa, 20 Desember 2011

Nihonsuki dan Setumpuk Foto Kenangan


Nihonsuki. 
Saya masih ingat kira-kira setahun yang lalu kira-kira bulan Maret 2010, saya bersama volunteer Rumah Belajar Honobono membentuk komunitas yang bernama Nihonsuki ini. Komunitas ini adalah komunitas penyuka Jepang dan segala hal berbau Jepang khususnya di bidang kreativitas. Ide membuat komunitas ini pertama kali digagas oleh Kak Maya Mariska yang merupakan founder dari Rumah Belajar Honobono. Nihonsuki sengaja dibuat sekaligus untuk menyambut kedatangan dr. Maiko Yasuda, nihonjin yang turut membangun RBH bersama Kak Maya. 


Saat awal-awal pembentukan komunitas ini kami (Ekbess, Ninis, Ani, Riri, Nunu, Lisa, Yenni) sangat-sangat bersemangat. Kami mendekor ruangan Nihonsuki dengan begitu cantiknya. Membawa berbagai majalah ataupun selebaran-selebaran Nihonno Koto dan kemudian memajangnya di sana.  Kami pun membuat sebuah pohon sakura cantik dari kain flanel. Setelah sebelumnya kami hunting ranting di Fakultas Sastra. Saya ingat waktu membawanya di pete-pete, ribet lo bawanya. Tapi hasilnya sepadan dengan kerja kerasnya.

Tiruan Pohon Sakura dan tag musim di Jepang

Kalau tidak salah tiga hari kami melakukan pembersihan dengan ruangan tersebut, mengangkat lemari-lemari , menyusun buku-buku,menempel selebaran-selebaran, peta Jepang, daftar huruf-huruf Jepang dan juga membuat mading. Membuat mading termasuk aktivitas yang menyenangkan, kami mengerjakannya di sela-sela jam kuliah kami. Saya masih ingat ada mata kuliah lagi setelah kami membuat mading tersebut. Ada 3 mading  yang kelar saat itu. 

Itu madingnya, cantik bukan.. yang jadi modelnya temanku nih


Depan pintu diberi hiasan gambar wanita Jepang dan Koinobori
Seperti yang kukatakan sebelumnya akan ada kedatangan Maiko saat itu. Honobono membuat semacam penyambutan kecil-kecilan bersama kami.. Kami sih kebagian membuat makanan Jepang. Waktu itu bikinnnya Onigiri dan Sup Miso bersama anak-anak sd depan Honobono. Seru juga loh, walaupun anak-anak rata-rata tidak suka dengan rasa nori.

Seperti itulah kira-kira awal dari komunitas ini. Kami pun sempat membuat akun grup Nihonsuki juga, tetapi setelah saya searching kembali tidak kutemukan. Entahlah mungkin sudah dihapus sama si pembuatnya. Umur dari komunitas ini sangat singkat, tidak sampai sebulan kayaknya mengingat kami semua semakin sibuk dengan studi kami. Nihonsuki terlantarkan. Walaupun singkat, kami masih ingat kok dengan Nihonsuki ini. Hehehehe.. Saat ini Honobono pun sudah pindah dari tempat sebelumnya dan otomatis ruangan yang kami dekor dulu itu sudah tidak ada lagi. Sekarang yang tinggal hanya foto-foto saja. Kenangan tanpa batas dari setumpuk foto. 

nb:
pete-pete : Istilah angkutan umum di Makassar
nihon no koto : tentang Jepang
nihonjin : orang Jepang
nori : rumput laut

4 comments:

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) ;)) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!
  1. Fiuhh...kagetku deh, sakira kw posting jg itu poto2 narsis ta :v

    Ahh kangen sama nihon suki, kangen sama anak2 batu laccu, kangen ngajar mreka, kangen sama kak gadis, kak siapa itu yg satu ?? yg dokter? deh kulupai ><

    BalasHapus
    Balasan
    1. deh nalupa kak maya ine. na ada kutulis namanya di atas.

      Hapus
    2. oh iya kak maya, hehehe...sdh brp yaa dede bayinya ^^

      Hapus
    3. klo kustalk albumnya, masi satu. tau deh skrg

      Hapus

Jangan jadi Anonymous ya, susah nyebutnya. Ketik namamu and i'll be glad :D